Berburu Jamur (lagi)

Setelah menulis artikel tentang berburu jamur, maka rasanya belum tuntas kalau belum ketemu dengan tempat budi daya jamur merang ataupun kalau bisa jamur kancing. Du ajenis jamur inilah yang masuk di menu mie sehati, sebagai campuran ayam filet pada menu mie sehati.

Secara kebetulan terlihat papan nama Sentra Jamur merang di daerah Sedayu, sehingga langsung bikin action berburu ke daerah Sedayu untuk melihat dari dekat budi daya jamur merang.

Perjalanan sekitar 13 km dari Yogyakarta arah Wates terasa cepat berlalu karena jalanan cukup sepi sehingga bisa ngebut dengan nyaman.

Sampai di lokasi langsung ngobrol dengan pak Mardjan Jamur. Orangnya sangat dan langsung mengajak tim mie sehati untuk menuju lokasi budi daya jamur. Pak Bandi sebagai koordinator di tempat pembudi dayaan jamur akan menerima tim mie sehati.

Tenryata pak Bandi sangat ramah dan bercerita panjang lebar tentang proses panen jamur.

“Sampai saat ini permintaan rutin sekitar 400 kilo, tapi hanya bisa kita pasok sekitar 200 kilo saja. Jadi kondisi pasar masih sangat terbuka untuk bisnis jamur merang”

“Kenapa produksi tidak ditingkatkan menjadi 400 kilo, sesuai jumlah pemesan?”

“Saat ini media jamur merang ini sangat sulit didapat. Silahkan lighat di gudang kami. Media untuk tumbuh jamur ini masih sangat terbatas pasokannya, sehingga otomatis jamur yang dihasilkan ikut terbatas”.

“Bukannya bisa dipakai kardus sebagai pengganti media yang makin sulit didapat?”

Pak Bandi tersenyum mendengar pertanyaanku.

“Pakai kerdus sih bisa pak. Tapi silahkan lihat lokasi budi daya jamur ini. Apa ya tidak lebih sulit mencari kertas kardus sebanyak yang kita butuhkan?”

Sambil terus bercerita, pak Bandi terus menunjukkan beberapa lokasi budi daya jamur ini.

“Yang ini besok sudah bisa panen pak. Satu meter persegi hasilnya sekitar 2 kilo, jadi dari satu ruangan ini paling tidak ada 80-100 kilo jamur”

“Jadi saran bapak sebaiknya gimana? Apakah saya datang kesini setiap ada perlu jamur atau saya budi daya saja sendiri?”

Pak Bandi kembali tertawa mendengar pertanyaan bodohku.

“Untuk saat ini sebaiknya bapak beli saja ke pedagang jamur. Tidak harus beli disini, bapak bisa mencari penjual jamur yang sudah bapak kenal”

Kalau dihitung-hitung murah juga kalau bisa langsung ke petani. 1 kilo jamur merang hanya sekitar 17 sampai 18 ribu per kilonya. Bandingkan dengan harga di pasar Yogyakarta yang bisa mencapai harga sampai 24 ribu per kilonya.

Share and enjoy

4 thoughts on “Berburu Jamur (lagi)

  1. Pingback: Mie SEHATI
  2. Pingback: Mie SEHATI

Tinggalkan Balasan