Menempuh jarak 400 km lebih untuk belajar @MieSehati

peserta pelatihan mie sehati dari Bandung

“Peserta pelatihan yang paling jauh dari mana ya mas?”, tanya seorang murid pelatihan mie sehati di Jogja ketika kita sedang bersama menuju tempat sholat saat ISHOMA.

“Kalau yang diadakan di Jogja, dari Kalimantan mas”, jawabku cepat sambil mencoba berpikir, jangan-jangan ada yang lebih jauh.

Yang kuingat, saat pelatihan di Cikarang, peserta paling jauh datang dari Riau (DUMAI) dan saat pelatihan di Jogja peserta paling jauh datang dari Sampit Kalimantan. Kalau peserta paling heroik adalah seorang cewek cantik yang berasal dari Tegal. Dengan mengendarai sebuah sepeda motor bebek, dia berangkat dari Tegal menuju Jogja dan menginap (dulu) di Purwokerto.

Pembalap-dari-Tegal (1)

Iseng akupun bertanya pada salah satu peserta pelatihan.

“Darimana mas?”

“Dari Bandung”

“Ooo… bulan lalu ada juga peserta dari Bandung. Dia membaca info di blog mie sehati tentang pelatihan ini dan memilih Jogja daripada Jabodetabek. Lebih susah mencari alamat di Jabodetabek daripada di Jogja”

Pembicaraan iseng itu terjadi saat pulang dari mushola sehabis ISHOMA. Pembicaraan ini jadi seru ketika pulangnya kulihat dia naik sepeda motor dengan pelat “D” dan sepertinya dia akan ke Bandung naik sepeda motor dari Jogja langsung.

“Lho.. ke Bandung nggak naik kereta api? Mau Naik sepeda motor?”

“Iya mas, kehabisan tiket kereta api jadi akhirnya naik motor saja”

“Wah kalau nggak salah jaraknya sekitar 463 kilometer tuh. Berapa kali berhenti?”

“Nggak pernah berhenti mas. Hanya berhenti kalau isi bensin di POM Bensin”

“Nggak makan di jalan?”

“Enggak mas, takut ngantuk”

“Yah… hati-hati saja di jalan ya mas. Untung pakai motor matic, jadi bisa irit dan santai”

“Iya mas, cuma habis 30 ribu untuk beli bensin motor”

peserta pelatihan mie sehati dari Bandung

Luar biasa semangat anak muda ini. Jarak yang begitu jauh dan kendala jalan yang berliku-liku lewat jalur selatan tidak menyurutkan semangatnya untuk menuntut ilmu. Tujuannya hanya satu, belajar membuat mie dan menjual mie di Bandung !:-)

“Kok tahu hari ini ada pelatihan?”

“Baca di internet mas”

“Dicari di gugel (Google) ya?”

“Tadinya ikut diskusi tentang pelatihan mie di kaskus dan disarankan untuk baca blog http://miesehati.com ”

Pelatihan hari ini memang terasa unik, karena semua peserta tenryata dari luar Jogja. Biasanya selalu ada peserta dari Jogja, tapi untuk hari ini semuanya dari luar Jogja.

Terima kasih buat teman-teman di Kaskus, “Agan-agan semoga tidak bosan merekomendasikan blog ini sebagai blog berbagi ilmu tentang mie sehati. Bagaimana membuatnya dan bagaimana menjualnya”

Salam sehati

+++

Info untuk pendaftaran di Surabaya dan di Jogja, silahkan ikuti informasi di bawah ini :

Pendaftaran melalui Telpon ke Ibu Yeni : 08883087532

Untuk Pembayaran bisa melakukan transfer ke Rekening di bawah ini :
Bank Mandiri an Yeni Rumiyaningtyas No : 156-000-1476-367
BCA an Yeni Rumiyaningtyas No : 873 000 4045.

Pendaftaran di Jabodetabek (termasuk Cikarang), silahkan melalui telepon, hubungi Ibu Mustika dengan nomor Telp. 081808282463 / 082111696766

Sedangkan untuk pendaftaran melalui email, dipersilahkan langsung ke : ipung1ipung@yahoo.com (Pak Ipunghttp://www.yumnibiz.wordpress.com)

Biaya investasi Rp. 125,000,- dapat ditransfer ke :
Rek.CIMB Niaga # 025 010 4374 118 – Purwanto
Rek. Mandiri # 125 000 516 1682 – Harminto Andi .P
Rek. BCA # 5220473696 – Mustika Ningsih

Share and enjoy

Tinggalkan Balasan