Pentas FKY27 di depan Mie Sehati

Selama acara FKY27 di Taman Kuliner, sejak tanggal 19 Agustus sampai 5 September 2015, lalu lintas cukup ruwet di seputaran Condongcatur. Kemacetan mobil bisa sampai ke sebelah selatan Perumnas Condongcatur. Suasana kemacetan jalan jadi mirip suasana lebaran saja. Teman-teman pelanggan mie sehatipun jadi ikut memeriahkan kemacetan acara ini, karena mereka menyaksikan “Pentas FKY27 di depan Mie Sehati”.

Panggung FKY27 memang dipajang tepat di depan Mie Sehati Taman Kuliner, sehingga suasana warung menjadi selalu penuh pengunjung di malam hari, itulah saat kegiatan panggung sedang ramai-ramainya. Segala macam kesenian memang muncul di acara FKY, karena tema sentral acara ini adalah kegiatan kesenian di Jogja.

Senam ala Jet Li FKY27

Senam ala Jet Li FKY27

Salah satu pertunjukan yang menarik adalah penampilan para pesilat ala Jet Li di panggung. Sebenarnya yang dipertontonkan adalah hal yang biasa saja, tetapi menjadi menarik ketika kita mencoba menyimak apa yang tampil dari sisi pesilatnya, musiknya maupun seragamnya.

Pesilat yang tampil mulai dari pesilat yang penuh tenaga sampai ke pesilat yang sudah ubanan. Musik yang mengiringi, sepintas lalu memang adalah musik mandarin, tetapi setelah diperhatikan ternyata adalah lagu campur sari “bojo loro”, sedangkan seragamnya sebagian besar adalah seragam kaum muslim, bukan melulu seragam pesilat tulen.

Kemacetan penonton FKY27

Kemacetan penonton FKY27

Penonton sendiri sudah datang sejak sore hari dan berakhir sampai cukup larut malam. Mereka berdatangan dari berbagai sudut kota Jogja, sampai ke berbagai kota di seputaran Jogja, Solo dan berbagai kota lainnya yang terjangkau oleh angkutan kendaraan bermotor. Nasehat beberapa pengunjung adalah, “jangan ke lokasi membawa mobil, sebaiknya membawa sepeda motor, kecuali memang terpaksa”. Lokasi parkir mobil memang tidak begitu dekat dengan lokasi acara, sehingga pengendara mobil harus rela jalan kaki menuju lokasi Taman Kuliner.

Kemacetan FKY27

Kemacetan FKY27

Kemacetan di lokasi memang terus menjalar sampai jauh dari lokasi kegiatan, akibatnya banyak pengunjung yang rela memperlama kunjungan daripada terjebak di kemacetan saat meninggalkan lokasi acara. Tentunya banyak berkah acara ini bagi para penyedia kuliner di lokasi acara. Suasana yang menjadi sangat ramai dengan pengunjung yang selalu kelaparan plus kehausan telah membuat segala sudut acara ini penuh dengan pengunjung yang menghabiskan uang kecilnya untuk “jajan” kuliner ala Jogja. Tidak terasa, bila terus mengikuti nafsu melahap berbagai jenis kuliner, akan banyak juga uang yang dibelanjakan di acara FKY27 ini.

Mie Sehati FKY27

Mie Sehati FKY27

Secara umum acara FKY27 memang sukses sejak dibukanya acara ini pada tanggal 19 Agustus 2015. Penontonpun menjadi lebih banyak, karena berpindahnya lokasi ini dari tahun lalu yang dilaksanakan di tempat lain.

Banner FKY27

Banner FKY27

Para penggemar instagram juga dimanjakan dengan adanya lokasi untuk menampakkan eksistensi mereka. Cukup dengan memasang hashtag #FKY27, maka gambar mereka akan bisa dilihat di situs Instagram pengunjung yang disediakan khusus oleh penyelenggara FKY27. Bermacam-macam wajah kegiatan acara inipun bisa dinikmati oleh para pengunjung maupun non pengunjung yang membuka situs tersebut. Inilah beda Pentas FKY27 di depan Mie Sehati dengan pentas semacam di Jogja.

FKY 27 yang penuh kenangan, baik manis maupun amat manis :-)

FKY 27 yang penuh kenangan, baik manis maupun amat manis 🙂

Ketika malam semakin larut, acara justru semakin meriah. Seolah-olah acara tidak hanya cukup untuk malam ini saja, perlu beberapa malam lagi untuk menikmati secara tuntas suguhan yang ada di acara ini.

Salah satu poster yang menggelitik dan sering muncul di ponsel pengunjung adalah tulisan doa dari panitia FKY27. Isinya sederhana tapi cukup menyentil, apalagi ketika disaksikan oleh para remaja yang sedang bermalam minggu di lokasi Taman Kuliner. Sambil tersenyum merekapun memotret poster menggelitik itu.

Doa populer di FKY27

Doa populer di FKY27

Sampai jumpa di Pentas FKY27 di depan Mie Sehati tahun depan jadi di FKY28, semoga dilaksanakan di Taman Kuliner Kembali 🙂

Pelatihan Mie di Jogja

Pelatihan Mie di Jogja selalu penuh nuansa. Aura kota Jogja selalu memberi perasaan berbeda bagi setiap peserta. Ada yang memang datang untuk berwisata ke Jogja sekaligus belajar membuat mie yang sehat, lezat bergizi dan ada juga yang memang fokus untuk ikut pelatihan dan akhirnya tergoda untuk memperpanjang kunjungan ke Jogja karena tertarik akan wisata budayanya yang sangat menarik hati.

Ketentraman kota Jogja pernah ternoda oleh banyaknya preman dan ulah beberapa gelintir di antara mereka yang membuat Jogja menjadi tidak berhati nyaman, tapi semua itu sudah berlalu dan rasanya Jogja kembali berhati nyaman.

Pelatihan membuat mie di Bengkulu pada bulan Mei ini mengajarkan pada tim instruktur mie Sehati untuk lebih arif lagi. Ternyata banyak nilai yang sangat menyejukkan dibalik suasana pelatihan yang selalu penuh bungkus canda tawa dalam fokus yang serius. Bertambahnya saudara baru dan suasana yang berbeda membuat semua yang terlibat dalam pelatihan selalu mendapatkan sesuatu disamping pelajaran membuat mie yang mereka dapat.

Ketika pelatihan sudah selesai, pada beberapa pelatihan, seringkali mereka masih terlibat percakapan seru dan saling bertukar nomor ponsel mereka. Ada yang melanjutkan pertemuan itu dengan komunikasi jarak jauh melalui SMS atau telepon. Memang tidak semua pelatihan memunculkan suasana yang sama, tapi “ending” acara selalu sama, semua peserta dijamin sudah bisa langsung membuat mie seusai pelatihan.

Bahwa memang ada yang tetap tidak bisa membuat mie ketika sampai di rumah, namun biasanya mereka langsung menghubungi instruktur mie sehati untuk menanyakan hal-hal yang dirasa belum jelas. Beberapa di antara mereka setelah merasa mahir kemudian mulai memesan mesin giling mie untuk praktek dengan mesin yang lebih kuat dan awet. Beberapa di antara peserta bahkan sudah pesan mesin giling sebelum pelatihan diadakan.

Peserta pelatihan memang sangat beragam, mulai dari yang benar-benar belajar untuk buka usaha baru di bidang mie ayam, ada juga yang sudah punya usaha dan ingin tahu bagaimana proses pembuatn mie yang sudah mereka jual selama ini. Ada juga yang datang hanya ingin belajar membuat mie sehat tanpa perlu menjadi penjual mie. Mereka hanya ingin membuat mie dengan cara yang benar dan dengan hasil yang memenuhi syarat kesehatan. Sebagian dari mereka ingin lepas dari ketergantungan terhadap perilaku mereka yang kecanduan mie instan.

Bagi yang tertarik ikut pelatihan mie sehati, silahkan kontak Ibu Yeni instruktur pelatihan di nomor 08883087532. Kirimkan via SMS nama dan alamat lengkap masing-masing. Biaya administrasi pelatihan sebesar Rp. 200.000 silahkan ditransfer ke rekening ibu Yeni Rumiyaningtyas di nomer rekening sebagai berikut :

BCA : 8730004045
Mandiri :156-00-0147636-7

Lokasi pelatihan ada di Warung Mie Sehati, Taman Kuliner Condongcatur Jogja, tepat di sebelah barat Terminal Bis Condongcatur Depok Sleman. Waktu pelatihan dimulai jam 10.00 dan selesai pada jam 13.00.

Mie Sehati selesai digiling

Mie Sehati selesai digiling