Festival Jajanan Bango 2010

Kampung Bangomania

Kampung Bangomania

Festival kuliner terbesar alias Festival Jajanan Bango (FJB) 2010 kembali digelar oleh Kecap Bango dari PT. Unilever Indonesia pada tanggal 3-4 Juli 2010 di Jakarta.

“Festival Jajanan Bango – Pilihan Ibu Nusantara” dipilih sebagai Tema FJB 2010 sebagai bentuk apresiasi Bango terhadap peran ibu yang sangat dominan dengan hal-hal berbau kuliner.

Setelah Jakarta, maka kota Bandung dan Surabaya, akan menjadi ajang FJB selanjutnya. Yang jadi pertanyaan adalah Surabaya dulu atau Bandung dulu. Kedua tempat ini masih dirahasiakan, sehingga para Bangomania di kedua tempat ini harus pandai menyediakan waktu agar tidak ketinggalan event ini.

Mie Mie Mie terus....

Mie Mie Mie terus....

Beberapa masukan dari para pengunjung adalah porsi yang disediakan oleh para penjaja kuliner ini yang terlalu besar, sehingga tidak bisa mencoba berbagai jenis makanan, karena sudah keburu kenyang.

Sebenarnya kejadian ini mirip kejadian tahun lalu. Waktu itu aku mensiasati dengan cara satu porsi untuk beberapa orang, sehingga bisa merasakan beberapa jenis makanan. Sayangnya rumus itu terlambat di ketahui, sehingga tetap saja pulang dengan perut yang kekenyangan.

Sakses selalu buat makanan selera Nusantara.

+++
Pesaing Nasi Goreng Mewah "Sehati Grup"
+++
Foto-foto oleh mas THS

Mie Jawara, Mie Ayamnya Cibubur

Inilah doa -guyonan- dari pemilik mie Ayam Jawara ketika mengomentari kedatangan Admin Blogger Cikarang dan Admin Blogger Bekasi.

“….. mudah2an seterusnya pak eko gak kebagian bangku karena sudah penuh pelanggan semua.. dan mudah2an begitu mas irfan berdiri, bangkunya juga langsung ilang didudukin pelanggan lain.. apalagi sejak mas irfan berdiri di pintu masuk, makin banyak cewek2 dateng..”

Pembukaan gerai Mie Ayam Jawara – Sehati – Mie Perto Group, memang penuh sesak dengan para pelanggan baru, sehingga aku harus menunggu sebentar sebelum bisa duduk. Demikian juga mas Irfan, terpaksa segera keluar ke depan warung karena kursinya mau dipakai oleh pelanggan baru yang berdiri menunggu kursi kosong.

Selesai mencoba Mie Ayam Jawara, kita sempatkan juga untuk melihat dapur pembuatan mie ini. Ruangan ini dapat dilihat dari ruang makan, tetapi letaknya memang jauh tersembunyi di belakang bangunan gerai ini.

Sang koki sudah selesai membuat adonan mie dan saat itu sedang menimbang mie yang akan dihidangkan pada para pelanggan yang sudah menanti di depan.

Patut diacungi jempol para pendiri mie Ayam Jawara ini. Disamping namanya yang “eye catching” banget, mereka ini juga baru menjalani pelatihan mie ini pada minggu yang lalu. Hanya beberapa hari setelah pelatihan, mereka langsung nyari lokasi dan langsung memutuskan untuk membuka gerai Mie Ayam Jawara ini.

Di lantai atas kulihat ada kegiatan para anak-anak muda yang sedang asyik main internet, Mereka memang pelanggan setia warnet Rosiber. Tentu ini adalah salah satu peluang pelanggan tetap bagi Mie Ayam Jawara.

Keistimewaan Mie Perto Group antara lain memang dalam hal kemudahan meraciknya. Tidak diperlukan pemikiran yang rumit. Asal mengikuti resep yang disampaikan oleh Sang Suhu Mie Perto, maka dijamin hanya akan mengeluarkan 3 (tiga) rasa saja. Segala rahasia Mie Ayam Jawara ini dapat diunduh disini.

Lokasi warung ini terletak di Jalan Nyiur Raya Blok RT.14 No.5 di kompleks Ruko Kranggan Permai Jakasampurna. Sangat mudah dicari karena ada spanduk besar yangterletak di depan gerai Mie Ayam Jawara ini.

Pemiliknya yang mengikuti banyak komunitas tentu akan makin membuat Mie Ayam Jawara ini makin mudah dikenal dan tinggal menunggu saatnya untuk booming. Tercatat dua komunitas besar yang ada di Bekasi sangat mendukung berdirinya Warung ini, yaitu Komunitas BeBlog (Blogger Bekasi) dan Komunitas Tangan Di Atas Bekasi.

Terlihat juga tamu yang berdatangan sejak siang hingga malam hari, sebagian besar adalah dari dua komunitas itu. Tentu di luar dua komunitas itu, terlihat juga para tetangga warung yang berduyun-duyun datang karena ada paket promo di Warung ini. Beli satu dapat dua atau beli dua cukup bayar satu.

Begitu selesai merasakan mie ayam ini, maka para blogger itu langsung upload testimoni di milis masing-masing, sehingga yang belum datang segera berbondong-bondong datang menuju ke warung itu.

Ada juga komentar lucu dari sang pemilik warung ini.

“Teman, pengalaman memalukan nih.. saking ramenya pengunjung, ada pelanggan tadi yang aku suguhin Mie Ayam tanpa Ayam..hahahaha..
“ayamnya kok gak ada mbak?”
“hah?!, oiya mas mari aku tambahin.. maaf ya mas”
“iya gpp.”
akhirnya sebagai kompensasi aku kasih dia tambahan bakso hihihi..”

Postingan lucu dan natural ini segera dikomentari dengan komentar yang tidak kalah lucunya.

Untung gak kelupaan mangkoknya.

“Mbak, kok mie-nya berceceran ?”
“Oh maaf mas, saya lupa kasih mangkoknya…”
“zzzzz…”
“Ini mas, sebagai kompensasi saya tambahkan aqua galon 1 drum”, hehehe…

Sukses selalu ya Mbak.

Begitulah kalau seorang blogger membuka warung, maka yang seru bukan hanya di warungnya saja, tetapi di milisnyapun tidak kalah seru diskusinya.

Yang paling membanggakan adalah tekad sang pemilik warung begitu mengetahui larisnya mie ayam Jawara.

“Segera akan dibuka juga Mie Jawara di wilayah lain. Targetnya tidak hanya satu atau dua tapi bisa sepuluh warung baru di tahun ini”

Luar biasa targetnya dan teman-temanpun mengamini doa itu. Semoga begitu pulalah rencana Allah pada Mie Ayam Jawara – Sehati – Mie Perto Groups.

Amin.
+++