Diskusi Bisnis Mie Ayam Sehati dan Nasgome

cikarang-online-02

“Pusatnya di Cikarang, tetapi cabangnya ada dimana-mana”, begitu ucap suhu Mie Perto saat seorang “audience” menanyakan tentang Mie Ayam SEHATI saat acara diskusi bisnis UKM di Cawang Jakarta.

Sabtu, 27 Maret 2010, Mie Ayam SEHATI memang diundang oleh penggemarnya untuk melakukan “sharing” bisnis UKM terutama dalam menjalankan bisnis Mie Ayam dan Nasgome [nasi goreng mewah]. Tim bisnis Mie Ayam SEHATI yang hari itu dikomandoi oleh wartawan Cikarang Online, Eko Eshape, yang juga merangkap sebagai Kobama Bekasi berangkat dari Gerai Mie Ayam SEHATI mempergunakan dua mobil.

Seperti biasa, maka diskusi bisnis ini selalu dimulai dengan demo membuat mie, mulai dari tips pemilihan bahan mie sampai ke cara pengolahan yang paling optimal. Audience yang tadinya terlihat menjaga jarak, karena model tempat pelatihan yang mirip model kelas, akhirnya larut juga dalam acara ini danmulai beranjak dari tepat duduk masing-masing untuk asyik mengikuti proses pembuatan mie ini langsung di dekat master Mie Sehati.

Pertanyaan-pertanyaan yang tadinya muncul secara sporadis akhirnya berubah menjadi berondongan pertanyaan dan seperti biasa selalu dapat dijawab dengan baik oleh sang Master Mie SEHATI.

“Kalau merk yang bapak sebutakan tadi tidak ada di pasaran apa yang harus dilakukan pak?”

“Ada tiga pilihan untuk tepung ini, protein tinggi, sedang dan rendah. Jadi silahkan pilih merk apapun yang penting jangan mengganti protein sedang dengan protein rendah”

“Kalau kecap, apa harus pakai Bango?”

“Ya, untuk mie ini sebaiknya memakai kecap Bango. Saya tidak ada hubungan dengan pembuat kecap bango, tetapi itulah yang paling cocok untuk mie ini”

“Mengapa bapak fanatik dengan kecap Bango, Saus Belibis dan tepung Segitiga Biru?”

“Bukan fanatik tetapi itu yang paling cocok dengan mie ini. Khusus untuk tepung tidak harus memakai segitiga biru, yang penting adalah kandungan protein dari tepung itu. Makin tinggi tentu main mahal dan untuk mie ini bisa dipakai tepung model apapun, demikian juga untuk minyak gorengnya silahkan memakai merk apapun”

Satu demi satu pertanyaan dapat dijawab dan peserta diskusi bisnis Mie Ayam ini makin antusias mengikuti proses pembuatan mie ini.

“Jangan lupa, sehabis praktek membuat mie, kita adakan juga praktek nasgome alias nasi goreng mewah

“Kok dibilang mewah kenapa pak?”

“Hahaha… warung nasi goreng ini pertama kali didirikan mepet sawah, jadi kita sebut nasi goreng mewah”

Berderai para peserta diskusi mengikuti jawaban sang Master yang memang selalu penuh dengan humor. Kadang-kadang peserta terkecoh dengan jawaban serius sang Master yang ternyata penuh guyon.

“Ingat jangan memakai minyak goreng merk XXX d an YYY..!!!”

“Kenapa pak?”, peserta langsung antusias bertanya

“Karena harganya mahal!”, jawab sang Master Mie enteng.

Suasana diskusi memang sangat cair dan semua peserta bisa bebas bertanya tanpa perlu merasa dipermalukan.

Proses diskusi sendiri memang berlangsung sejak proses pembuatan mie dimulai sampai saat akhirnya para peserta menyantap masakan yang sudah selesai dimasak.

“Dari semua yang bapak lakukan terhadap mitra bapak, sebenarnya apa yang bapak cari, keuntungan apa yang bapak dapat?”

“Teman pak. Kalau kita mencari uang, maka hubungan kita akan hambar dan selalu bermuara pada uang, tetapi kalau mencari teman, maka semua akan kita dapat”

Sang penanyapun mengangguk-angguk mendengarkan jawaban cerdas dan tak terduga dari sang Master.

“Bisa diulang pak, bagaimana cara bermitra dengan Mie Ayam SEHATI dan apa yang harus kita lakukan, maksudnya persyaratannya?”

“Persyaratannya mudah sekali pak, yang penting kemauan yang keras untuk memulai usaha dan selalu berprasangka baik terhadap bisnisnya”

Sang masterpun menjelaskan persyaratan menjadi mitra bisnis Mie Ayam SEHATI.

1. Semua orang berhak menjadi mitra kerja Mie Ayam SEHATI.

2. Membeli bumbu mie sebanyak 50 sachet per paket atau senilai 250 ribu. 1 sachet bumbu ini bisa dipakai untuk membuat 1 kg tepung

3. Mempunyai modal sekitar 3 juta

4. Menyumbangkan keuntungan yang didapat sebesar minimal 2,5 % untuk disalurkan ke yang membutuhkan.

“Tiga juta itu untuk beli apa saja pak?”

“Semua peralatan ini harganya sekitar 3 juta, tapi kalau bapak sudah punya kompor sendiri, maka kurangi angka tiga juta dengan harga kompor itu”

“Yang paling mahal yang mana pak?”

“Hanya mesin pembuat mie ini yang paling mahal. Harganya 525 rebu di Karawang”

Diskusi terus mengalir dan para hadirin makin antusias bertanya tentang segala hal menyangkut proses pemasaran bisnis ini. Topik yang tadinya berkisar ke proses pembauatan mie dan nasi goreng sudah bergeser ke proses pemasaran mie ayam dan nasi goreng.

“Pemasaran yang paling efektif dari sebuah gerai kuliner adalah pemasaran dari mulut ke mulut, jadi sebaiknya berikan makanan terbaik buat teman-teman yang kita sayangi secara gratis”

“Adakan acara pembukaan yang meriah dengan mengundang teman-teman kita dan mereka dipersilahkan makan secara gratis. Selanjutnya jangan lupa untuk melakukan demo pembuatan mie di depan para penyantap mie kita, sehingga mereka yakin betul bahwa apa yang mereka santap sudah melalui proses yang higienis dan tetap menghasilkan cita rasa yang lezat mantap!”

Akhirnya saat matahari sudah melewati titik kulminasinya, maka acara inipun berakhir dan tim bisnis Mie Ayam SEHATIpun akhirnya meninggalkan Gedung Waskita, tempat acara ini dilaksanakan. Tidak lupa acara narsis berjamaah menutup acara diskusi bisnis ini.

cikarang-online-02

 

Sakses buat para blogger Cikarang-Bekasi yang tergabung dalam komunitas TDA sebagai inti dari tim Bisnis Mie Ayam SEHATI ini.

Share and enjoy

24 thoughts on “Diskusi Bisnis Mie Ayam Sehati dan Nasgome

  1. Pingback: Kuliner Cikarang merambah Jakarta | cikarangonline.com | Portal Informasi Kota Industri
  2. asalammualaikum pak… saya ingin bertanya faktor apa yang membuat bapak merintis uahaha tersebut…..! trimaksih
    seandai@ bisa jadi kek pabak allangkah senang@ hidup ni…!
    (ACEH)

    • Wa’alaikum salam,

      maaf telat njawabnya

      Tim Mie Ayam SEHATI ini disatukan oleh semangat berbagi di TDA, mereka merupakan anggota mastermind cikarang 2.

      Ini adalah kelompok para pengusaha, calon pengusaha maupun yang tidak punya usaha tetapi ingin menjadi wira usahawan.

      Mereka saling bercerita tentang mimpi masing-masing dan yang mendengar mimpi-mimpi itu akan memberikan masukan untuk tercapainya cita-cita dari anggota kelompoknya itu.

      Salam

      • @Asyari

        Untuk ke Aceh memang masih dalam perencanaan, selain karena jauh juga jadwal di tempat lain sudah berjubel

        Insya Allah dimudahkan oleh Tuhan
        Amin

        Salam

  3. Assalamualaikum..
    pak..kapan di Tangerang diadakan pelatihan membuat mie sehat? sepertinya ditangerang masih kuang pemasok mie ayam sehat. kalo memungkinkan, Insya Allah saya juga ingin berkecimoung dan mengembangkan bisnis ini. Terima kasih atas jawabannya.
    wassalam..

    • insya Allah
      kita juga akan mengadakan acara sharing bisnis di Tangerang
      tunggu saja tanggal mainnya
      nanti kita muat di blog ini

      salam

  4. Pingback: Kewalahan Diserbu Penggemar | Mie SEHATI
    • Peserta pelatihan mie sehat di Festival Wirausaha 2010 memang luar biasa.
      Kasihan pak Syamsu sampai kewalahan menjawab pertanyaan yang bertubi-tubi datang.

      Salam Sehati

    • Yang dipikirkan adalah hanya selalu membari, sehingga kaget sendiri ketika ternyata dengan banyak memberi maka banyak juga menerima rejeki dari tempat yang tidak disangka-sangka

  5. bisnis online memang sangat mengasykkan, terus semangat. make money online. bisnis online mewajibkan kita tetep fokus dan konsentrasi.

  6. I really enjoy studying on this website , it has great blog posts. “Dream no small dreams. They have no power to stir the souls of men.” by Victor Hugo.

Tinggalkan Balasan