Paguyuban Pecinta Kuliner Nusantara

Saat ini aku menjadi salah satu admin grup Kulinus, Paguyuban Pencinta Kuliner Nusantara, di facebook. Anggotanya saat ini tercatat ada 24.004 orang, sedangkan yang masih posisi mendaftar ada ratusan orang. Sengaja jumlah angotanya dibatasi, karena saat ini baru ramai pendaftar yang mengaku penggemar kuliner, tapi sering memasang foto non kuliner bahkan sampai foto para penjaja sex online. Salah satu anggota grup kulinus ini yang menarik perhatianku adalah mas Susanto Soetojo, ngakunya pedagang mie.

Mas Susanto pernah menulis begini,”Salah satu pelanggan terlama saya adalah executive chef Stefu Santoso. Beliau adalah presiden asosiasi chef profesional (ACP) indonesia”

“Wow keren !”, begitu kataku setelah membaca testimoni beliau.

Meski hanya produsen home industry, tapi pelanggan mas Susanto memang sudah merambah kemana-mana. Beliau masuk ke horeka (hotel, resto dan kafe) dan bukan kelas pasar melalui beberapa rekan yang ada di organisasi chef profesional, sehingga ketika ditanya harga jual mienya, jawaban yang diberikan melalui japri (jalur pribadi).

Ketika kutanya, “Kenapa tidak dimuat di jalum (jalur umum)?”

Ini jawabnya.”Kami melayani pengiriman ke mana saja. Kami bisa di hubungi via BBM 7D88D021 atau telp/WA 085216200333. Soal harga tidak ditampilkan di jalur umum, sesuai dengan kode etik bisnis online saja, karena bisa saja pembeli produk kami bukan pemakai langsung tapi supplier atau reseller. Kami menjual dengan harga yg sama. Baik mulai gerobakan sampai hotel bintang 5. Mulai yg order 5 kg sampai 200 kg”

Mie Hongkong Tix n Tog 01

Mie Hongkong Tix n Tog

Waktu kutanya mengapa tertarik bisnis mie ini, mas Susanto menjawab begini,”Sekitar 10 tahun yang lalu saya bekerja di management sebuah resto. Produk mentah kami banyak peminatnya dari luar, tapi pimpinan kami tidak berminat. Ya saya melihat itu sebagai peluang usaha”.

Naluri bisnis mas Susanto telah membuat bisnis mienya berkembang dan makin banyak peminatnya. Lebih lanjut mas Susanto ingin mewariskan ilmu membuat mie ini ke putra putrinya, karena lebih bermanfaat mewariskan ilmu dibanding mewariskan harta. Ilmu bisa menjadi harta dan harta belum tentu bisa menjadi ilmu yang bermanfaat.

Keluarga Susanto Penjual mie

Keluarga Susanto Penjual mie

Berdasarkan pengalamanku, para penjual mie biasanya sayang keluarga. Mungkin terobsesi dengan sifat mie yang bisa disajikan kapan saja dan dimana saja, sehingga keluarga penjual mie adalah keluarga yang harmonis, selalu siap dimana saja dan kapan saja untuk keluarga tercinta.

Hal ini terjadi mungkin karena aku hanya kenal dengan para penjual mie yang baik-baik saja, kebetulan penjual mie yang tidak baik, yang suka memakai pengawet, tidak ada yang kukenal. Jadi kesimpulan ini tidak ada dasarnya dan hanya untuk menginspirasi kita semua, agar menjadi penjual apapun, tetap punya niat baik untuk menyehatkan masyarakat dengan membuat makanan yang sehat dan jauh dari bahan-bahan berbahaya.

Selamat makan mie dengan cita rasa Indonesia, meskipun nama mienya sudah memakai bahasa Asing.

 

 

 

 

Mie Sejati di Tangerang

Beberapa hari lalu aku menerima kiriman gambar launching Mie Sejati di Tangerang. Pengirimnya keluarga Basyari yang beberapa waktu lalu ikut pelatihan pembuatan Mie Sehati di Taman Kuliner Condongcatur Jogja. Saat pelatihan itu, memang terjalin komunikasi yang lebih intens antara instruktur pelatihan dengan peserta pelatihan, sehingga semua yang disampiakan oleh instruktur bisa dipahami dengan baik oleh para peserta pelatihan.

Pelatihan Mie Sehati Taman Kuliner Jogja

Pelatihan Mie Sehati Taman Kuliner Jogja

Di tahun awal pelatihan, peserta pelatihan bisa sampai puluhan bahkan pernah lebih dari seratus orang ketika pelatihan dilakukan di sebuah Mall Bekasi. Interaksi antar instruktur dan peserta pelatihan menjadi kurang optimal, hanya sebagian peserta yang bisa melakukan komunikasi secara intensif. Sampai angka 20 orang, komunikasi masih bisa dilakukan meskipun masih ada beberapa orang yang tetap kurang mendapat perhatian secara penuh.

Akhirnya diadakan juga kelas peserorangan alias privat, tetapi biaya pelatihan jadi lebih besar, karena harus menyiapkan bahan untuk dipakai sebagai praktek percobaan pembuatan mie dan pelengkapnya. Paling ideal ternyata bila pesertanya cukup 4 orang saja atau maksimal 10 orang.

Keluarga Basyari setelah pada tanggal 28 Maret 2015 mendapat pelatihan di Jogja langsung membuka usaha di Tangerang, tepatnya di jalan Dipatiunus no 38 RT 01/03 Kampung Cibodas Kelurahan Cibodas Kecamatan Cibodas kota Tangerang Banten pada tanggal 26 April 2015.

Mie Sejati Cibodas Tangerang

Mie Sejati Cibodas Tangerang

Pusat pelatihan Mie Sehati atau Mie Perto atau Mie Hijau, memang mencoba melakukan misi komunitas Tangan Di Atas (TDA), yaitu mencetak wirausahawan baru sebanyak mungkin dengan cara yang semudah mungkin. Dengan demikian aroma semangat wirausaha segera memasuki mindset para wirasuahawan baru tersebut. Setelah usaha dijalankan, pasti akan banyak kendala yang muncul, disinilah semangat wirasuaha diasah lebih mengkilap lagi. Ada yang gagal itu pasti, tapi pasti juga ada yang berhasil. Salah satu murid pak Ato di Cikarang bahkan pernah dengan bangga menulis “sukses menutup bisnis!”.

Mie Sejati Cibodas Tangerang

Mie Sejati Cibodas Tangerang

Setelah membuka sebuah usaha, memang ada dua kesimpulan yang akan terjadi, yaitu gagal atau berhasil. Yang penting adalah keyakinan untuk berbuat lebih baik, semangat untuk lebih maju dan tak kenal menyerah. Yakin pada diri sendiri bahwa kegagalan adalah sukses yang tertunda, keberhasilan menutup usaha yang rugi juga sebuah tantangan untuk menjadi lebih cermat dalam melakukan wirausaha.

Pelatihan mie Sehati di Jogja, Surabaya maupun Jabodetabek, selalu mementingkan komunikasi yang lebih intens antara instruktur dengan para murid. Sampai-sampai tetap ada komunikasi setelah pelatihan selesai diadakan. Memang tidak ada pelatihan yang sempurna bagi para murid, sehingga mereka selalu merasa ada yang terlewat ketika sudah sampai di rumah. Hubungan via SMS ataupun telepon langsung biasanya dilakukan saat sang murid menemui kendala ketika melakukan praktek di rumahnya masing-masing.

Mie Sejati Cibodas Tangerang

Mie Sejati Cibodas Tangerang

Salah satu nasehat yang selalu diberikan oleh sang instruktur saat sang murid akan membuka usaha adalah kewajiban untuk berbagi rejeki saat bisnisnya sudah mulai untung.

“Silahkan lihat keuntungan dan sisihkan 2,5% untuk diberikan pada yang berhak. Siapakah yang harus diberi ? Siapa saja yang anda anggap berhak dan lakukan tanpa lapor ke saya, karena Tuhan sudah mengurus malaikat untuk mencatat amal kita, baik yang akan dilakukan maupun yang nantinya dilakukan”

Konsep Mie Sehati memang mengajak siapapun warga Indonesia untuk tertarik dalam bidang kuliner sehat dan setelah lulus sebagai murid mie sehati, maka mereka diperbolehkan untuk membuat warung dengan nama mereka sendiri atau memakai nama mie sehati. Tidak ada beaya yang harus dibayarkan bila memakai nama mie sehati, yang penting mereka memang membuat mie sesuai yang telah diajarkan.

Mie Sejati Cibodas Tangerang

Mie Sejati Cibodas Tangerang

Pelatihan Mie Sehati Maret 2015

Setelah pelatihan rutin Mie Sehati selesai di Surabaya, maka pelatihan rutin selanjutnya adalah pelatihan Mie Sehati di Jabodetabek dan Jogjakarta. Pelatihan Mie Sehati Maret 2015 akan diadakan pada minggu terakhir dengan jadwal sebagai berikut :

1. Pelatihan Mie Sehati di Taman Kuliner Condongcatur Jogja, akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 Maret 2015.

2. Pelatihan Mie Sehati di Jababeka Cikarang Bekasi, akan dilaksanakan pada hari Minggu, 29 Desember 2015.

Untuk pelatihan di Jogja, instruktur seperti biasa akan ditangani oleh ibu Yeni Eshape, asisten Master Mie Perto Pak Syamsu Irman. Acara dimulai jam 10.00 s.d jam makan siang. Dimulai dengan sedikit teori dan lebih banyak praktek. Peserta diharapkan sudah memahami proses pembuatan mie sehati, dengan menyimak salinan menu dan resep yang diberikan di lokasi pelatihan, sehingga saat praktek lebih banyak komunikasi yang bisa dijalin.

Semua peserta diharapkan ikut aktif melaksanakan praktek membuat mie sehati, mulai dari membuat adonan, sampai menyajikan mie sehati yang sudah siap disantap. Syarat untuk menjadi peserta yang bisa ikut praktek adalah tidak punya kuku yang panjang dan tangan dalam kondisi bersih. Dengan demikian, bagi yang masih memelihara kuku, dipersilahkan memotong kuku dan mencuci tangannya sehingga sudah bersih saat parktek membuat mie sehati.

Biaya administrasi sebesar 200.00 dapat ditransfer ke rekening ibu Yeni Rumiyaningtyas, baik via Mandiri maupun vai BCA. sebagai berikut :

BCA No. 8730004045 atau Mandiri no 156-00-0147636-7

Setelah transfer, dipersilahkan untuk melakukan konfirmasi ke Ibu Yeni melalui nomer 08883087532 atau ke nomor 081908066333. Untuk keperluan penulisan nama di sertifikat pelatihan, diharapkan menyampaikan nama yang akan ditulis di sertifikat melalui SMS.

Narsis berjamaah di Mie Sehati

Narsis berjamaah di Mie Sehati

Untuk acara pelatihan di Jababeka Cikarang, silahkan ikuti info ini :

Perumahan Cikarang Baru, Jalan Merak XI Blok L1 No.21 Cikarang Utara, Kawasan Industri Jababeka 2 Cikarang Baru (Dekat RS. Harapan Keluarga / Wisma Mattel). Peserta dibatasi maksimal 10 orang saja.

Biaya administrasi untuk pelatihan di Jabodetabek, dengan instruktur bapak Syamsu Irman bisa ditransfer ke rekening sebagai berikut :

1. Ibu Mustika di Nomer : 0818 0828 2463 / 082111696766 – Rek. BCA # 5220473696 – Mustika Ningsih

2. Bapak Ipung (Purwanto) di Nomer : 083894423763 (email : ipung1ipung@yahoo.com) – Rek. Mandiri # 156 00 0655 919 1 – Purwanto dan Rek. CIMB Niaga # 025 010 4374 118 – Purwanto

Biaya Investasi sama dengan di Jogja yaitu sebesar Rp.200,000,00.

Mie Sehati Cikarang

Mie Sehati Cikarang

Over Rice

Di situs Over Rice kubaca “Winner of Jakarta’s Best Restaurant Awards 2007 & 2008 in Modern Asian Category by Jakarta Java Kini Magazine”, sangat meyakinkan !

Kitapun sepakat untuk memesan menu Over Rice yang menurut sebagian orang harganya mahal, tapi tetap diminati karena rasanya yang enak. Itu sebuah kejadian yang terjadi beberapa tahun lalu dan hari ini kulihat ada lagi box Over Rice di mejaku, langsung saja kusingkirkan menu lain yang ada di mejaku. Bukan aku tidak suka nasi kotak konvensional yang duluan ada di mejaku, tapi memang Over Rice yang ini masih terlihat panas dan kemudian terbukti memang masih hangat, sementara nasi kotak yang satunya sudah tidak hangat lagi.

Sebenarnya dalam dunia kuliner itu tidak dikenal menu yang mahal dan menu yang murah. Harga mahal dan murah bisa jadi relatif ketika rasa sudah berbicara. Rasa memang tidak bisa menipu, menu yang lebih mahal biasanya memang lebih nikmat rasanya, tapi ketentuan ini tidak seratus persen benar. Masih banyak warung pinggir jalan yang rasanya jauh lebih enak, lebih maknyus,  dibanding resto yang mahal.

OverRice

OverRice

Bisnis kuliner ini memang berbeda dengan bisnis lainnya. Ada sebuah tempat yang terlihat kumuh, tetapi ternyata yang datang di lokasi kuliner itu adalah orang berduit dan pecinta kuliner sejati. Mereka bisa jadi datang dari tempat yang cukup jauh, tetapi tetap datang lagi, begitu mereka berwisata di dekat lokasi kuliner tersebut.

Ayam Goreng H Soleh Pandaan salah satu contoh lokasi warung yang “nylempit” (tersembunyi), jauh dari keramaian, tetapi larisnya luar biasa. Kunci di warung ini adalah sebelum digoreng, ayamnya dimasak dulu dengan campuran air kelapa, sehingga rasanya berbeda dengan ayam di tempat lain. Jamu beras kencur juga menjadi daya tarik warung ini.

Kalau sudah begini, maka harga yang mahal, lokasi yang jauh sudah tidak berpengaruh lagi bagi pembeli. Itu sebabnya aku lebih suka menyebut harga kuliner itu “reasonable” atau tidak , masuk akal atau hanya ngejar setoran !:-)

Semahal apapun harganya, selama masih seimbang dengan kenikmatan yang didapat, maka harga jadi nomor dua. Akan berbeda dengan selera mahasiswa, senimmat apapun makanan, selama tidak terjangkau isi kantong dianggap tidak nikmat lagi. Bagaimana bisa merasa nikmat, kalau makan seporsi kemudian harus puasa dua hari 🙂

Kembali soal nasi kotak Over Rice, harga mahal dari kuliner ini menurutku memang reasonable. Lihat saja bungkus plastiknya yang memenuhi standar internasional sebagai bahan pembungkus makanan. Tertulis di bawah bungkus plastik keterangan tentang jenis plastik yang dipakai, yaitu PP (polypropylene) yang merupakan pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman, seperti botol minuman, tempat menyimpan makanan dan terpenting botol minum untuk bayi. Biasanya bahan PP dengan angka 5 berupa botol transparan yang tidak jernih.

Soal rasa, Over Rice juga sangat memanjakan lidah, terutama yang sedang lapar maupun yang sudah tidak begitu lapar. Tentu makanan ini kurang cocok bagi kantong mahasiswa, tapi bagi mahasiswa yang berduit tebal, harga pasti tidak menjadi kendala untuk menyantap Over Rice.

OverRice

OverRice

Pecinta Kuliner

Setiap berwisata kuliner, aku sering menjadi sumber informasi teman-teman yang belum kenal kuliner yang dikunjungi. Biasanya mereka ingin tahu apa keistimewaan dari sebuah tempat kuliner, baik dari sisi hidangan, posisi tempat duduk maupun sesuatu yang berbeda di banding lokasi wisata kuliner lainnya. Mereka mungkin belum tahu bahwa aku adalah anggota aktif di Tripadvisor, sehingga aku sering bisa memberikan penilaian yang pas terhadap lokasi wisata kuliner yang didatangi. Maklum profilku di Tripadvisor salah satunya adalah sebagai Pecinta Kuliner.

Yang paling berkesan adalah ketika ada sebuah pertanyaan dari mantan bosku yang sudah lama pensiun.

“Ko, sekarang tempat wisata kuliner di Semarang mana ya?”

“Lho, bukannya bapak lebih ahli dari saya?”, saat di Medan dulu, beliau kalau main ke Medan selalu tidak mau tak ajak ke tempat wisata kuliner, karena dia merasa lebih punya banyak bank data kuliner dibanding aku yang masih muda. Jadi kalau sekarang dia bertanya lokasi wisata kuliner padaku, jelas sebuah kejutan buatku.

“Hahahaha….. Gini Ko, langganku jaman dulu sudah pada tutup dan sudah gak senikmat dulu. Aku perlu data kuliner terbaru kota Semarang”, kata beliau sambil pasang ikon tertawa.

Tentu tidak masalah untuk memenuhi permintaan beliau, tinggal klik Tripadvisor dan akan muncul sederetan lokasi wisata kuliner. Meskipun tidak lengkap banget, tapi sebagian besar resto yang bonafide sudah tersaji di layar ponsel kita.

Memang akan lebih lengkap, kalau para pengguna TripAdvisor ikut memberi masukan tentang resto pinggir jalan yang layak masuk lokasi wisata kuliner unggulan. Risikonya, kalau lokasi penjual pindah, maka kita agak kesulitan untuk menemukannya di TripAdvisor. Bahkan saking banyaknya nama resto yang sama, kadang keliru juga memberi testimoni, misalnya Soto Kadipiro Jogja yang jumlahnya banyak sekali !:-)

Profil TripAdvisor

Profil TripAdvisor

Belum banyak lokasi yang kuulas, tetapi beberapa ulasanku sudah mendapat apresiasi dari para pembaca TripAdvisor, bahkan salah satu ulasanku ikut memberi andil dalam pemilihan pemenang “Pilihan Traveller”.

Sampai saat ini aku baru membuat 79 ulasan, 42 ulasan khusus tentang tentang hotel, kemudian 20 ulasan tentang restoran, disusul 17 ulasan tentang obyek wisata. Semua ulasan itu kulakukan pada 34 kota yang berbeda. Dari 79 ulasan yang kubuat, terdapat 44 ulasan yang dinilai bermanfaat bagi penggemar TripAdvisor, sehingga aku sering mendapat surat penghargaan dari TripAdvisor, karena sudah menulis sesuatu yang bermanfaat bagi para Traveller.

Kontributor Senior TripAdvisor

Kontributor TOP TripAdvisor

Dari semua ulasanku, yang paling menarik memang ulasan tentang Punthuk Setumbu. Sebuah lokasi yang sangat sarat makna kehidupan. Kita serasa sedang berada di kerajaan para Dewa dan sedang menyaksikan ciptaan Tuhan yang begitu indah serta mengagumkan. Sebelum subuh, semua wisatawan sudah sampai di lokasi dan mulai bergerak bersama ketika adzan subuh sudah berkumandang. Beberapa wisatawan non muslim tentunya sudah lebih dulu menuju Punthuk Setumbu. meskipun adzan belum dikumandangkan.

Lokasi resto yang menurutku menarik saat ini adalah resto Taktakan, makanannya sangat pas di lidah dan di hati. Jadi bila anda atau siapa saja ingin mencari testimoni resto atau tempat wisata yang layak didatangi, silahkan klik di Tripadvisor. Semoga menemukan yang dicari dan seleranya sesuai dengan selera para anggota TripAdvisor.

Salam sehati para Pecinta Kuliner !:-)

Pelatihan Mie sehati di Semarang

Pelatihan Mie sehati di Semarang

 

Pelatihan Mie Sehati Januari 2015 di Taman Kuliner Jogja

Pelatihan Mie Sehati Januari 2015 di Taman Kuliner Jogja.

Seperti biasa, Mie Sehati akan kembali menggelar pelatihan rutin untuk bulan Januari 2015. Instruktur pelatihan Ibu Yeni Eshape, satu-satunya asisten master Mie Perto pak Syamsu Irman, menyatakan bahwa pelatihan rutin Januari 2015 akan diadakan di Taman Kuliner Condoncatur, mulai pukul 10:00 sampai dengan makan siang. Saat ini pelatihan mie sehati memang paling sering diadakan di Taman Kuliner Condongcatur, disamping karena kemudahan akomodasi dari manapun, lokasi ini juga sering dipakai nongkrong para goweser dari manapun.

Peserta pelatihan akan diberi panduan cara membuat mie sehati, mulai dari memilih tepung untuk mie sampai membuat pasta berupa mie sehati. Tanpa mengikuti pelatihanpun, sebenarnya para penggemar mie sehati sudah bisa menyaksikan proses pembuatan mie ini di warung mie sehati. Hal ini disebabkan karena setiap hari selalu ada proses pembuatan mie sehati di warung mie sehati. Proses pembuatan mie setiap hari ini bisa disaksikan langsung oleh pelanggan, karena prosesnya memang tidak disembunyikan. Semua orang bisa melihat prosesnya dengan catatan tidak mengganggu sang penggiling mie.

Konsep mie sehati untuk menciptakan makanan sehat dan enak membuat master Mie Perto, pak Syamsu Irman, mensyaratkan bahwa adukan mie sehati harus tidak mengandung pengawet jenis apapun. Akibat dari konsep makanan sehat ini, maka mie sehati tidak akan bertahan lebih dari sehari. Khusus untuk mie yang dijual ke pelanggan, maksimal 8 jam, setelah mie selesai diproses, mie sudah boleh tidak dijual lagi.

“Persyaratan maksimal umur mie sehati hanya 8 jam itu sudah final, tidak bisa diganggu gugat”. kata pak Syamsu Irman.

“Lha kalau tidak habis selama 8 jam gimana pak?”, tanya salah satu peserta dan juga merupakan pertanyaan standard dari peserta pelatihan.

“Jangan khawatir, biasanya sebelum 8 jam, mie sehati sudah ludes dikonsumsi”, jawab pak Syamsu dengan gaya khasnya.

Sampai saat ini, pelatihan mie sehati hanya dilakukan secara rutin di tiga tempat, yaitu Jabodetabek, Surabaya dan Jogja. Selebihnya adalah pelatihan dadakan atau permintaan khusus dari panitia wilayah lain yang menginginkan adanya pelatihan di wilayah mereka. Yang terus aktif melakukan pendekatan untuk mengadakan pelatihan adalah kota Solo dan Semarang. Pelatihan di kota Semarang pernah dilakukan beberapa kali sedangkan di Kota Solo, hanya diadakan demo pembuatan mie tanpa proses pelatihan, yaitu pada saat mie sehati menjadi makanan resmi peserta gowes Surabaya Jogja dalam rangka ulang tahun UGM.

Khusus untuk pelatihan di Jabodetabek, aturan biaya administrasi dikondisikan sebagai berikut :

Pendaftaran pelatihan mie sehati bisa menghubungi :

1. Ibu Mustika di Nomer : 0818 0828 2463 / 082111696766
2. Bapak Ipung (Purwanto) di Nomer : 083894423763 ( email : ipung1ipung@yahoo.com )

Biaya Investasi Rp.200,000,00 dapat ditransfer ke :

Rek. BCA # 5220473696 – Mustika Ningsih
Rek. Mandiri # 156 00 0655 919 1 – Purwanto
Rek. CIMB Niaga # 025 010 4374 118 – Purwanto

* Bayar di Lokasi akan dikenakan biaya Rp. 300,000.-

Sedangkan di Jogjakarta pendaftaran pelatihan sebesar 200.000 bisa ditransfer ke rekening ibu Yeni Rumiyaningtyas BCA No. 8730004045 atau Mandiri no 156-00-0147636-7. Rincian pendaftaran dapat melalui SMS ke Ibu Yeni Rumiyaningtyas di 08883087532.

Mie Sehati plus krupuk

Mie Sehati plus krupuk

UlangTahun

Ulang Tahun Miesehati Sabtu 10 Januari 2015 di Taman Kuliner Condongcatur bakal digelar dengan sangat meriah. Ada dua tokoh Jogja yang akan ikut memeriahkan acara keren ini. Yang satu adalah pendongeng sejuta anak Kak Bimo dan satunya adalah Mas Dewo PLO, owner dari DJ Milk & Cafe sekaligus pelawak handal dari kota Jogjakarta.

Milk Susu Dewo PLO

Milk Susu Dewo PLO

Dua selebriti ini akan ikut memeriahkan ulang tahun Mie Sehati dengan kemampuan mereka masing-masing. Kak Bimo sebagai pendongeng sejuta anak, yang sudah malang melintang di berbagai kota dan berbagai media, baik TV lokal maupun TV Nasional, akan menghibur ratusan anak-anak yang diundang datang ke acara ini.

Beberapa TK sudah menghubungi owner Mie Sehati untuk ikut memeriahkan acara ini dengan menghadirinya. Mereka ingin ikut menyaksikan kepiawaian Kak Bimo dalam mendongeng dan menikmati sajian mie sehati tanpa dipungut bayaran alias gratis.

Acara ini akan dipandu oleh MC Jogja yang sangat merakyat yaitu Mas Dewo PLO. Ini adalah acara tak terduga, karena kepastian mengisi acara mas Dewo PLO juga baru diberikan menjelang hari-H. Mas Dewo sengaja datang di acara ini disamping untuk mengisi acara, juga untuk bertemu dengan mas Tri Sudarsono, mantan pelawak kebanggaan Jogja pada jamannya yaitu 3 T.

Owner MieSehati

Owner MieSehati

Sabtu, 10 Januari 2015 dipilih sebagai tanggal acara, disamping untuk memperingati ulang tahun Mie Sehati, juga untuk memudahkan peserta dan pengisi acara memenuhi keinginan Owner Mie Sehati.

Media televisi dan media koran lokal akan ikut meliput acara istimewa ini, karena memang Taman Kuliner Condongcatur sekarang terlihat makin menggeliat dengan beberapa kegiatannya. Mulai dari kegiatan gowes dari berbagai komunitas, diskusi santai antar alumni dari berbagai PT, juga makin banyaknya masyarakat dari luar kota yang sering mendatangi lokasi Taman Kuliner Condongcatur.

Lokasi Mie Sehati yang lebih terkenal sebagai ajang lomba burung tingkat Jateng dan DIY, akan makin terkenal karena sudah semakin banyak acara yang diadakan di Taman Kuliner Condongcatur. Waung Mie Sehati memang rajin mengadakan berbagai macam kegiatan untuk meramaikan Taman Kuliner. Blog Mie Sehati yang pernah beberapa kali masuk nominasi lomba blogger tingkat nasional dan sempat menjuarai ajang lomba Blog ON!OFF dari Acer memang selalu punya energi berlebih untuk mengadakan berbagai macam kegiatan.

Sejak tahun lalu, lokasi ini memang ditetapkan sebagai salah satu tempat resmi acara tutup tahun di daerah Sleman Jogjakarta, sehingga insfrastrukturnya makin dibenahi agar layak tampil di hadapan warga Sleman ataupun warga dari kota lain.

Pentas seni juga mulai digelar di Taman Kuliner Condongcatur, misalnya pentas monolog berbahasa Jawa yang belum pernah digelar dimanapun karena dibawakan oleh seorang artis wanita. Yang lebih sering pentas monolog biasanya adalah sosok laki-laki, misalnya Butet, tetapi di taman Kuliner sudah digelar monoton berbahasa Jawa yang digelar oleh teater Wanita Ngunandika (We-eN).

Acara ulang tahun dan hiburan untuk anak-anak ini akan dimulai pada jam 09:00 dan diakhiri pada siang hari dengan menampilkan suguhan utama yaitu dongeng dari Kak Bimo, Pendongeng sejuta anak. Harinya hari Sabtu, 10 januari 2015.

Sebagai bintang tamu sekaligus MC, pembawa acara, adalah mas Dewo PLO owner dari DJ Milk, Cafe and Bar Jalan Wahid Hasyim Nologaten Jogja. Inilah pelawak Jogja yang tidak hanya pandai melucu, tetapi juga pandai berbisnis.

Kak Bimo Pendongeng sejuta anak

Kak Bimo Pendongeng sejuta anak

Untuk konfirmasi kehadiran, silahkan kontak Pak Bhe di 08182711706 sebelum kehabisan kursi.

Pelatihan Mie 27 Desember 2015

Acara Pelatihan Mie 27 Desember 2015 kali ini akan diadakan di Taman Kuliner Condongcatur Jogja, mulai jam 10:00 sampai dengan jam 13:00.

Bulan Desember 2015 ini memang akan diadakan pelatihan Mie Sehati dengan model yang berbeda dengan pelatihan yang biasanya diadakan atau yang pernah diadakan. Acara pelatihan kali ini direncanakan akan diliput oleh beberapa media, terutama media audio visual. Inilah ajang narsis bagi yang pernah ikut pelatihan mie dan ingin memperdalam ilmunya lagi sambil berkenalan dengan alumni yang lain.

Instruktur pelatihan seperti biasa adalah Ibu Yeni yang bisa dihubungi di nomor 08883087532. Silahkan kirim nama dan alamat lengkap untuk memudahkan proses administrasi pelatihan ini. Biaya pelatihan untuk yang belum pernah ikut pelatihan sebesar Rp. 200.000 bisa ditransfer ke rekening ibu Yeni Rumiyaningtyas di nomor rekening sebagai berikut :

BCA : 8730004045
Mandiri : 156-00-0147636-7

Pelatihan ini dimungkinkan karena adanya beberapa orang yang bertindak sebagai panitia untuk menyiapkan tempat dan perlengkapan pelatihan. Pak Bhe selaku bagian Humas Mie Sehati telah merombak acara pelatihan mie sehati yang biasanya diadakan seperti yang sudah-sudah. Kali ini akan diundang beberapa komunitas yang anggotanya telah ikut pelatihan atau perseorangan yang pernah merasakan pelatihan di Mie Sehati.

Ibu Yeni memang menjamin semua peserta pasti bisa membuat mie seusai pelatihan, sehingga bila mereka masih belum paham akan dilanjutkan dengan penjelasan secara privat. Dengan demikian semua peserta pelatihan dijamin pasti bisa membuat mie sehat. Beberapa peserta biasanya melakukan diskusi seusai pelatihan, tapi ada juga yang diskusinya dilakukan via SMS beberapa hari setelah pelatihan. Ada juga yang melakukan komunikasi via telepon agar penjelasan dari instruktur yang terlewat bisa diulang kembali.

Peserta pelatihan mie sehati memang sangat beragam, mulai dari yang ingin buka usaha mie sehat, sampai pada mereka yang hanya ingin membuat mie sehat. Ada yang jauh-jauh datang dari ujung pulau Sumatera, teman dari Aceh dan Medan, menuju ke Bekasi hanya untuk melihat proses pembuatan mie sehati. Mereka datang mulai dari Neneknya, anaknya sampai ke cucunya.

Alumni peserta pelatihan Mie Sehati

Alumni peserta pelatihan Mie Sehati

Yang ikut pelatihan mie sehati dari komunitas TDA (Tangan Di Atas) biasanya memang fokus di modal kerja.

“Modal 2 juta bisa bikin warung mie sehati mas?”, kata mereka.

“Bisa mas, baca saja tulisanku di Kompasiana, Modal 2 juta sudah bisa bikin bisnis Mie Sehati

Ini petikan tulisanku di Kompasiana :

+++

Abi dari Priok adalah nama pemilik warung Mie Sehati yang dibuka di Priok. Hanya bermodalkan 400 ribu dan kenekadan yang luar biasa, maka akhirnya usaha mie sehati berhasil dibuka di kawasan Priok.

Tentu saja kalau kita baca keperluan apa saja yang harus diadakan dalam rangka membuka warung mie sehati, maka harganya berkisar di angka 3 jutaan. Harganya bisa naik kalau kita pilih peralatan yang mahal-mahal dan akan turun drastis kalau kita bisa memakai barang yang sudah ada di rumah kita, misalnya kompor, mangkok, sendok, baskom dll. Jadi dengan modal bisnis 2 juta sebenarnya bisa juga membuka usaha Mie Ayam Sehati.

+++

Sampai ketemu di pelatihan Mie Sehati di Taman Kuliner Condongcatur, 27 Desember 2015. Salam sehati.

 

Pelatihan membuat Mie Sehati

Pelatihan membuat Mie Sehati

Pelatihan Mie 29 Nopember 2014

Bulan ini instruktur telah menentukan hari pelatihan dan tempat pelatihan, yaitu hari Sabtu tanggal 29 Nopember di Taman Kuliner Condongcatur. Pelatihan Mie 29 Nopember 2014 ini diadakan disamping untuk memenuhi jadwal pelatihan bulanan untuk menjaga semangat berbagi dengan siapa saja. Sebelum pelatihan ini diadakan, sebenarnya sudah ada pelatihan mie sehati yang dipesan khusus dari Bank BRI dalam rangka melatih karyawannya yang akan menjalani masa persiapan pensiun.

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun dari Bank BRI dilakukan di Mie Sehati Grha Mulia (Gramul). Pemrakarsanya pak Ato Sunarto, dedengkot wirausaha dari Cikarang yang meramu pelatihan ini menjadi beberapa kegiatan yang menarik dan salah satunya adalah mendatangi warung Mie Sehati Gramul yang terletak di pinggir Selokan Mataram.

Pak Ato ini memang kawan berwirausaha kuliner di Cikarang, restonya sangat terkenal dengan memakai brand “Kupat Tahu Bandung” (KTB) Mang Ato. Pernah bikin acara seru dengan pak Ato waktu sepedaan di kompleks Montana Jababeka. Strat dari rumahku dan finish di warung KTB Mang Ato. Semua warga sepedaan, baik yang sudah mempunyai anak istri maupun anak istrinya, semuanya gabung dan menikmati udara Jababeka yang selalu sejuk di pagi hari.

Mie Sehati Gramul Jogja

Mie Sehati Gramul Jogja

Kali ini pak Ato datang membawa rombongan. sekitar 100 orang, untuk belajar membuat kuliner sehat tapi tetap lezat. Inilah kuliner ciptaan master mie Perto pak Syamsu Irman dengan hanya tiga rasa saja, yaitu rasa enak, enak sekali dan enak banget.

Rombongan sebanyak ini tentu akan merepotkan semua pihak kalau datang bersamaan, jadi pak Ato mengatur agar sehari maksimal sekitar 50 orang saja. Idealnya memang 20 orang, tapi karena suasana dibuat fun dan waktu dibuat bebas, maka angka 50 masih bisa ditolerir. Rekor pelatihan mie sehati memang pesertanya sekitar 150 orang lebih, yaitu saat Pesta Wirausaha Bekasi beberapa tahun lalu.

Sarapan Goweser di Mie Sehati

Sarapan Goweser di Mie Sehati

Pelatihan ideal ketika Mie Sehati masih di jalan Cungkuk Jogja. Ruangan cukup sempit, sehingga lebih dari 20 orang sudah tidak ideal, akan tetapi ruangan di Mie Sehati Gramul luas, sehingga memadai untuk pelatihan dengan peserta 50 orang. Instruktur sendiri sering mengadakan pelatihan rutin di warung Mie Sehati Taman Kuliner Condongcatur (TKC), disamping tempatnya cukup, lokasinya juga mudah dicapai dari berbagai penjuru.

Lokasi warung Mie Sehati TKC memang sangat dekat dengan terminal Condongcatur Depok, sehingga peserta pelatihan Mie Sehati dari luar kota atau luar pulau tidak banyak bertanya untuk mencari lokasinya. Aku kadang kasihan juga melihat peserta dari luar kota yang tidak begitu mudah sampai di lokasi mie sehati di Cungkuk, tapi aku juga sekaligus memberi apresiasi pada mereka yang jauh-jauh datang mencari warung kecil mie di Cungkuk.

Aku juga sangat terkesan dengan seorang cewek manis yang naik sepeda motor sendirian dari Tegal menuju lokasi yang belum dia kenal sama sekali. Luar biasa banget menurutku. Belum lagi yang dari Sampit, Papua ataupun Aceh. Mereka sangat menginspirasi sang instruktur Mie Sehati untuk berbuat lebih banyak bagi para calon wirausahawan yang ingin membuka warung secara instan. Selesai pelatihan langsung bisa buka warung.

Sebagian peserta pelatihan dari BRI

Sebagian peserta pelatihan dari BRI

Konsep itu juga yang dimaui oleh pak Ato. Peserta Pelatihan Masa Persiapan Pensiun BRI ini diharapkan bisa langsung beraksi begitu mereka menerima surat MPP mereka. Warung bisa dibuka langsung di rumah, bisa dibuka di teras, di garasi, ruang kosong halaman atau dimana saja.

Dengan naiknya BBM, modal yang diperlukan saat ini pasti tidak bisa sebesar 3 juta rupiah saja, seperti yang biasa disampaikan oleh instruktur pelatihan. Namun tetap relatif lebih murah dibanding usaha lain yang sejenis. Apalagi kalau di rumah sudah ada perlengkapan pendukung, misalnya kompor, panci dan sebagainya. Modal awal peralatan akan bisa direduksi.

Untuk bulan ini info pelatihan dari status FB instruktur pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 29 Nopember 2014 jam 10:00 sd 13:00 di Taman Kuliner Condongcatur. Bagi yang tertarik silahkan SMS saja pada sang instruktur Yeni Rumiyaningtyas no hape 08883087532. Semoga Pelatihan Mie 29 Nopember 2014 ini lancar adanya. Amin.

Salam sehati

Owner Mie Sehati belajar gowes memakai RB MOSSO

Instruktur Mie Sehati belajar gowes memakai Sepeda MOSSO

+++

Administrasi pelatihan sebesar 200 ribu rupiah dapat ditransfer ke rekening di bawah ini :

Bank Mandiri an Yeni Rumiyaningtyas No : 156-000-1476-367
BCA an Yeni Rumiyaningtyas No : 873 000 4045.