Grand Launching Mie Sehati Yogyakarta

Blogger Internasional itu akhirnya muncul juga di acara Grand Launching Mie Sehati Yogyakarta. Inilah blogger yang sudah sehidup seCikarang denganku. Sejak kenal lewat saling berkomentar di blog, maka aku sering berduaan kemana-mana dengan mas Amril, penasehat Beblog maupun Angin Mamiri.

Kali ini, bersama pasukannya dari Cikarang, mas Amril datang menghadiri acara Grand Launching Mie Sehati di Yogyakarta. Beberapa blogger dari Yogyakarta juga ikut menghadiri acara ini, tetapi paling banyak justru para saudara, baik yang dekat maupun yang jauh. Mulai dari Padang-Sumbar, Bali dan tentu saja saudara yang masih setia di Yogyakarta, hari ini tumplek bleg memenuhi lokasi Gerai Mie Ayam Sehati | Perto Groups.

Aku yang ngobrol bersama keluarga dari Bali dan mas Amril tidak tahu kalau di luar tenryata banyak yang sudah kehabisan kursi, sehingga kursi cadangan perlu dikeluarkan juga.

Warung kecil ini memang memakai pendingin udara, akibatnya kesibukan di luar warung tidak terpantau dengan jelas di dalam.

Begitu adzan Dhuhur terdengar dan kita menuju Mushola, baru ketahuan kalau di luar sudah banyak tamu yang duduk atau malah sudah pergi ke Mushola. Beberapa di antaranya malah sudah pamitan karena merasa sudah terlalu lama di warung Mie Sehati.

Aku hanya bisa minta maaf pada mereka, karena tidak bisa melayani dengan baik. Semoga mereka memahaminya.

Sepeninggal keramaian di siang hari ini, maka menjelang asar akhirnya para saudara berpamitan pulang. Beberapa keluarga sempat berfoto dulu bersama kita, tetapi sebagian yang lain sudah tidak sempat berfoto-foto lagi.

Akhirnya kitapun bisa bernafas sebentar, sebelum akhirnya harus menerima gelombang ibu-ibu yang berdatangan begitu melihat para saudaraku sudah mulai berpamitan. Mereka adalah para tetangga yang sengaja kita undang untuk saling bersilaturahmi sambil memperkenalkan produk Mie Sehat dan bergizi tetapi tetap dengan rasa lezat tiada tara ini.

Beberapa di antara ibu-ibu itu asyik memperhatikan cara kita membuat mie. Sementara dua adikku terlihat semangat membuat mie sambil ditonton oleh para ibu-ibu. Kita memang ingin menunjukkan bahwa mie ini diproses pada hari ini dengan cara yang higienis dan disajikan pada hari ini juga.

“Berarti harus tiap hari membuat Mie ya mas?”

“Benar, kita memang membuat mie pada hari ini dan dijual pada hari ini juga. Tanpa dicampur bahan pengawet dan tanpa bahan penyedap (kimiawi)”

“Tahan berapa lama ya?”

“Kita sepakati bahwa setelah 8 jam, maka mie ini tidak akan dijual untuk umum, meskipun masih laik pakai. Setelah 12 jam baru benar-benar kita buang mie itu”

“Mi ini kan berwarna hijau. Ada berapa macam warna sih dan tersedia rasa apa saja?”

“Warna mie tergantung bahan campurannya. Untuk warna hijau kita pakai sawi, kita bisa juga pakai wortel atau apa saja, yang poenting bukan pewarna buatan. Kalau soal rasa, kita hanya bisa menyediakan 3 (tiga) rasa saja”

“Apa itu?”

“Pertama Rasa Enak, Kedua Rasa Enak Banget dan Ketiga Rasa Enak Tenan!:-)”

Tepat jam 17.00 saat tamu undangan kita batasi jamnya, tapi warung ini masih buka sampai jam 20.00 wib. Khusus hari Selasa tutup sehari penuh. Sedangkan hari Minggu kita isi dengan pelatihan membuat mie dan pelatihan cara memasarkan mie ayam.

Penjualnya cantik sih,jadi laris manis...

Penjualnya cantik sih,jadi laris manis...

Share and enjoy

15 thoughts on “Grand Launching Mie Sehati Yogyakarta

  1. Thanks Mas Eko, atas sambutannya yang meriah pada peresmian Mie Sehati Yogya. Memang rasanya mantap bener. Semoga Mie Sehati Yogya sukses terus menebar berkah dan pesona..

    • Makasih atas kehadirannya mas Amril.

      Jauh-jauh dari Makasar eh Cikarang sampai juga ke Jogya untuk menyaksikan pembukaan gerai Mie Ayam Sehati cabang Jogya.

      Semoga doa kita terkabul mas. Amin.

      Salam Sehati

  2. salam,

    mau tanya apakah mie sehati rutin mengadakan pelatihan membuat mie ayam ?
    apakag hanya kalangan tertentu atau umum,

    terimakasih

    • Salam.

      Benar mbak Husna. Mie Ayam Sehati mengadakan pelatihan rutin setiap dua minggu sekali.

      Biasanya diadakan pada minggu ke dua dan ke empat. Lebih jelasnya bisa sms atau call ke ibu Yeni 0888 308 7532

      Pelatihan ini terutama memang untuk anggota Komunitas Tangan Di Atas (TDA), namun tetap terbuka juga kemungkinan untuk masyarakat umum memgikuti pelatihan ini.

      Mari kita saling berbagi.

  3. Assalamualaikum.wr.wb..Salam Kenal ya…Selamat atas dibukanya mie ayam Sehati cabang Yogyakarta…semoga sukses selalu…wah ada pelatihan buat mie ayam tanpa pengawet boleh juga tuh…kapan2 kami mampir…sekalian ikutan pelatihan boleh ya pak…? Kami dari sobasku.com sekali lagi Selamat…

    • Assalamualaikum.wr.wb..Salam Kenal ya…Selamat atas dibukanya mie ayam Sehati cabang Yogyakarta…semoga sukses selalu…wah ada pelatihan buat mie ayam tanpa pengawet boleh juga tuh…kapan2 kami mampir…sekalian ikutan pelatihan boleh ya pak…? Kami dari sobasoku.com sekali lagi Mengucapkan Selamat…semoga semakin jaya..Amin

    • silahkan mampir mbak
      siapa tahu kita bisa pesan baksonya juga

      hehehe…
      kontak Ibu Yeni untuk info pelatihan ya
      088 308 7532

      untuk pelatihan bulan depan tanggal 10 dan 24 Oktober 2010

      salam sehati

  4. Assalamualaikum.wr.wb..Salam Kenal ya pak. boleh juga usaha mie sehati, kalau untuk pelatihan di lampung kira2 kapan ya pak? masalahnya saya kepingin memulai bisnis mie ayam.

  5. Assalamualaikum pak Eko..makasih banget yaaa untuk pelatihan mienya…ternyata uenaaak banget….dan warnanya juga menarik tidak monoton..solusi untuk anak2 juga yang tidak suka makan sayur ya… Oiya nanti saya kabari Insya Allah kalo sudah launching baksonya…Salam buat bu Yeni…Sukses selalu…

    • adakan saja pelatihan membuat bakso di warung mie sehati
      nanti kita support untuk mencari peserta agar mbak Mayrich juga makin banyak amalnya
      amin
      saya juga pingin belajar membuat bakso tanpa pengawet

      salam sehati

  6. Assalamu’alaikum pak eko,saya dari Pekalongan,apa ada pelatihan di Pekalongan.Kalo di yogaya biasanya kapan diadakan pelatihan untuk mie ayam dan bakso.Saya tertarik dengan usaha mie ayam.

Tinggalkan Balasan