Berbagi Bisnis ke Mojokerto dan Yogyakarta

Sabtu, 8 Mei 2010, tim sharing bisnis mie Ayam Perto berbagi bisnis di dua kota yang penuh nuansa, itulah kota Mojokerto dan kota Yogyakarta. Inilah cerita tentang “Berbagi Bisnis ke Mojokerto dan Yogyakarta”

Di Mojokerto, lokasi yang dipilih adalah Resto Bakso Kuto Cak To. Inilah sebuah resto Bakso yang dilengkapi dengan HotSpot gratis. Sharing bisnis disini langsung dipimpin oleh Master Mie Perto, pak Syamsu Irman. Acara agak molor karena sang Master terganjal macet di jalan.

Di Yogyakarta, lokasi yang dipilih adalah gudangnya makanan enak yaitu di Kampung Kauman, tempat para pengrajin kue Emmlily beraksi. Sharing bisnis di Yogya ini dipimpin oleh asisten Master Mie, itulah Ibu Yeni Eshape yang memang selalu menjadi pilihan kedua bila sang Master mempunyai acara yang berbarengan.

Acara sharing bisnis Mie Perto saat ini memang diadakan dengan dua model sharing, yaitu model sharing seperti yang dilakukan di Mojokerto atau di Yogya ini dan satunya adalah model sharing dengan tempat tetap yaitu di Gerai Mie Ayam Sehati, Cikarang.

Sharing di Gerai Mie Ayam Sehati dilakukan setiap dua minggu dengan melakukan konfirmasi pendafataran ke ibu Yeni Eshape, 08883087532. Konfirmasi diperlukan agar semua peserta sharing dapat secara optimal mengikuti dan mendapatkan manfaat dari acara sharing ini.

Peserta ideal untuk sharing di gerai mie ayam sehati adalah sepuluh orang, dan terasa kurang ideal ketika pesertanya sampai puluhan orang. Dengan adanya konfrimasi ini calon peserta bisa negosiasi waktu yang optimal. Hal ini juga untuk mengatasi para peserta yang sering datang tanpa undangan.

Saat diadakan acara sharing bisnis di Mojokerto, pada saat yang bersamaan ada juga acara yang digelar oleh TDA (Tangan Di Atas) Jember dan inilah luar biasanya TDA Surabaya. Meskipun mempunyai dua acara yang dilakukan secara bersamaan,tetapi para aktifisnya bisa membagi waktu untuk mensukseskan semua acara yang digelar.

Seperti biasa, saat acara dimulai para peserta masih “jaim”. Mereka duduk agak jauh dari pembicara utama, tapi begitu sang master meletakkan microphone dan mulai beraksi dengan jurus-jurus sharingnya, maka para peserta pelatihan langsung merangsek maju mendekati sang master.

Suasana jadi makin hiruk pikuk karena semua ingin berdekatan dan semua ingin mengabadikan apa yang dilakukan oleh sang master dan apa saja yang sudah dihasilkan dari kegiatan sang master. Camera apapun dipakai untuk mengabadikan hasil karya sang master ini.

Kalau tidak sanggup mendekati, maka tidak ada salahnya naik kursi untuk bisa melihat lebih jelas. Canda tawapun makin meriah saat sang master mulai mengobral guyonannya.

“Tolong ayamnya dipotong sebesar dadu ya bu…”

“Iya pak…”

“Ayamnya saja ya yang dipotong, tangannya jangan…” dan berderailah suara tawa di ruangan itu….

Gurauan segar khas pak Syamsu terus mengalir mengikuti acara sharing bisnis ini, sehingga tak terasa waktu terus berlalu dan tahu-tahu sudah mendekati adzan dhuhur.

Inilah saat yang ditunggu-tunggu oleh para peserta untuk bernarsis secara jamaah di depan resto bakso ini. Mereka tinggalkan dulu acara membuat minyak mie ayam dan membuat adonan tepung untuk mie demi mengikuti acara “yang satu ini”.

Selesai bernarsis ria, acara dilanjutkan dengan memeriksa apakah adonan yang dibuat sudah bisa dilanjutkan dengan proses penipisan adonan dan kemudian proses pembuatan mienya sendiri.

Kelebihan pak Syamsu dalam melakukan demo mie ini adalah cara berbaginya yang luar biasa. Tidak hanya proses pembuatan mienya yang penuh dengan trik tetapi cara pemasarannyapun disampaikan dengan sangat luar biasa.

Acara di Yogya juga tidak kalah meriahnya. Mirip dengan acara-acara di lain tempat sebelumnya, biasanya ada saja yang membawa perlengkapan audio visual untuk merekam acara itu.

Selesai acara di Yogya, komentar dari salah satu peserta ABG vai SMS adalah sebuah kata yang menggambarkan semua proses acara itu.

“S U K S E S”

Sementara itu seorang ibu dari Mojokerto yang cantik dan terlihat sangat lincah saat mengikuti sharing ini mengirim SMS padaku dengan isi yang menunjukkan semangat Mojokerto adalah semangatACTION yang sangat luar biasa.

“…insya Allah beberapa rekan TDA akan bergabung untuk membuka bisnis ini,minggu depan sudah mulai RUN….”

Aku sampai specchless mendapat SMS ini. Benar-benar semangat yang luar biasa. Tidak sia-sia sang master meluncur dari belahan Jawa sebelah Barat menuju belahan Jawa sebelah Timur.

Semoga apa yang kita lakukan bersama-sama ini, baik di Mojokerto maupun di Yogyakarta bermanfaat bagi kita semua. Amin.

+++

Bersama para selebritis TDA Mojokerto, mas Andi dan mas Budi.

Share and enjoy

9 thoughts on “Berbagi Bisnis ke Mojokerto dan Yogyakarta

  1. salam sukses utk rekan2 TDA mojokerto yang semangatnya luar biasa,saya akan datang lagi utk berikan sharing pengembangan usaha,sampai jumpa dan salam sukses

  2. Wuihhhhh…mantap Tenan. Gimana caranya bisa sampe ke luar daerah tuch Mie Perto. Semoga jaringan Usaha nya makin berkembang dan maju pesat…Mie Perto dan Mie Sehati memang Maknyossssss…..

    • Mie Perto memang selalu sabar membimbing siapapun yang bersedia dibimbingnya.
      Mie Sehati hanya ikutan saja.

      Salam

  3. Pingback: Mie Ayam Hijau Sehat Mojokerto | Mie SEHATI
  4. Pingback: Mie SEHATI

Tinggalkan Balasan