@MieSehati gathering : wisata Jogja

Tidak nyaman rasanya kalau setiap hari bekerja dan tidak ada hari libur, jadi Mie Sehati Jogja menentukan hari Selasa sebagai hari liburnya. Pada hari itu, semua pegawai menikmati nyamannya bercengkerama dengan anak dan atau pasangan masing-masing.

Sampai akhirnya timbul gagasan untuk melakukan acara gathering bersama seluruh keluarga besar mie sehati, minimal adalah mereka yang terlibat dalam kegiatan mie sehati baik berupa pelatihan maupun saat ikut bazar di berbagai tempat. Munculah acara Miesehati gathering wisata Jogja

gathering di kraton

Ternyata setelah dikumpulkan banyak juga yang akan ikut acara MieSehati gathering : Wisata Jogja, sehingga disewalah sebuah “bis mini” agar semua warga bisa terangkut dengan baik. Mulai dari anak kecil, ABG (kecil), Remaja (tanggung) sampai ke para orang tua semuanya larut dalam acara gathering miesehati Jogja.

Kadang terasa agak aneh juga, warga kota Jogja asli, tapi malah jarang atau bahkan tidak pernah pergi ke Taman Sari, melihat kereta kencana atau bahkan ke kraton saja ada yang belum pernah. Begitulah kita ini. Yang jauh-jauh didatangi berapapun ongkosnya, tapi giliran yang dekat justru tidak didatangi.

Padahal wisatawan asing maupun domestik sangat banyak yang tertarik dengan wisata Jogja. Lihat saja setiap musim libur, maka Jogja berubah jadi mirip jakarta atau bandung. Jlaan macet dimana-mana dan hotel penuh meskipun hotel yang sangat kecil. Kalau diperhatikan, saat ini Hotel di Jogja terus dibangun. Mungkin sudah ada ratusan hotel di Jogja saat ini.

Mulai dari HOSTEL (satu kamar berisi beberapa orang yang belum tentu saling kenal), motel, hotel melati sampai hotal berbintang, semua ada di Jogja. Yang memprihatinkan, adalah masih adanya hotel yang menjadi tempat persinggahan sekejap dari beberapa orang yang tidak saling kenal (beda konsep dengan hostel yang memang didisain berisi tamu yang tidak saling kenal).

Jadilah perjalanan hari itu dimulai dari warung mie sehati dan berakhir di mie sehati lagi, dengan melalui rute seperti biasanya acara city tour. Ada acara melihat kereta kencana, menikmati istana air di jaman dulu (Taman Sari), ke kraton dan akhirnya sampai juga ke PaRis (Parang Tritis).

Pantai Paris memang menjadi salah satu andalan pariwisata Jogja. Disamping letaknya yang sangat mudah dijangkau oleh angkutan pribadi maupun angkutan umum, lokasi ini juga memang sangat menarik untuk dikunjungi. Kelemahannya adalah ombak pantai Laut selatan yang memang terkenal sangat ganas. Sudah banyak wisatawan asing maupun domestik yang tertelan oleh ombak pantai laut selatan dan tidak bisa selamat ketika sudah sampai di daratan.

Yang paling gembira tentu anak-anak yang ikut di acara itu. Meskipun demikian, orang tua juga terpancing ikut dengan keriangan anak-anak mereka. Nostalgia saat mereka kecilpun bersliweran di depan mereka. Keceriaan acara wisata Jogja ini sangat terasa di semua usia dan di semua tempat. Nostalgia bagi orang tua dan kenangan baru bagi yang belum pernah mengikuti acara wisata Jogja ini.

lilo main pasir di laut

Mas Lilo dengan asyiknya bermain pasir di pinggir pantai. Maklum untuk mandi di pantai perlu pengawasan yang ekstra ketat. Pengalaman bapaknya yang hampir terseret di derasnya ombak laut selatan membuat anak-anak harus maklum bahwa sangat berbahaya mandi di laut selatan.

Ketika akhirnya malam datang, maka merekapun sudah terlelap di rumah masing-masing. Mimpi mereka akan terulang jika mereka ikut acara sejenis entah di tahun kapan. Sampai bertemu lagi di acara gathering yang akan datang. Mungkin ke Borobudur mungkin juga ke Ketep Pass atau ke tempat lain yang menjadi pilihan mereka.

Salam sehati.

taman sari Jogja

Share and enjoy

Tinggalkan Balasan