Bronkos Koyor

Lezatnya Bronkos alun-alun lor

Sebuah warung kecil yang terletak di depan PDHI Alun-alun Utara Yogyakarta selalu penuh dengan suasana kehangatan khas Yogya. Obrolan ngalor ngidul selalu mewarnai acaraku saat nongkrong di warung Bronkos Koyor itu. Obrolan politik sampai sepak bola semua masuk dalam topik obrolan yang meloncat-loncat.

Lezatnya Bronkos alun-alun lor

Lezatnya Bronkos alun-alun lor

Biasanya selain penjual aslinya, ada beberapa orang yang suka nongkrong di warung itu. Ada yang memang pelanggan warung itu tetapi ada juga tetangga pemilik warung yang sengaja duduk untuk menemani ngobrol.

“Iki ono SMS seko XXX, lagi nganggur, opo dijak mrene wae kang?” (Ini ada SMS dari XXX, lagi menganggur, apakah diajak kesini saja mas?)

“Sudah diajak kesini saja. Mumpung ada pasar sekaten”, jawab yang ditanya.

Topik itu bisa segera berubah menjadi topik lain dalam sekejab saja. Tahu-tahu sudah ada nama BEPE atau Riedl dalam obrolan kita.

“Timnas kita itu yang bagus ya pelatihnya. Selalu bisa menempatkan diri. Tahu harus berbuat apa.”

“Benar mas, kelihatannya mas media dan masyarakat terlalu banyak berharap pada tim kita, sehingga salah-salah bisa menjadi anti klimaks kalau perlakuannya seperti ini”

Diluar obrolan itu, maka warung ini layak untuk dikunjungi oleh par apecinta kuliner Yogyakarta. Suguhan yang disajikan adalah oseng-oseng mercon, soto dan bronkos koyor.

“Soto ini hanya saya isi separo saja mas. Saya tidak mau beresiko untuk megisi penuh”

“Kalau bronkosnya pak?”

“Nah kalau bronkos, selalu saya isi penuh tempatnya. Selalu habis sih…”

Bronkos di warung ini memang istimewa. Berbeda dengan warung bronkos lainnya yang koyornya masih alot, maka di warung ini koyornya sangat empuk. Cita rasa kelezatannya juga di atas rata-rata, sehingga anakku Lilo yang biasanya susah makan bis ahabis dua porsi di warung ini.

Teman-temanku sampai ada yang komentar soal lahapnya Lilo memakan bronkos ini.

“Bodi boleh sedan tapi muatan tronton deh”

Memang luar biasa sih warung kecil ini, jadi bagi yang penasaran silahkan coba saja menunya. Biasanya aku berdua sama Lilo pesan nasi bronkos, lengkap pakai telor, ditambah jeruk panas menghabiskan duit 26 ribu rupiah.

Piring ke dua nih....

Piring ke dua nih....

Share and enjoy

One thought on “Bronkos Koyor

  1. Pingback: Mie SEHATI

Tinggalkan Balasan