Menentukan lokasi usaha (apapun bisnisnya)

kartunama mie sehati edit baru web

Minggu lalu, juragan Butik Baju POETI mampir ke warung mie sehati dan menyempatkan menginap satu hari di Jogja. Banyak hal yang bisa didapat dari pak Afrizal, sang pemilik Baju POETI ini, salah satunya adalah bagaimana kita menentukan pilihan lokasi tempat usaha kita.

Selama setengah hari, bertiga dengan istriku, kita keliling di sebagian jalan protokol kota Jogja untuk menentukan lokasi mana yang cocok untuk membuka usaha. Kiat-kiat pak Afrizal kusimak dengan seksama dan akhirnya aku hanya bisa mengangguk-angguk mendengarkannya.

Kiatnya memang mirip dengan bisnis properti type UKM.

Pada bisnis properti tingkat menengah ini, maka unit rumah yang dibangun tidak banyak, hanya sekitar 5 sampai 15 rumah saja. Yang menentukan adalah dimana lokasi rumah itu dibangun.

“Kalau ada sebuah perumahan besar atau yang diestimasikan akan menjadi besar, maka cobalah kita beli tanah di sekitar rumah itu yang cukup untuk membangun beberapa unit rumah. Begitu rumah kita selesai dibangun, maka infrastruktur di sekitar rumah kita sudah memadai untuk dikatakan sebagai perumahan elite”

Kita tidak perlu membangun jalan aspal, fasilitas umum maupun sosial (Fasum dan Fasos). Berapa biaya yang bisa ditekan karena kita tidak perlu membangun bangunan tersebut. Harga rumah yang kita jual dijamin akan sangat bersaing dengan harga rumah yang ada di dalam kompleks perumahan itu.

Dengan membangun beberapa unit rumah di dekat perumahan elite, maka tanpa kita iklankanpun rumah kita sudah akan dilirik oleh para pembeli rumah elite yang menginginkan harga lebih murah dengan lokasi tidak jauh dari perumahan elite tersebut.

Akan lebih baik lagi kalau ternyata pemilik tanah bisa diajak bekerja sama. Kita ajak dia sharing modal. Dia bermodalkan tanah yang dimilikinya dan kita bermodal jasa untuk membangun rumahnya. Biaya pembangunan rumah bisa kita pakai dari sertifikat tanah dan memanfaatkan jasa sub kontraktor. Dengan demikian modal yang kita perlukan menjadi sangat sedikit.

Dalam bisnis pakaian jadi, pak Afrizal juga mempunyai kiat bisnis yang mirip dengan bisnis properti di atas.  Seperti yang diucapkannya saat melewati toko butik terkenal yang terlihat ramai dikunjungi.

“Pak Eko, kalau ada toko butik yang laris seperti ini, maka kita tinggal mendirikan toko disebelahnya dan kitapun tidak perlu biaya iklan lagi”

“Dalam berbisnis juga harus serius dan jangan setengah-setengah. Kalau setengah-setengah, maka rejekinya juga akan setengah-setengah, sebaliknya kalau kita fokus dan total, maka rejekinya juga ikut fokus dan total”

Akupun jadi ingat nasehat Opik tentang Obat Hati. Kita sebaiknya suka berkumpul denga mereka yang menebarkan energi positip (EPOS), karena energi itu akan membuat kita makin positip dalam berprasangka dan bertindak.

Salam sehati

kartunama mie sehati edit baru web

 

 

Share and enjoy

4 thoughts on “Menentukan lokasi usaha (apapun bisnisnya)

  1. Trims ya atas tips dan triknya dalam mencari lokasi usaha. Dulu juga ada yang memberi saran ke kami, khusus untuk usaha berjualan, cari di pusat kegiatan yang ramai. Tetapi harus diakui, untuk UKM agak sulit, karena lokasi di tempat seperti itu biasanya sangat mahal. Maka itu, saran Anda dalam mencari lokasi, merupakan hal yang bermanfaat. Selamat dan sukses selalu untuk Anda.

    Salam kompak:
    Obyektif Cyber Magazine
    (obyektif.com)

Tinggalkan Balasan