Kisah Bijak (1)

Pagi ini membaca pesan yang masuk di kotak surat dan aku menemukan tulisan yang pernah beberapa kali kubaca tapi rasanya masih enak untuk dibaca lagi. Sumber tulsian ini tidak jelas darimana, pertama kali kubaca sudah beberapa tahun lalu.

Ini tulisannya :

+++

Suatu hari keledai milik seorg petani jatuh kedlm sumur. Hewan itu menangis memilukan selama berjam-jam sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya.

Akhirnya,si petani memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup – krn berbahaya), jadi tidak berguna untuk menolong si keledai, dan ia mengajak tetangga2 nya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah kedlm sumur.

Ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian, tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam.

Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan kedalam sumur. Si petani melihat kedlm sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.

Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh ber-sekop2 tanah dan kotoran, sikeledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang – guncangkan badannya agar tanah yg menimpa punggungnya turun kebawah,lalu menaiki tanah itu. Sementara si petani dan tetangga2nya terus menuangkan tanah kotor keatas punggung hewan itu, sikeledai terus juga mengguncangkan badannya dan melangkah naik.

Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri !

THINGS TO LEARN :
Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari “sumur” (kesedihan, masalah, dsb adalah dgn mengguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran dan hati kita) dan melangkah naik dari “sumur” dgn menggunakan hal-hal tsb sebagai pijakan. Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan utk melangkah.

Kita dapat keluar dari “sumur” yg terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah ! Ingatlah aturan sederhana tentang Kebahagiaan :
1. Bebaskan dirimu dari kebencian
2. Bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan.
3. Nikmati hidup.
4. Berilah lebih banyak.
5. Berharaplah lebih sedikit.
6. Tersenyumlah.
7. Miliki teman yang bisa membuat engkau tersenyum.

+++

Mari kita hadapi hidup ini dengan senyum.

+++

Gambar diambil dari sini dan dari sini

Share and enjoy

8 thoughts on “Kisah Bijak (1)

  1. terimakasih sharing-nya pak eko.. sungguh menyejukkan apalagi bila kita sedang diuji dg ‘timpukan kotoran’.. Allah sungguh Maha Tahu dan Maha Rahim, amin..

Tinggalkan Balasan