Pelatihan Mie Sehati 10 Juli 2011 : diabadikan di Video

“Bu, boleh difilm cara ibu mengajar kita membuat mie?”, kata salah satu peserta pelatihan mie sehati yang jauh-jauh datang dari Purwokerto.

Dari gaya bahasanya yang kental Banyumasan, pasti orang akan langsung menduga kalau Mbak Lia yang tomboy ini berasal dari daerah seputaran Tegal.

Peserta dari Pulau Bangka dan dari Tegal

Peserta dari Pulau Bangka dan dari Tegal

Mahasiswi Unsoed ini berangkat dari Tegal hari Sabtu dengan mengendarai sepeda motor, menginap di Purwokerto dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta untuk belajar bagaimana membuat mie dan bagaimana menjualnya. Mas Anto juga berangkat dari Ngawi pada hari Sabtu dan menginap di Klaten sebelum akhirnya meluncur ke Mie Sehati Jl Cungkuk Raya 258 Kuncen.

Mereka kebanyakan tahu tentang Mie Sehati dan lokasinya dari searching di Gugel dan hasil diskusi dengan kawan-kawan mereka yang sudah pernah ikut pelatihan di Yogyakarta maupun di Surabaya, sehingga tidak ada yang nyasar ke tempat lain.

Dengan adanya ijin merekam dari Ibu Yeni, maka selama pelatihan mbak Lia ini terus merekamnya melalui camera pocketnya. Hasilnya, begitu selesai pelatihan habis jugalah baterai cameranya.

Pelatihan Mie Sehati 10 Juli 2011

Pelatihan Mie Sehati 10 Juli 2011

Pelatihan minggu ini berlangsung dengan sangat santai dan penuh dengan canda tawa. Jumlah peserta yang hanya empat orang membuat semua peserta bisa menerima semua instruksi yang diberikan oleh ibu Yeni dengan sedetil-detilnya. Pelatihan yang akan datang mungkin akan diadakan setelah lebaran, mengingat sibuknya kegiatan ramadhan dan kegiatan pelatihan non reguler yang sudah dipesan oleh beberapa instansi ataupun organisasi.

Peserta kali ini cukup beragam, dua orang laki-laki dan dua orang wanita. Satu orang dari Tegal, satu orang dari Ngawi, satu orang dari pulau Bangka dan satu orang dari Yogya yang sudah punya bisnis laundry kiloan.

“Bisnis Laundry kiloan di Yogyakarta, pasarnya sangat bagus artinya pelanggan sudah teredukasi dengan baik. Yang jadi masalah adalah persaingan harga yang kadang-kadang tidak masuk akal dari sesama pemngusaha laundry kiloan mas”, cerita sang pemgusaha laundry kiloan saat berbagi ilmu sehabis pelatihan.

Peserta Pelatihan Mie Sehati yang saling akrab

Peserta Pelatihan Mie Sehati yang saling akrab

Semua peserta terlihat aktif menjalankan proses pembuatan mie, kecuali saat pengadukan mie.

“Tangan kami kurang bersih, jadi untuk acara mengaduk tepung Ibu saja yang ngaduk”, ucap mereka.

Jam 11.55 Adzan berkumandang dan par apeserta pelatihan sholat Dhuhur berjamaah di mushola Cungkuk. Selesai sholat dilanjutkan dengan makan siang hasil masakan mereka sendiri. Bagiku terasa kurang garam, tapi bagi mereka terasa sudah pas.

Disinilah pentingnya selalu menyediakan kecap asin atau garam di meja. Bagi mereka yang merasa kurang asin dapat menambahkan sendiri garam atau kecap asin sesuai selera mereka sendiri.

“Bisnis mie ayam sehati ini bedanya dengan bisnis warung lainya adalah pada pelatihannya. Ownernya yang kita didik untuk bisa menjadi koki yang baik dan bukan pekerjanya, dengan demikian siapapun pekerjanya, maka rasa mienya  tetap sesuai selera kokinya”, begitu aku mengakhiri penjelasan tentang mie sehati.

Peserta pelatihan mie sehati 10 Juli 2011 narsis berjamaah

Peserta pelatihan mie sehati 10 Juli 2011 narsis berjamaah

 

 

Telepon hari ini berdering terus

Ponsel bernomor 0888 308 7532 milik Ibu Yeni hari ini berdering terus seakan tidak mau berhenti. Pasti telah terjadi sesuatu, sehingga telepon itu terus membunyikan nada dering panggilan telepon.

Selidik punya selidik, ternyata jawabannya muncul di milis Tangan Di Atas Bekasi.

Rupanya ada sebuah imil dengan judul “Mie Hijau Perto Group ada di koran Warta Kota hari Mingu 18 Juli 2010”. Akibatnya banyak sekali penelpon yang menelpon Master Mie Perto Group pak Syamsu. Rupanya pak Syamsu selalu berkata pada para penelpon agar langsung menghubungi nomor 08883087532 untuk berkonsultasi langsung dengan Ibu Yeni.

 

Tanpa adanya berita di koran saja Mie Sehati sudah kewalahan menerima murid kursus, apalagi dengan adanya berita di Koran, maka jelas kalau Ibu Yeni jadi kalang kabur mengatur jadwal pelatihan. Apalagi dalam waktu dekat ini akan dibuka juga cabang pelatihan di Kota Yogyakarta.

Memang direncanakan akan ada soft launching Mie Ayam Sehati Perto Group di Yogya yang direncanakan pada minggu pertama bulan puasa, yaitu pada hari ke tujuh. Jadi tinggal menunggu keputusan tanggal 1 Ramadhan tahun Hijriyah, maka akan ketahuan menjadi tanggal berapa kalau tahun Masehi.

Grand Launchingnya sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 14 September 2010, sehabis lebaran.

Semangat berbagi dari pak Syamsu Irman yang tak kenal lelah membuat Mie Sehati Perto Group terus merangsek menuju kesuksesan demi kesuksesan.

Sampai bertemu di pelatihan yang akan datang.

Mie Ayam Hijau Sehat Mojokerto

Setelah sakses berbagi ilmu bisnis mie Ayam Perto di Mojokerto, maka acara itu akhirnya ditindak lanjuti dengan berdirinya sebuah gerai Mie Ayam Hijau Sehat.

Mengambil tempat di Pujasera Rame-Rame, Jl. Raya Ijen No 78, maka langsung digeber hari-hari promo dengan ketentuan promo Beli 2 Porsi gratis satu teh botol dan beli 3 porsi gratis 1 porsi Mie Ayam Hijau Sehat.

Wow, selamat buat para kompor yang ada di Gerai Mie Ayam Hijau Sehat Mojokerto ini.


+++