Resto Mak Beng

“Pak Eko, bagaimana sih model buka usaha Mie Ayam Sehati?”

Pertanyaan di atas paling sering diajukan oleh teman-teman yang sering membaca blog Mie Sehati tapi tidak sempat membuka-buka isi blog secara detil.

Ada salah satu artikel di blog mie sehati yang memuat tentang bagaimana memulai usaha bisnis mie ayam ini, ada juga artikel yang memuat seluruh resep pembuatan mie ayam Sehati | Perto Group, tapi waktu yang membuat mereka tidak sempat membacanya. Jadi aku biasanya menjelaskan panjang lebar kepada mereka semua isi blog mie sehati yang bisa kusampaikan.

“Syarat untuk mendirikan sebuah warung mie sehati sangat mudah”

“Pertama, beli bumbu ke Master Mie Perto seharga 5.000 rupiah untuk campuran 1 kg tepung”

“Kedua, kalau bisnisnya sudah untung, silahkan sisihkan 2,5 persen untuk disalurkan kepada mereka yang tidak mampu”

“Ketiga mengikuti metode cara membuat mie yang bisa didapat dengan pelatihan-pelatihan di pusat pelatihan mie ayam sehati | Perto Group”

Biasanya mereka sering tidak percaya dengan persyaratan yang begitu mudah. Ternyata hanya dengan uang 3 juta rupiah sudah bisa buka usaha, bahkan di Priok ada yang hanya punya modal 400 ribu rupiah dan sudah sakses membuka warung mie ayam sehati | perto group.

“Oke pak Eko, kita sekarang makan dimana? Banyak pilihan, tapi kalau sudah memilih Mak Beng, maka disana hanya ada satu pilihan”

Mendengar kalimat terakhir ini, aku jadi terangsang untuk melihat model warung yang hanya menyediakan satu macam menu dan ternyata sangat laris. Kunci bisnis kuliner memang yang pertama dan utama adalah pada rasa. Selain rasa, maka semua bia dikamuflase, tetapi soal rasa, dia tidak bisa bohong.

“Beberapa waktu lalu, kita makan siang disini dan sopir terpaksa tidak bisa ikutan makan”

“Karena..?”

“Yah…karena sebelum sopir menemukan tempat untuk parkir, kita sudah terlanjur selesai makan, jadi jatah sopir dibungkus saja”

“Wow..untuk parkir saja susah ya?”

Resto Mak Beng ternyata memang terletak di daerah yang berbatasan dengan pantai. Lokasi parkirnya sangat sempit dan selalu penuh menjelang makan siang sampai sekitar jam 14.00. Selewat jam itu, parkir sudah sepi karena resto Mak Beng sudah tutup. Begitu duduk, maka yang kupesan adalah jeruk hangat dan alhamdulillah sudah habis!

Akhirnya setia saja dengan teh botol dan langsung santap makanan yang begitu cepat tersedia. Inilah keunggulan resto dengan satu menu saja. Pelayanan bisa lebih cepat dan pelayan juga tidak perlu banyak bertanya, kecuali masalah minuman.

Harga yang murah dan rasa yang aduhai membuat resto ini jadi begitu laris dan kalau sudah seperti ini, maka tinggal menghitung untung saja. Biaya produksi pasti sudah sangat optimal, bahkan mungkin sangat minimal.

Bila kondisi makin baik, maka tinggal memikirkan untuk membuka cabang baru lagi.

Yang tidak kebagian tempat duduk, antri di halaman resto

Yang tidak kebagian tempat duduk, antri di halaman resto

Ke Bali dan tidak mampir ke Mak beng? Rasanya gak afdol tuh. Sama seperti hidup di dunia tapi belum merasakan lezatnya Mie Ayam Sehati | Perto Group.

Share and enjoy

One thought on “Resto Mak Beng

  1. Pingback: Mie SEHATI

Tinggalkan Balasan