Benchmarking : Soto Sholeh Jogja

Perjalanan ke Jogja kita manfaatkan untuk mampir ke Warung Soto Sholeh. Sebuah warung soto yang sudah ditinggal oleh pendirinya karena dipanggil Tuhan Yang Maha Kuasa. Saat ini warung ini dikelola oleh putra-putra beliau dan kita ingin membuktikan bahwa rasanya masih enak dan kita juga ingin melakukan konfirmasi terhadap nama-nama resto yang dimuat dalam buku “100 Warung Enak di Jogja”

Pada halaman 109 di buku tersebut, tertulis bahwa Soto Sholeh adalah soto dengan bumbu yang sangat sederhana (tidak banyak rempah), sehingga rasa kaldunya terasa yang menonjol. Letak warung soto ini di Jalan Wiratama Tegalrejo, hanya berjarak beberapa ratus meter saja dari rumahku di Cungkuk Kasihan Bantul, sehingga perjalanan ke warung ini tidak banyak memakan waktu.

Di halaman parkir kujumpai sebuah mobil khas wong Jogja. Isinya coretan-coretan plesetan khas Jogja.

Memasuki ruangan dalam aku langsung pesan soto seperti biasa. Sambil menanti datangnya sang soto, pandanganku berputar-putar ke dinding ruangan. Kulihat berbagai macam kalender dari berbagai macam vendor atau institusi saling berdampingan dengan berbagai model khas masing-masing. Ini berbeda dengan dinding warung Mie Ayam Sehati yang penuh dengan gambar istriku bersama Dedy Mizwar, Gugun Gondrong. Alya Rohali, Om Bob Sadino maupun artis-artis lain yang pernah berfoto bersama istriku.

Miss Universe Indonesia 1996

Akhirnya pandanganku sampai juga ke deretan jam dinding yang berjejer cukup rapih. Modelnya mirip resto KimTeng di Pekanbaru. Sepintas menunjukkan beberapa nama yang sering kita dengar atau lihat, sampai akhirnya aku merasakan ada yang aneh dengan jam yang berderet itu.

Bukankah semua jam itu menunjukkan waktu Indonesia Bagian Barat, tapi kenapa tidak ada jam yang sesuai dengan angka yang tertulis di jam tanganku atau jam di ponselku?

Variasi waktu yang ada di jam itu terlalu jauh, sehingga jadi makin tidak jelas, jam yang mana yang akan dipakai sebagai acuan waktu Indonesia bagian barat.

Belum selesai memandangi jam di dinding, semangkuk soto sudah terhidang di depanku dan tentu saja yang paling menarik selain soto adalah kumpulan kolesterol tinggi yang ada di piring kecil di samping mangkok soto. Ini tentu berbeda dengan konsep Mie Ayam Sehati yang menampilkan menu yang sehat semua. Tanpa penyedap, tanpa pengawet dan tetap lezat bergizi.

Seperti juga di Soto Kadipiro atau Soto Sawah yang letaknya berdekatan dengan soto Sholeh, maka pasti ada makanan kolesterol tinggi yang menyertai sajian soto ini.

Di Soto kadipiro aku lebih suka dengan babatnya, sementara di soto Sholeh ususnya lebih merangsang minat untuk menggapainya.

“Dokter hanya ada di rumah sakit, jadi tidak ada yang melarang memakan makanan kolesterol tinggi ini!”

Godaan aroma usus ini memang sangat kuat dan akhirnya, tanpa dapat ditahan lagi, satu potong usus masuk juga ke perut. Rasanya memang masih luar biasa. Bolehlah kita mengabaikan pesan dokter di lembar medical check up kalau sudah ketemu dengan suasana ini.

Bila masih ingin sehat dan dijauhkan dari makanan kolesterol tinggi disarankan jangan datang ke resto ini. Dijamin tidak tahan melihat penampilan makanan ini. Silahkan datang saja ke Mie Ayam Sehati, dijamin sehat, lezat dan bergizi.

Pelayanan yang cepat dan rasa yang mantap membuat warung ini tak pernah sepi pengunjung. Apalagi harganya tetap harga Jogja, murah meriah dan “ngangeni” (bikin kepingin datang lagi).

Meskipun warung ini buka dari pagi sampai sore, tapi jangan kecewa kalau baru jam 13.30 warung sudah tutup karena kehabisan stok makanan yang mau dijual. Apalagi kalau datang ke warung ini saat sudah malam, dipastikan hanya melihat warung yang gelap gulita saja.

Bagiku, minuman yang paling cocok di warung ini adalah jeruk hangat, sehingga setelah selesai makan, dijamin badan akan mandi keringat. Puas tak terkira saat masuk mobil dan diterpa sejuknya AC mobil. Kalau tidak hati-hati, kita bisa jatuh tertidur saking nikmatnya suasana.

Pikir dahulu sebelum ke soto ini. Jangan sampai merasa terperangkap ketika sudah masuk ke warung. Kalau untuk anak muda atau anak tua yang bebas kolesterol, maka soto ini pasti bisa dijadikan sebagai pilihan utama.

Salam Sehati buat para kuliner mania Indonesia.

Share and enjoy

Tinggalkan Balasan