Kuliner Pakem Jogja

Salah satu direktur BUMN bertanya pada grup WA (Whatapps), menanyakan tentang Kuliner Pakem Jogja yang paling maknyus lezatnya. Akupun langsung upload foto direktur anak perusahaan yang sedang menikmati lezatnya kuliner kopi klothok Pakem.

Kusampaikan bahwa meskipun belum lama berdiri tapi tempat ini sudah langsung laris dan sangat kental dengan suasana Jogja yang adem ayem dan penuh kekerabatan.

Semua pengunjung bisa menikmati suasana malam ala Maliboro, tapi di pagi hari sampai sore. Bedanya mungkin belum adanya iringan musik dari pengamen untuk menciptakan suasana malioboro.

Kuliner kopi- klothok

Kuliner kopi- klothok

Soal selera kuliner, sudah tersedia berbagai macam menu kuliner Pakem, mulai jadah tempe, sayur lodeh, gudeg ceker sampai ke pisang goreng yang aduhai antrinya. Semua disajikan dengan cara “self service” alias prasmanan.

Halaman belakang kopi klothok

Halaman belakang kopi klothok

Pengunjung yang datang beraneka ragam, dari pesepeda mahasiswa sampai menteri, campur baur dalam suasana yang merakyat. Boleh pilih tempat duduk yang ada, baik berduaan atau rombongan, di kursi atau lesehan di lembaran tikar tanpa atap.

Suasana yang dijual memang dekat dengan suasana pedesaan, tempat duduknya yang di dekat pematang sawah, terasa menyegarkan karena hembusan angin yang semilir mendayu-dayu.

Halaman belakang kopi klothok

Halaman belakang kopi klothok

Lokasi Kuliner Pakem Jogja yang kurekomendasikan memang jauh dari mahal, meskipun bagi beberapa goweser yang biasa mangkal di Warung Ijo terasa masih kurang murah, tapi kulihat banyak juga goweser yang menjadi pelanggan kopi klothok. Kota Jogja memang hanya sekitar 16 km dari kopi klothok, kalau berkendara dari Jogja, belok kanan sebelum simpang-4 menuju Cangkringan dan Turi.

Bagi istriku, sayur yang disukainya adalah sayur lodeh dan nasi megono yang lezat. Pagi ini, aku sengaja agak siang datang, akibatnya aku kehabisan gudeg ceker dan harus antri panjang ketika ingin melahap pisang goreng.

Aku memilih halaman belakang sebagai tempat duduk dan cukup memakai bambu untuk tempat menaruh makanan. Rasanya sejuknya alam Pakem yang indah menambah selera makanku. Padahal yang dilihat hanya pematang sawah yang sempit dan mungkin beberapa tahun lagi sudah jadi rumah gedong.

Giliran bayar, hanya kejujuran yang dipertaruhkan oleh empunya warung kopi klothok. Kita tinggal menyebutkan apa yang kita makan dan minum, kasir langsung menyebut angka. Harganya dijamin murah untuk kantong wisatawan. Syaratnya pengunjung tidak boleh membawa makanan untuk di rumah. Harga yang diberikan adalah harga untuk makan di tempat.

Kapada para pengunjung kopi klothok, diminta untuk mengambil kuliner semampu perutnya saja, sehingga tidak ada makanan yang tersisa. Tidak disediakan plastik di warung kopi klothok, dengan harapan tidak ada yang membungkus makanan dengan plastik untuk dibawa pulang.

Sayang memang aku datang tidak mengajak anak-anak dan agak kesiangan datangnya. Kebetulan hari ini pengunjungnya cukup padat, sehingga lokasi parkir penuh sesak dan apalagi antri makanannya. Sangat berjubel !

Di warung lain mungkin akan banyak sumpah serapah karena sistim antrian yang tidak jelas, tapi di warung ini, meskipun pengunjung berjubel tetap muncul banyak canda tawa. Apalagi jika bertemu dengan kenalan jauh, ditanggung gurauan makin kencang di telinga.

Seusai dari kopi klothok, akupun menyempatkan diri untuk mampir di Jadah Tempe Mbah Carik Km 14. Banyak oleh-oleh yang menarik bagiku disini. Utamanya tentu Jadah tempe, sama dengan yang ada di Kaliurang hanya lokasinya yang beda. Kemudian yang kucari adalah wedang uwuh model sasetan.

Masih banyak sebenarnya “Kuliner Pakem Jogja”, tapi lebih baik kutulis di postingan yang lain,

Jadah tempe mbah carik

Jadah tempe mbah carik

 

Gudeg ceker Jogja Solo

Wisatawan Jogja Solo tentu tidak perlu berpikir panjang kalau mau cari kuliner gudeg, tapi kalau gudeg ceker harus milih lagi tempat yang buka di malam hari. Di Jogja memang masih banyak gudeg ceker yang istimewa dan buka malam hari, bahkan khusus di Solo ada tempat yang istimewa dan hanya dibuka setelah lewat tengah malam. Beralamat di jalan Wolter Monginsidi no 41-43, RT 02 RW 01, Banjarsari, Margoyudan, Jawa Tengah dengan Telepon:(0271) 630703 gudeg ceker mulai buka sejak jam: 01.30–07.00. Itulah ciri khas Gudeg ceker Jogja Solo.

Di Jogja sendiri yang namanya gudeg ceker terkenal ada di banyak tempat, misalnya di Gudeg Ceker Sedep Raos Jalan Gejayan-Affandi No.30 atau di Gudeg Ceker Seturan Sri Rahayu jalan Seturan Raya No. 15, tapi gudeg ceker favoritku tetap di GUDEG IBU KOTA, di jalan Urip Sumoharjo No.88 (depan toko mas ibu kota) jalan solo.

Gudeg ceker Ibu Kota

Gudeg ceker Ibu Kota

Ini adalah gudeg ceker nostalgiaku. Sejak jaman aku mahasiswa, tahun 70an, sampai sekarang tahun 2016, masih sama cita rasanya, bahkan malam ini terasa berbeda karena ditemani oleh mantan pacarku. Sepiring dengan dua sendok, sedap sekali rasanya. Ceker langsung dilahap termasuk tulangnya dan tidak lupa sudah disediakan juga piring untuk tulang yang tidak ingin kita makan. Kalau agak “rakus”, tulangnya yang kecil-kecil sebenarnya masih bisa juga ikut dimakan, tapi tulang yang gedhe sebaiknya tidak usah dimakan.

Makan gudeg waktu malam memang memberikan suasana yang jauh berbeda dibanding ketika siang atau sore, ada sesuatu ketentraman yang ditawarkan dalam suasana malam. Jalan di Joga Solo yang tadinya riuh di waktu terjaga, saat malam mulai larut jadi terasa sepi dan memberikan katentraman ala Jogja Solo, teduh dan terasa nyaman di hati.

Kalau hati sudah nyaman, makanan apapun memang terasa makin nyaman, apalagi makan ditemani istri dengan makanan kesukaan berdua, wuih dunia rasanya makin indah saja. Akupun jadi ingat pada adikku paling kecil yang pernah kuajak makan malam di suasana jalan solo Jogja. Saat itu adikku belum pernah makan gudeg di Jogja di suasana larut malam, maka ketika kuajak makan malam di Jogja tentu dia sangat menikmatinya.

Gudeg ceker Ibu Kota

Gudeg ceker Ibu Kota

Di Solo aku sering ketemu public figur kalau makan gudeg ceker, mereka tampak biasa saja kalau sedang makan di pinggir jalan. Kesan anggun sudah hilang, berganti kesan kehangatan dalam canda tawa yang lepas tanpa batas. Tidak ada lagi kesan artis atau seleb, yang ada adalah omongan merakyat yang mungkin juga sudah tidak mereka dapatkan lagi di Jakarta yang ruwet.

Kawanku pernah begitu rindunya suasana Jogja Solo, sehingga dia rela lepas dari protokoler dan gabung bersama kelompok teman mahasiswanya. Akibatnya kita yang ditegur pimpinan kita, karena telah menculik tamu agungnya untuk menikmati malam bersama. Indahnya suasana nostalgia memang membuat makan yang sudah nikmat menjadi lebih nikmat lagi.

Banyak tempat untuk Gudeg ceker Jogja Solo, lengkap dengan pernak perniknya. Bagi yang belum suka cita rasa gudeg ceker, sebaiknya perlu dicoba. Cari di mbah Gugel pasti ketemu, kalau mau yang penuh nostalgia tapi tetap enak pilihlah Gudeg Ceker Ibu Kota. Lebaran sebentar lagi itulah waktu yang tepat untuk bermacet ria di jalan solo Jogja.

Selamat makan gudeg ceker !

Gudeg ceker Ibu Kota

Gudeg ceker Ibu Kota

Go Food dari Go Jek

Aplikasi pemesanan taksi online akhirnya jadi masalah bagi para pengemudi taksi konvensional, imbasnya juga mempengaruhi pelayanan aplikasi Go Jek meskipun saat itu belum Go Car. Sehari setelah terjadi demo “anarkis” yang membuat adanya tasi gratis dari Blue Bird, maka aplikasi Go Food dari Go Jek juga sudah berjalan normal lagi. Teman-teman kantor mulai bisa menikmati mie rempah Kulaki dari Go Jek.

KFC layan antar service

“KFC layan antar service”

Memang fenomena kuliner dengan model free delivery sudah lama ada dan sudah lama menjadi andalan dari KFC maupun resto lainnya. Simak layanan antar dari KFC :

KFC Pesan Antar juga melayani pesanan secara online. Cukup masuk ke web www.kfcku.com lalu klik online order, daftarkan data diri Anda berikut menu KFC yang Anda pilih, pesanan Andapun akan segera diantar, kapan saja dan di mana saja. Syarat dan ketentuannya adalah:

  1. Batas wilayah antar maksimum 5 km dari outlet KFC terdekat.
  2. Waktu antar pesanan +/- 30 menit (low hour), sedangkan +/- 45 menit (peak hour).
  3. Tanpa minimun order.
  4. Dikenakan delivery cost Rp 12.000 ,- untuk sekali antar.

Coba kita bandingkan dengan layan antar ala Go Food Go Jek.

  1. Delivering your favorite food under 60 minutes
Delivering food under 60 minutes

Delivering food under 60 minutes

Terlihat perbedaan yang signifikan antara model KFC dan Go Food, 4 ketentuan dibanding ketentuan tunggal. Jelas masyarakat umum, bukan KFC maniac, pasti akan memilih Go Food dari Go Jek. Apapun menu yang kita inginkan, asal terdaftar di Go Food Go Jek, dapat kita pesan dalam waktu dibawah 60 menit.

Memang pemesan harus memilih lokasi resto yang dekat lokasinya dan bukan pada peak hour (jam sibuk) kalau ingin makanan favorit cepat terhidang di depan meja. Pengalamanku dengan Mie Rempah Kulaki atau Bebek Panggang Go Food memang sangat berbeda antara pesan sebelum jam makan siang dan pesan saat adzan maghrib.

Makanan yang maknyus ketika panas akan lebih baik dipesan  pada sekitar jam 11.00, saat resto baru buka, sedang makanan yang tetap nikmat kala dingin, bisa dipesan pada jam-jam sibuk.

Bagi pemilik resto juga sangat terbantu dengan adanya layanan Go Food dari Go Jek. Tidak ada lagi meja kursi yang harus dilengkapi agar dagangan laris dan makin berkembang. Cukup rajin di sosmed untuk melariskan dagangan dan tunggu pembeli memesan secara online.

Kadang-kadang model jualan online memang seperti berjualan yang di awang-awang, tapi manfaat yang dirasakan penjual maupun pembeli telah memangkas banyak kendala. Semua jadi mudah ketika mempergunakan sarana online. Itu mungkin yang menjadi  salah satu pemicu demo sopir taksi konvensioanl.

Untuk masalah online, layanan antar dari KFC yang sudah ada sejak dulu, mungkin akan terusik dengan adanya layanan model Go Food, tetapi segmen pasarnya berbeda, sehingga kemungkinan tidak terjadi demo pengemudi KFC versus penyedia layanan antar makan dari Go Jek.

Bagi masyarakat Jakarta, layanan Go Food ini terasa sekali bedanya. Meskipun jelas lebih mahal, tetapi hidangan yang diinginkan dapat terhidang tanpa naik mobil sendiri dan tanpa mencari lahan parkir yang makin susah ditemui. Tak perlu lagi berebut menggunakan lajur jalan yang makin padat situasinya, pengendara lain yang main serobot tak lagi dijumpai. Cukup tetap bekerja di ruang kita dan makan datang diantar Go Food.

Inilah kelebihan Go Food dari Go Jek untuk daerah Jakarta :

  1. MOST COMPREHENSIVE dengan 15000+ Restaurants featured
  2. FASTEST Powered by 1000s of drivers across JABODETABEK
  3. EASIEST Powered by GO-JEK app
Go Food Go Jek

Go Food Go Jek

Mie Rempah Online

Barangsiapa pernah merasakan nikmatnya Mie Aceh, maka biasanya terus akan ingat pada cita rasanya yang penuh rempah. Mienya yang besar-besar merupakan ciri dari kuliner ini, selain rasa rempahnya. Repotnya adalah lokasi yang menjual mie Aceh tidak banyak dan kalau ketemu lokasinya, kadang ada kendala saat mencoba menikmatinya. Jadi ketika ada Mie Aceh yang bisa didapat dengan jasa Go-Jek, akupun jadi tertarik mencobanya. Mie Rempah Online begitu yang kutahu.

Go Jek

Syaratnya kita harus pasang aplikasi Go-Jek di ponsel dan kemudian pilih menu Go-Food. Setelah itu pilih nama warungnya, maka akan ditemukan Warung Mie Rempah yang sebenarnya adalah Mie Aceh. Mungkin nama itu berdasar pada banyaknya rempah di kuliner Mie Aceh sehingga dinamai Mie Rempah.

Mie Rempah Kulaki

Setelah kita pilih Mie Rempah melalui Go Food pada aplikasi Go Jek, maka selanjutnya seperti kalau kita pesan kuliner online pada situs web. Kita akan diberi tahu harga kulinernya dan ongkos bawanya berdasar jarak yang ditempuh.

Mie Rempah Kulaki

Dalam waktu sekitar setengah jam kuliner Mie Rempah Online sudah terhidang di meja kita. Dari penampakannya sudah terlihat aroma Acehnya dan ketika akhirnya merasakan suapan pertama, maka kita jadi yakin bahwa yang sedang kita santap adalah Mie Aceh.

Mie Rempah Kulaki 02

Mie Aceh memang banyak dijumpai di warung-warung, rasanya bermacam-macam. Ada mie yang rasanya enak ada juga yang rasanya enak sekali atau enak banget, kalau yang Mie Rempah Online ini rasanya memang Enak Banget.

Tanpa terasa nostalgia tanah aceh muncul kembali dan inilah salah satu pelepas rindu pada bumi aceh. Siapapun yang pernah merasakan mie Aceh dengan rempahnya yang khas pasti akan sepakat bahwa mie ini memang cocok dengan aslinya, Pedasnya tidak hanya karena Lombok, tapi lebih dominan karena bumbunya yang khas.

Kalau dipikir-pikir model jualan online dengan bantuan Go Jek jadi murah meriah. Kita bisa tetap di tempat kerja dan kuliner yang kita pesan akan datang sendiri. Sebenarnya modelnya mirip fitur delivery pada Pizza atau Ayam Bakar Mas Mono, tapi terasa berbeda ketika kita bisa mengikuti proses delivery secara online.

Warung ini mulai dibuka pada jam 11:00, dan ditutupnya pada jam 20:00 malam. Cocok untuk makan siang maupun makan sore atau awal malam. Kalau ingin makan malam harus dihangatkan lagi. Yang jelas untuk anak kost atau karyawan kantor sangat cocok. Mudah pemesanannya, murah dan yang penting rasanya benar-benar maknyussss !

Bagi yang penasaran bisa kontak via WA saja, jadi sebelum Go Jek datang kita sudah pesan makanan sudah siap hantar.

Pesan dari kawanku di FB-nya kira-kira begini : “Mie Rempah Kulaki bisa menerima pesanan online, juga bisa lewat Go-Jek. Selain itu, bisa juga menghubungi lewat WA 08119543488 – 087875022887. Atau cek juga di instagramnya: @mierempah”

Sekarang harus kita tambahi bahwa rasanya sangat maknyuss, enak banget !

Mie Rempah Aceh Pulogadung

Mie Rempah Aceh Pulogadung

Hidup Sehat dengan Taichi

Mie Sehati sudah lama mengidamkan agar bisa berbuat sesuatu untuk membuat hidup ini menjadi lebih indah dinikmati. Tanpa MSG mie sehati berani menawarkan kelezatan yang menyehatkan, demikian juga dengan pewarna alami dari saripati daun sawi, membuat penampilan mie sehati tetap cantik dengan rasa yang tidak kalah enaknya. Kali ini Mie Sehati ingin berbagi kesehatan dengan cara lain, konsep acara yang akan ditawarkan pada publik adalah “Hidup Sehat dengan Taichi”

Jusuf Sutanto sang Master Taichi

Jusuf Sutanto sang Master Taichi

Tidak tanggung-tanggung, akan didatangkan master Taichi dari Jakarta yang sudah malang melintang dalam kegiatan membangun kesehatan umat melalui berbagai kegiatannya. Bermacam kampanye sudah dilakukan untuk hidup sehat melalui pencegahan bukan melalui pengobatan, berbagai judul buku sudah ditulis, berbagai pola gerak Taichi sudah diperagakan dan dimasyarakatkan demikian juga bermacam-macam pola kegiatan sudah disosialisaikan untuk menuju hidup yang lebih sehat. Itulah master Taichi Jusuf Sutanto @jusufsutanto dari THE Jusuf Sutanto CENTER Jakarta.

Dalam artikel Pikiran, Tubuh dan Jiwa ditulis “tai chi dapat membuka pembuluh darah sampai 30%”, jadi tidak salah kalau olah raga sekaligus meditasi ini sangat bermanfaat bagi tubuh. Para master Tai Chi memang terlihat hanya melakukan gerakan-gerakan lembut dan sederhana, tetapi lihatlah hasilnya, dalam usianya yang sudah tidak muda lagi, mereka terlihat segar dan jauh dari berbagai macam penyakit.

Perspektif kearifan 70 tahun Indonesia merdeka

Perspektif kearifan 70 tahun Indonesia merdeka

Kali ini sang Master akan menyempatkan datang ke Jogja untuk berbagi ilmu kesehatan bersama beberapa peserta terbatas yang mempunyai kesempatan bergabung di Padepokan Padma Jogja. Yeni Eshape akan menyediakan semua sarana dan prasarana untuk suksesnya acara ini. Silahkan bergabung bagi yang tertarik mengenal taichi master dengan mengirim SMS atau pesan WA ke Yeni Rumiyaningtyas 08883087532.

Tentang buku barunya “Jalan Cerdas Menuju Sehat”

No ISBN : 978-979-709-6-144
Penerbit : Penerbit Buku Kompas
Penulis : Jusuf Sutanto ( Editor )
Tahun Terbit : 2013
Tebal Halaman : 400

Inilah yang bisa kita telaah :

“Manusia, ketika dilahirkan lunak dan lemah-setelah mati, keras dan kaku. Semua mahluk hidup saat tumbuh, lembut dan lentur. Ketika mati, kering dan getas. Yang kaku dan keras sahabat kematian-yang lembut dan lentur, sahabat kehidupan” (Tao Te Ching)

Tahun 2005 penduduk dunia berusia di atas 60 tahun berjumlah 1,2 milyar, menjadi 2 milyar pada 2050, atau 21% dari total penduduk dunia. Pertumbuhannya lebih cepat dari orang muda. Di Indonesia, saat ini sekitar 20 juta atau di antara 10 orang terdapat satu lansia.

Kalau para lansia terpaksa hanya hidup di kursi roda atau tempat tidur, negara dan keluarga tidak akan mampu menanggungnya. apalagi kini banyak orang muda yang sudah menderita penyakit lansia akibat perubahan gaya hidup.

Tai Chi adalah salah satu solusi masalah kesehatan bagi siapa saja, pria-wanita, dari yang muda sampai lanjut usia, bahkan anak dalam masa pertumbuhan. Dalam jurnal kesehatan internasional disebut sebagai Meditation and Medication in Moving. Tarian dan olah raga di bumi Nusantara bisa dikembangkan untuk ikut mengatasi masalah kesehatan dalam peradaban masa depan.

Waktu yang disediakan seharusnya dua hari pertemuan, tetapi karena keterbatasan waktu, maka hanya akan diadakan dalam sesi sehari saja. Konsekuensinya acara harus dimulai tepat waktu dan akan selesai lebih lama dari biasanya.

Jalan Cerdas Menuju Sehat

Jalan Cerdas Menuju Sehat

Silahkan kontak Vita Agustina +62 817-5148-843 atau Yeni Eshape 08883087532 via SMS atau WA untuk info lebih lanjut. Biaya administrasi 400 ribu dan untuk 50 pendaftar pertama cukup 300.000 saja.

Salam sehat.

Pentas FKY27 di depan Mie Sehati

Selama acara FKY27 di Taman Kuliner, sejak tanggal 19 Agustus sampai 5 September 2015, lalu lintas cukup ruwet di seputaran Condongcatur. Kemacetan mobil bisa sampai ke sebelah selatan Perumnas Condongcatur. Suasana kemacetan jalan jadi mirip suasana lebaran saja. Teman-teman pelanggan mie sehatipun jadi ikut memeriahkan kemacetan acara ini, karena mereka menyaksikan “Pentas FKY27 di depan Mie Sehati”.

Panggung FKY27 memang dipajang tepat di depan Mie Sehati Taman Kuliner, sehingga suasana warung menjadi selalu penuh pengunjung di malam hari, itulah saat kegiatan panggung sedang ramai-ramainya. Segala macam kesenian memang muncul di acara FKY, karena tema sentral acara ini adalah kegiatan kesenian di Jogja.

Senam ala Jet Li FKY27

Senam ala Jet Li FKY27

Salah satu pertunjukan yang menarik adalah penampilan para pesilat ala Jet Li di panggung. Sebenarnya yang dipertontonkan adalah hal yang biasa saja, tetapi menjadi menarik ketika kita mencoba menyimak apa yang tampil dari sisi pesilatnya, musiknya maupun seragamnya.

Pesilat yang tampil mulai dari pesilat yang penuh tenaga sampai ke pesilat yang sudah ubanan. Musik yang mengiringi, sepintas lalu memang adalah musik mandarin, tetapi setelah diperhatikan ternyata adalah lagu campur sari “bojo loro”, sedangkan seragamnya sebagian besar adalah seragam kaum muslim, bukan melulu seragam pesilat tulen.

Kemacetan penonton FKY27

Kemacetan penonton FKY27

Penonton sendiri sudah datang sejak sore hari dan berakhir sampai cukup larut malam. Mereka berdatangan dari berbagai sudut kota Jogja, sampai ke berbagai kota di seputaran Jogja, Solo dan berbagai kota lainnya yang terjangkau oleh angkutan kendaraan bermotor. Nasehat beberapa pengunjung adalah, “jangan ke lokasi membawa mobil, sebaiknya membawa sepeda motor, kecuali memang terpaksa”. Lokasi parkir mobil memang tidak begitu dekat dengan lokasi acara, sehingga pengendara mobil harus rela jalan kaki menuju lokasi Taman Kuliner.

Kemacetan FKY27

Kemacetan FKY27

Kemacetan di lokasi memang terus menjalar sampai jauh dari lokasi kegiatan, akibatnya banyak pengunjung yang rela memperlama kunjungan daripada terjebak di kemacetan saat meninggalkan lokasi acara. Tentunya banyak berkah acara ini bagi para penyedia kuliner di lokasi acara. Suasana yang menjadi sangat ramai dengan pengunjung yang selalu kelaparan plus kehausan telah membuat segala sudut acara ini penuh dengan pengunjung yang menghabiskan uang kecilnya untuk “jajan” kuliner ala Jogja. Tidak terasa, bila terus mengikuti nafsu melahap berbagai jenis kuliner, akan banyak juga uang yang dibelanjakan di acara FKY27 ini.

Mie Sehati FKY27

Mie Sehati FKY27

Secara umum acara FKY27 memang sukses sejak dibukanya acara ini pada tanggal 19 Agustus 2015. Penontonpun menjadi lebih banyak, karena berpindahnya lokasi ini dari tahun lalu yang dilaksanakan di tempat lain.

Banner FKY27

Banner FKY27

Para penggemar instagram juga dimanjakan dengan adanya lokasi untuk menampakkan eksistensi mereka. Cukup dengan memasang hashtag #FKY27, maka gambar mereka akan bisa dilihat di situs Instagram pengunjung yang disediakan khusus oleh penyelenggara FKY27. Bermacam-macam wajah kegiatan acara inipun bisa dinikmati oleh para pengunjung maupun non pengunjung yang membuka situs tersebut. Inilah beda Pentas FKY27 di depan Mie Sehati dengan pentas semacam di Jogja.

FKY 27 yang penuh kenangan, baik manis maupun amat manis :-)

FKY 27 yang penuh kenangan, baik manis maupun amat manis 🙂

Ketika malam semakin larut, acara justru semakin meriah. Seolah-olah acara tidak hanya cukup untuk malam ini saja, perlu beberapa malam lagi untuk menikmati secara tuntas suguhan yang ada di acara ini.

Salah satu poster yang menggelitik dan sering muncul di ponsel pengunjung adalah tulisan doa dari panitia FKY27. Isinya sederhana tapi cukup menyentil, apalagi ketika disaksikan oleh para remaja yang sedang bermalam minggu di lokasi Taman Kuliner. Sambil tersenyum merekapun memotret poster menggelitik itu.

Doa populer di FKY27

Doa populer di FKY27

Sampai jumpa di Pentas FKY27 di depan Mie Sehati tahun depan jadi di FKY28, semoga dilaksanakan di Taman Kuliner Kembali 🙂

Ada apa di Brebes

Seusai menempuh perjalanan Jakarta Brebes, maka yang muncul adalah sebuah pertanyaan,”Ada apa di Brebes?”, maksudnya biar setelah ini aku bisa menulis tips mudik Jakarta Brebes.

Tidak perlu berpanjang lebar, bertanya kesana kemari, temanku langsung maklum akan apa yang kucari. Mereka segera mengajak aku ke sebuah toko telur asin “Lina Pandi”, sebuah toko dekat jembatan dan alun-alun kota Brebes.

“Apa kelebihan toko ini?”, kataku

“Di toko ini nanti bisa dirasakan betapa enaknya telur asin dari Brebes. Rasanya berbeda dengan di tempat lain yang menulis di tokonya sebagai toko yang pertama kali berjualan telur asin”, kata kawanku.

Aku jadi ingat saat beli klepon Wahyu di ujung tol Surabaya Gempol. Semua penjual klepon memasang merk Wahyu dan menuliskan sebagai klepon paling jhoz di Surabaya. Rupanya kebiasaan penjual memang selalu begitu. Di Jogja ada Gudeg, di Solo ada tengkleng dsb, semuanya menganggap dirinya yang paling unggul, paling nomor satu.

Di bungkus telur asin kulihat ada catatan cara memasak telur itu, tapi aku hanya membacanya selintas saja. Begitu sampai di Jakarta, aku baru ngeh, ternyata aku belum tuntas mempelajari cara memasak telur asin ini.

Telur asin mentah Brebes

Telur asin mentah Brebes

Aku tidak memperhatikan bahwa ada tanggal yang tertera di bungkus telur asin mentah itu. Tertulis kalau telur asin itu dibuat pada tanggal 9 Juli 2015, kemudian ada tulisan digoreng pada tanggal 16 Juli 2015, rasa asin sedang tanggal 21 Juli 2015, asin berminyak 29 Juli 2015.

Kawanku memberitahuku kalau tanggal itu maksudnya adalah tanggal yang menentukan kualitas telur atau sifat dari telur. Misalnya digoreng pada tanggal sebelum 16 Juli, maka seperti goreng telur biasa, tapi kalau setelah 21 Juli, maka akan muncul sifat asin sedang pada telur yang digoreng.

Rupanya untuk toko Linda, tidak semua telur ada pada saat kudatangi, sehingga akupun diantar ke toko lain. Namanya toko Tjoa, jadi ketika kutanya pada temanku,”mau kemana lagi kita?”

“KETJOA”, jawab temanku yang kemudian tertawa sendiri.

“Ke toko Tjoa maksudnya!”

Telur asin Tjoa

Telur asin Tjoa

Toko telur asin Tjoa mengklaim sebagai toko yang menjual telur asin istimewa di Brebes. Akupun bertanya pada temanku, apa keistimewaan toko ini dibanding toko yang lain, maka sambil tertawa temanku menunjuk pada satu kursi kosong yang di depannya ada meja dan sepintas lalu suasananya seperti tempat agen travel.

“Jadi bila cocok dengan rasa telur disini, kita bisa pesan via telepon dan akan diantar ke alamat tujuan, karena toko ini juga merangkap sebagai agen travel”, kata temanku terbahak-bahak.

Di toko Tjoa ini terlihat memang semua jenis telur ada dan siap hantar atau siap diambil. Usai membeli telur disini, perjalanan dilanjutkan ke tempat penjual tahu khas Tegal. Sedikit agak jauh lokasinya tetapi masih di dekat Brebes juga.

Tahu murni Tegal

Tahu murni Tegal

Inilah toko Tahu Tegal, tertulisnya Tahu Murni Putra makanan khas Tegal. Masuk ke lokasi toko, terlihat para karyawannya membungkus beberapa kotak tahu. Ketika kita pesan jenis tahu yang istimewa, mereka langsung berkata sedang kosong dan perlu waktu untuk memasaknya.

“Lha itu apa mbak ?”

“Itu milik orang lain, sudah dipesan pak”

“Gini saja mbak, orang lain itu disuruh tunggu lagi, bilang sama dia kalau tahunya masih belum masak dan tahu yang sudah masak itu biar kubawa pulang. Enak kan?”

“Wah enak untuk bapak, saya kan dimarahi nanti”, jawab mbaknya dengan tersenyum

“Lho yang dimarahi kan embak bukan saya, gakpapa toh?”

Kitapun tertawa bersama, mbaknya tertawa begitu juga para karyawan yang mendengar gurauan temanku.

Perjalanan masih berlanjut ke toko Pia yang paling istimewa di Tegal. Inilah perjalanan ke toko rekomended sebelum kembali ke Jakarta.

“Kenapa toko pia ini direkomendasikan ke kita? Apakah toko ini memang yang nomor satu disini ?”, kataku.

“Inilah toko satu-satunya disini, jadi sangat rekomended !:-)”

Telur asin asap

Telur asin asap

Perjalanan ke toko Mutiara Pia dan roti di Tegal akhirnya menutup perjalanan Jakarta Brebes sebelum hari mudik tiba. Sekarang masih sepi di jalan, tapi di hari Minggu, 11 juli 2015, kudengar kabar kalau untuk membayar tol perlu antri sepanjang 8 km. Jadi Jakarta Brebes 3 jam, tapi antri keluar tol sendiri mungkin sudah berjam-jam 🙂

Pelatihan membuat Mie Sehat di bulan Puasa

Bulan puasa tahun 2012 pelatihan membuat Mie Sehat diikuti oleh teman-teman dari Papua dan dari beberapa lokasi lainnya. Kali ini, kembali di bulan puasa, akan diadakan pelatihan membuat mie sehat pada hari Sabtu, 27 Juni 2015. Pesertanya tetap seperti biasanya, dibatasi di bawah 10 orang, agar proses belajar dan mengajar bisa efektif.

Lokasi pelatihan di Taman Kuliner Condongcatur Jogja, mulai dari jam 10:00 sampai jam makan siang atau sekitar jam 13:00. Setelah usai pelatihan peserta masih bisa berdiskusi dengan instruktur, baik lewat SMS atau media sosial lainnya, sehingga semua peserta dijamin sudah pandai membuat mie sehat di rumah masing-masing. Untuk keperluan peserta pelatihan yang ingin membuka usaha warung mie sehati, maka instruktur membuat semacam sertifikat pelatihan yang bisa dipajang di lokasi warung yang menjual mie sehati.

Mie Sehati Taman Kuliner

Mie Sehati Taman Kuliner

Biaya untuk administrasi pelatihan ini sebesar 200.000, bisa ditransfer ke rekening Bank Mandiri atas nama Yeni Rumiyaningtyas dengan nomor 156-000-1476-367

Sebelum mendaftar, diharapkan kirim SMS dulu ke Yeni Rumiyaningtyas no hp 08883087532 atau 081908066333. Silahkan tulis nama dan alamat lengkap untukj memudahkan komunikasi setelah selesai pelatihan dan untuk pembuatan nama yang benar di sertifikat pelatihan.

Pelatihan ini akan diperbanyak model prakteknya dan sedikit teori tentang pembuatan mie sehat. Diharapkan semua membawa alat tulis untuk memudahkan proses belajar teori dan membawa alat perekam untuk memudahkan proses mengabadikan pembuatan mie sehat. Alat perekam bisa memakai hand phone, handycam atau cukup camera saja. Alat ini hanya bersifat untuk memudahkan peserta merekam kejadian saat proses pembuatan mie, tetapi tanpa alat inipun tetap bisa dilakukan dengan proses mengingat saja.

Pelatihan Mie Sehati Nop

Pelatihan Mie Sehati

Lokasi pelatihan sangat mudah dijangkau oleh kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Letaknya di dalam Taman Kuliner Condongcatur Sleman Jogja, pas di sebelah barat terminal bis Condongcatur. Peserta dari luar kota bisa turun di terminal Jogja dan melanjutkan ke terminal Condongcatur, sedangkan peserta yang memakai kendaraan pribadi bisa menuju arah ring road utara dan mencari papan petunjuk arah Condongcatur.

Beberapa peserta yang pernah datang ke acara pelatihan ini, baik memakai kendaraan pribadi maupun kendaraan umum, merasa lokasi Taman Kuliner sangat mudah ditemukan. Sampai berjumpa di lokasi pelatihan.

Salam sehati.

Mie Sehati Taman Kuliner

Mie Sehati Taman Kuliner

Tahu Isi Samikuring

Beberapa tahun lalu aku sering mampir ke Resto Samikuring Cikarang untuk menikmati sajian kuliner khas Jawa dan Sunda. Salah satu menu unggulan yang sering kulahap, sebelum makanan utama muncul, adalah menu tahu isi. Inilah tahu isi paling enak yang pernah kunikmati di berbagai resto yang kujumpai. Tahu isi Samikuring mempunyai cita rasa yang berbeda dibanding berbagai tahu isi yang pernah kucoba.

Aku sebenarnya bukan penggemar tahu, aku adalah penggemar tempe bacem. Sampai saat ini aku tetap gemar menikmati sajian tempe bacem, meskipun aku sudah mencintai tempe bacem sejak aku masih kecil. Sama dengan kuliner Gudeg, aku sampai saat ini masih belum bosan menikmatinya, meskipun sudah puluhan tahun aku makan gudeg. Yang sedang mulai kugemari saat ini adalah pete, kabarnya mempunyai khasiat pete yangkhusus. Anyara lain disebutkan pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

Pete Samikuring

Pete Samikuring

Mas Nu, pemilik resto Samikuring pernah berkata padaku tentang tahu isi ala Sami Kuring. “Ini tahu isi khas Samikuring, mas Eko perlu mencobanya. Dijaminm ketagihan”, kata mas Nu dan akupun mencoba melahap seporsi tahu isi. Hasilnya, aku nambah seporsi lagi.

Tahun sudah terus berlalu, akupun ingin mampir ke Samikuring lagi dan mencoba tahu isi unggulan resto ini. Apakah cita rasanya masih sama dengan beberapa tahun yang lalu ataukah sudah berubah rasanya ?

Ketika kutanya pramusaji yang membawa menu hidangan, ternyata manajer resto ini sudah ganti, begitu juga beberapa pengurus resto ini sudah ganti. Akupun jadi ikut deg-degan, karena kebetulan aku mengajak beberapa teman untuk menikmati sajian khas Samikuring ini. Kalau sampai rasanya sudah berubah, maka aku akan mendapat komplain dari teman-temanku.

Untungnya rasa tahu isi Samikuring masih tetap seperti dulu. Begitu juga rasa ikan asam manisnya masih seperti dulu. Rasa tidak bisa bohong ! Masih tetap membuat aku menghabiskan separo porsi ikan asam manis.

Ikan Asam Manis Samikuring

Ikan Asam Manis Samikuring

Akupun langsung kontak pemilik restoran ini untuk memuji masakannya, Sayang beliau sedang sibuk ngajar, sehingga hanya beberapa patah kata yang bisa kita komunikasikan. Namun itu sudah cukup untuk membuat pemilik restoran ini merasa senang, karena aku memang biasanya menyampaikan hal-hal yang kualami, terutama jika hal itu membuat yang kuberi pesan makin semangat untuk menyajikan makanan yang lebih enak.

Resto ini terletak di samping Hotel Shantika Cikarang, berdekatan dengan terminal bayangan A59, Cikarang Cawang. Kalau anda kelaparan di sekitar lokasi ini, resto Samikuring bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengenyangkan perut anda.

Harga wajar dan ada fasilitas WiFi gratis, seperti di resto modern yang lain. AC cukup memadai dan pelayanan juga cukup cepat.

Salam kuliner !:-)

Tahu isi Samikuring

Tahu isi Samikuring