Kuliner Pakem Jogja

Salah satu direktur BUMN bertanya pada grup WA (Whatapps), menanyakan tentang Kuliner Pakem Jogja yang paling maknyus lezatnya. Akupun langsung upload foto direktur anak perusahaan yang sedang menikmati lezatnya kuliner kopi klothok Pakem.

Kusampaikan bahwa meskipun belum lama berdiri tapi tempat ini sudah langsung laris dan sangat kental dengan suasana Jogja yang adem ayem dan penuh kekerabatan.

Semua pengunjung bisa menikmati suasana malam ala Maliboro, tapi di pagi hari sampai sore. Bedanya mungkin belum adanya iringan musik dari pengamen untuk menciptakan suasana malioboro.

Kuliner kopi- klothok

Kuliner kopi- klothok

Soal selera kuliner, sudah tersedia berbagai macam menu kuliner Pakem, mulai jadah tempe, sayur lodeh, gudeg ceker sampai ke pisang goreng yang aduhai antrinya. Semua disajikan dengan cara “self service” alias prasmanan.

Halaman belakang kopi klothok

Halaman belakang kopi klothok

Pengunjung yang datang beraneka ragam, dari pesepeda mahasiswa sampai menteri, campur baur dalam suasana yang merakyat. Boleh pilih tempat duduk yang ada, baik berduaan atau rombongan, di kursi atau lesehan di lembaran tikar tanpa atap.

Suasana yang dijual memang dekat dengan suasana pedesaan, tempat duduknya yang di dekat pematang sawah, terasa menyegarkan karena hembusan angin yang semilir mendayu-dayu.

Halaman belakang kopi klothok

Halaman belakang kopi klothok

Lokasi Kuliner Pakem Jogja yang kurekomendasikan memang jauh dari mahal, meskipun bagi beberapa goweser yang biasa mangkal di Warung Ijo terasa masih kurang murah, tapi kulihat banyak juga goweser yang menjadi pelanggan kopi klothok. Kota Jogja memang hanya sekitar 16 km dari kopi klothok, kalau berkendara dari Jogja, belok kanan sebelum simpang-4 menuju Cangkringan dan Turi.

Bagi istriku, sayur yang disukainya adalah sayur lodeh dan nasi megono yang lezat. Pagi ini, aku sengaja agak siang datang, akibatnya aku kehabisan gudeg ceker dan harus antri panjang ketika ingin melahap pisang goreng.

Aku memilih halaman belakang sebagai tempat duduk dan cukup memakai bambu untuk tempat menaruh makanan. Rasanya sejuknya alam Pakem yang indah menambah selera makanku. Padahal yang dilihat hanya pematang sawah yang sempit dan mungkin beberapa tahun lagi sudah jadi rumah gedong.

Giliran bayar, hanya kejujuran yang dipertaruhkan oleh empunya warung kopi klothok. Kita tinggal menyebutkan apa yang kita makan dan minum, kasir langsung menyebut angka. Harganya dijamin murah untuk kantong wisatawan. Syaratnya pengunjung tidak boleh membawa makanan untuk di rumah. Harga yang diberikan adalah harga untuk makan di tempat.

Kapada para pengunjung kopi klothok, diminta untuk mengambil kuliner semampu perutnya saja, sehingga tidak ada makanan yang tersisa. Tidak disediakan plastik di warung kopi klothok, dengan harapan tidak ada yang membungkus makanan dengan plastik untuk dibawa pulang.

Sayang memang aku datang tidak mengajak anak-anak dan agak kesiangan datangnya. Kebetulan hari ini pengunjungnya cukup padat, sehingga lokasi parkir penuh sesak dan apalagi antri makanannya. Sangat berjubel !

Di warung lain mungkin akan banyak sumpah serapah karena sistim antrian yang tidak jelas, tapi di warung ini, meskipun pengunjung berjubel tetap muncul banyak canda tawa. Apalagi jika bertemu dengan kenalan jauh, ditanggung gurauan makin kencang di telinga.

Seusai dari kopi klothok, akupun menyempatkan diri untuk mampir di Jadah Tempe Mbah Carik Km 14. Banyak oleh-oleh yang menarik bagiku disini. Utamanya tentu Jadah tempe, sama dengan yang ada di Kaliurang hanya lokasinya yang beda. Kemudian yang kucari adalah wedang uwuh model sasetan.

Masih banyak sebenarnya “Kuliner Pakem Jogja”, tapi lebih baik kutulis di postingan yang lain,

Jadah tempe mbah carik

Jadah tempe mbah carik

 

Gudeg ceker Jogja Solo

Wisatawan Jogja Solo tentu tidak perlu berpikir panjang kalau mau cari kuliner gudeg, tapi kalau gudeg ceker harus milih lagi tempat yang buka di malam hari. Di Jogja memang masih banyak gudeg ceker yang istimewa dan buka malam hari, bahkan khusus di Solo ada tempat yang istimewa dan hanya dibuka setelah lewat tengah malam. Beralamat di jalan Wolter Monginsidi no 41-43, RT 02 RW 01, Banjarsari, Margoyudan, Jawa Tengah dengan Telepon:(0271) 630703 gudeg ceker mulai buka sejak jam: 01.30–07.00. Itulah ciri khas Gudeg ceker Jogja Solo.

Di Jogja sendiri yang namanya gudeg ceker terkenal ada di banyak tempat, misalnya di Gudeg Ceker Sedep Raos Jalan Gejayan-Affandi No.30 atau di Gudeg Ceker Seturan Sri Rahayu jalan Seturan Raya No. 15, tapi gudeg ceker favoritku tetap di GUDEG IBU KOTA, di jalan Urip Sumoharjo No.88 (depan toko mas ibu kota) jalan solo.

Gudeg ceker Ibu Kota

Gudeg ceker Ibu Kota

Ini adalah gudeg ceker nostalgiaku. Sejak jaman aku mahasiswa, tahun 70an, sampai sekarang tahun 2016, masih sama cita rasanya, bahkan malam ini terasa berbeda karena ditemani oleh mantan pacarku. Sepiring dengan dua sendok, sedap sekali rasanya. Ceker langsung dilahap termasuk tulangnya dan tidak lupa sudah disediakan juga piring untuk tulang yang tidak ingin kita makan. Kalau agak “rakus”, tulangnya yang kecil-kecil sebenarnya masih bisa juga ikut dimakan, tapi tulang yang gedhe sebaiknya tidak usah dimakan.

Makan gudeg waktu malam memang memberikan suasana yang jauh berbeda dibanding ketika siang atau sore, ada sesuatu ketentraman yang ditawarkan dalam suasana malam. Jalan di Joga Solo yang tadinya riuh di waktu terjaga, saat malam mulai larut jadi terasa sepi dan memberikan katentraman ala Jogja Solo, teduh dan terasa nyaman di hati.

Kalau hati sudah nyaman, makanan apapun memang terasa makin nyaman, apalagi makan ditemani istri dengan makanan kesukaan berdua, wuih dunia rasanya makin indah saja. Akupun jadi ingat pada adikku paling kecil yang pernah kuajak makan malam di suasana jalan solo Jogja. Saat itu adikku belum pernah makan gudeg di Jogja di suasana larut malam, maka ketika kuajak makan malam di Jogja tentu dia sangat menikmatinya.

Gudeg ceker Ibu Kota

Gudeg ceker Ibu Kota

Di Solo aku sering ketemu public figur kalau makan gudeg ceker, mereka tampak biasa saja kalau sedang makan di pinggir jalan. Kesan anggun sudah hilang, berganti kesan kehangatan dalam canda tawa yang lepas tanpa batas. Tidak ada lagi kesan artis atau seleb, yang ada adalah omongan merakyat yang mungkin juga sudah tidak mereka dapatkan lagi di Jakarta yang ruwet.

Kawanku pernah begitu rindunya suasana Jogja Solo, sehingga dia rela lepas dari protokoler dan gabung bersama kelompok teman mahasiswanya. Akibatnya kita yang ditegur pimpinan kita, karena telah menculik tamu agungnya untuk menikmati malam bersama. Indahnya suasana nostalgia memang membuat makan yang sudah nikmat menjadi lebih nikmat lagi.

Banyak tempat untuk Gudeg ceker Jogja Solo, lengkap dengan pernak perniknya. Bagi yang belum suka cita rasa gudeg ceker, sebaiknya perlu dicoba. Cari di mbah Gugel pasti ketemu, kalau mau yang penuh nostalgia tapi tetap enak pilihlah Gudeg Ceker Ibu Kota. Lebaran sebentar lagi itulah waktu yang tepat untuk bermacet ria di jalan solo Jogja.

Selamat makan gudeg ceker !

Gudeg ceker Ibu Kota

Gudeg ceker Ibu Kota

Pelatihan Mie Sehati Maret 2015

Setelah pelatihan rutin Mie Sehati selesai di Surabaya, maka pelatihan rutin selanjutnya adalah pelatihan Mie Sehati di Jabodetabek dan Jogjakarta. Pelatihan Mie Sehati Maret 2015 akan diadakan pada minggu terakhir dengan jadwal sebagai berikut :

1. Pelatihan Mie Sehati di Taman Kuliner Condongcatur Jogja, akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 Maret 2015.

2. Pelatihan Mie Sehati di Jababeka Cikarang Bekasi, akan dilaksanakan pada hari Minggu, 29 Desember 2015.

Untuk pelatihan di Jogja, instruktur seperti biasa akan ditangani oleh ibu Yeni Eshape, asisten Master Mie Perto Pak Syamsu Irman. Acara dimulai jam 10.00 s.d jam makan siang. Dimulai dengan sedikit teori dan lebih banyak praktek. Peserta diharapkan sudah memahami proses pembuatan mie sehati, dengan menyimak salinan menu dan resep yang diberikan di lokasi pelatihan, sehingga saat praktek lebih banyak komunikasi yang bisa dijalin.

Semua peserta diharapkan ikut aktif melaksanakan praktek membuat mie sehati, mulai dari membuat adonan, sampai menyajikan mie sehati yang sudah siap disantap. Syarat untuk menjadi peserta yang bisa ikut praktek adalah tidak punya kuku yang panjang dan tangan dalam kondisi bersih. Dengan demikian, bagi yang masih memelihara kuku, dipersilahkan memotong kuku dan mencuci tangannya sehingga sudah bersih saat parktek membuat mie sehati.

Biaya administrasi sebesar 200.00 dapat ditransfer ke rekening ibu Yeni Rumiyaningtyas, baik via Mandiri maupun vai BCA. sebagai berikut :

BCA No. 8730004045 atau Mandiri no 156-00-0147636-7

Setelah transfer, dipersilahkan untuk melakukan konfirmasi ke Ibu Yeni melalui nomer 08883087532 atau ke nomor 081908066333. Untuk keperluan penulisan nama di sertifikat pelatihan, diharapkan menyampaikan nama yang akan ditulis di sertifikat melalui SMS.

Narsis berjamaah di Mie Sehati

Narsis berjamaah di Mie Sehati

Untuk acara pelatihan di Jababeka Cikarang, silahkan ikuti info ini :

Perumahan Cikarang Baru, Jalan Merak XI Blok L1 No.21 Cikarang Utara, Kawasan Industri Jababeka 2 Cikarang Baru (Dekat RS. Harapan Keluarga / Wisma Mattel). Peserta dibatasi maksimal 10 orang saja.

Biaya administrasi untuk pelatihan di Jabodetabek, dengan instruktur bapak Syamsu Irman bisa ditransfer ke rekening sebagai berikut :

1. Ibu Mustika di Nomer : 0818 0828 2463 / 082111696766 – Rek. BCA # 5220473696 – Mustika Ningsih

2. Bapak Ipung (Purwanto) di Nomer : 083894423763 (email : ipung1ipung@yahoo.com) – Rek. Mandiri # 156 00 0655 919 1 – Purwanto dan Rek. CIMB Niaga # 025 010 4374 118 – Purwanto

Biaya Investasi sama dengan di Jogja yaitu sebesar Rp.200,000,00.

Mie Sehati Cikarang

Mie Sehati Cikarang

Pelatihan Mie Sehati 18 Oktober 2014

Pelatihan Mie Sehati 18 Oktober 2014 akan menjadi salah satu agenda kegiatanku di hari Sabtu minggu ini. Sabtu pagi, seperti biasa aku siapkan badan untuk gowes melahap rute Warung Ijo untuk menikmati pisang godog  yang selalu diserbu goweser ketika mampir ke Warijo Pakem.

Sorenya, seusai pelatihan Mie Sehati, ada kopdar dengan master tea internasional dari UGM, mas Bambang Laresolo. Kebetulan teman-teman bersepakat untuk menentukan waktu kopdar setelah Asar, sehingga acara kopdar “The Magic of tea” yang tadinya tabrakan dengan acara pelatihan Mie Sehati bisa berdiri di masing-masing waktu yang berbeda. Acara The magic of tea ini diberi judul “Persian bites”.

Lokasi kopdar “Persian bites” ini dekat dengan lokasi warung Mie Sehati Grha Mulia (Gramul), jadi seusai pelatihan Mie Sehati di Taman Kuliner, aku bisa mampir dulu ke Grha Mulia sambil menanti waktu sore. Seusai acara kopdar dengan master Tea, aku harus siap-siap menghadiri pernikahan keponakanku di Gedung Pamungkas. Lengkaplah acara Sabtu, 18 Oktober 2014 ini.

Biasanya para peserta pelatihan Mie Sehati sudah membaca blog Mie Sehati sebelum datang ke pelatihan. Mereka sudah membaca kisah pelatihan sebelumnya dan juga beberapa tips mengikuti pelatihan dan kegiatan apa yang dilakukan setelah pelatihan.

Sebelum pelatihan, mereka biasanya sudah mengunduh file resep Mie Sehati dan ketika pelatihan dimulai, mereka sudah memegang hard copy resep, sehingga acara pelatihan bisa lebih lancar. Meski begitu ada juga yang benar-benar datang ke pelatihan tanpa persiapan sama sekali, bahkan mereka datang bukan karena mendaftar, tetapi didaftarkan oleh seseorang. Sang pendaftar asli bisa teman, saudara atau yang tertarik belajar Mie Sehati tetapi terkendala waktu, sehingga mereka mengirim temannya untuk belajar dan kemudian mengajarkan kembali pada dia.

Di status FB instruktur Mie Sehati kubaca pesan :”Pelatihan mie sehati berikutnya 18 Oktober’14, jam 10.00-13.00 di Taman Kuliner Condong catur, Yogyakarta. Konfirmasi pendaftaran via sms ke 081908066333″. Biasanya SMS pendaftaran dilakukan ke nomor 08883087532, tapi kali ini rupanya ada nomor satu lagi yang dipakai yaitu nomor XL 081908066333.

Lokasi pelatihan yang nyaman sebenarnya ada di Warung baru Grha Mulia, tetapi lokasi ini masih belum seterkenal Taman Kuliner Condongcatur Sleman, sehingga lokasi pelatihan tetap memakai lokasi biasanya yang dekat dengan terminal angkutan di Depok Sleman. Lokasinya memang pas di belakang terminal, sehingga peserta pelatihan dari luar kota akan sangat gampang menemukannya.

Sampai saat ini peserta pelatihan memang sudah tersebar hampir ke seluruh Indonesia, mulai dari Daerah Istimewa Aceh, Medan, Bengkulu, Sampit, Balikpapan, sebagian besar kota di pulau Jawa bahkan sampai ke Papua. Untuk peserta dari Aceh, mereka datang ke pelatihan satu rombongan keluarga besar, sedang dari Papua mereka datang sekelompok dengan satu pemandu dari Papua dan satu pemandu dari Jogja.

Usaha warung Mie Sehati memang khusus buat mereka yang ingin belajar wirausaha secara instan, selesai pelatihan langsung bisa buka warung. Hanya dibutuhkan dana sekitar 3 juta rupiah untuk dapat memulai kegiatan tersebut, diluar biaya tempat.

Tempat jualan mie memang bisa dilakukan di depan teras rumah, di garasi atau di tempat sempit yang kita punyai. Bila sudah berkembang, maka tempat yang lebih layak bisa dipikirkan. Misalnya tempat yang lebih luas, lebih ramai atau lebih nyaman. Dengan demikian dalam proses awal itu kita bisa belajar dahulu bagaimana rasanya menjadi seorang wirausahawan kecil-kecilan.

Mie Mentah Sehati Hijau

Mie Mentah Sehati Hijau

Masalah pertama dalam dunia wirausaha, biasanya adalah masalah tenaga kerja. Saat usaha kita mulai memerlukan orang lain untuk ikut membantu, maka masalah tenaga kerja sudah mulai muncul. Masalah tenaga kerja, memang biasanya selalu muncul dalam berbagai usaha yang didirikan, entah itu usaha warung, usaha toko kelontong atau apapaun usaha yang memerlukan bantuan tenaga kerja lain.

Dalam pelatihan Mie Sehati topik ini kadang-kadang dibahas tuntas, kadang dibahas seadanya saja, karena passion masing-masing peserta sering berbeda. Ada yang datang hanya untuk belajar memasakkan keluarganya sebuah menu sehat yang tetap lezat sebagai pengganti makanan instan yang sering mereka konsumsi dan ada juga yang datang hanya untuk melengkapi menu yang mereka sudah jual.

Ada penjual mie yang sudah laris manis dagangannya tapi dia sendiri belum tahu bagaimana proses pembuatan mie dari sejak berbentuk tepung sampai berbentuk mie yang siap dihidang dan disantap. Ada juga yang datang dengan keluhan kalau anaknya sudah terbiasa makan makanan instan dan dia perlu mencari hidangan selingan agar tidak tiap hari memakan masakan yang sama.

Bagi yang tertarik pelatihan ini, silahkan langsung saja kontak sang instruktur, Ibu Yeni Rumiyaningtyas di nomor 081908066333. Cukup SMS nama lengkap dan alamat lengkap agar bisa dicatat dalam daftar peserta pelatihan.

Salam sehati.

Mie Sehati Gramul Jogja

Mie Sehati Gramul Jogja

Pelatihan Mie di Jogja

Pelatihan Mie di Jogja selalu penuh nuansa. Aura kota Jogja selalu memberi perasaan berbeda bagi setiap peserta. Ada yang memang datang untuk berwisata ke Jogja sekaligus belajar membuat mie yang sehat, lezat bergizi dan ada juga yang memang fokus untuk ikut pelatihan dan akhirnya tergoda untuk memperpanjang kunjungan ke Jogja karena tertarik akan wisata budayanya yang sangat menarik hati.

Ketentraman kota Jogja pernah ternoda oleh banyaknya preman dan ulah beberapa gelintir di antara mereka yang membuat Jogja menjadi tidak berhati nyaman, tapi semua itu sudah berlalu dan rasanya Jogja kembali berhati nyaman.

Pelatihan membuat mie di Bengkulu pada bulan Mei ini mengajarkan pada tim instruktur mie Sehati untuk lebih arif lagi. Ternyata banyak nilai yang sangat menyejukkan dibalik suasana pelatihan yang selalu penuh bungkus canda tawa dalam fokus yang serius. Bertambahnya saudara baru dan suasana yang berbeda membuat semua yang terlibat dalam pelatihan selalu mendapatkan sesuatu disamping pelajaran membuat mie yang mereka dapat.

Ketika pelatihan sudah selesai, pada beberapa pelatihan, seringkali mereka masih terlibat percakapan seru dan saling bertukar nomor ponsel mereka. Ada yang melanjutkan pertemuan itu dengan komunikasi jarak jauh melalui SMS atau telepon. Memang tidak semua pelatihan memunculkan suasana yang sama, tapi “ending” acara selalu sama, semua peserta dijamin sudah bisa langsung membuat mie seusai pelatihan.

Bahwa memang ada yang tetap tidak bisa membuat mie ketika sampai di rumah, namun biasanya mereka langsung menghubungi instruktur mie sehati untuk menanyakan hal-hal yang dirasa belum jelas. Beberapa di antara mereka setelah merasa mahir kemudian mulai memesan mesin giling mie untuk praktek dengan mesin yang lebih kuat dan awet. Beberapa di antara peserta bahkan sudah pesan mesin giling sebelum pelatihan diadakan.

Peserta pelatihan memang sangat beragam, mulai dari yang benar-benar belajar untuk buka usaha baru di bidang mie ayam, ada juga yang sudah punya usaha dan ingin tahu bagaimana proses pembuatn mie yang sudah mereka jual selama ini. Ada juga yang datang hanya ingin belajar membuat mie sehat tanpa perlu menjadi penjual mie. Mereka hanya ingin membuat mie dengan cara yang benar dan dengan hasil yang memenuhi syarat kesehatan. Sebagian dari mereka ingin lepas dari ketergantungan terhadap perilaku mereka yang kecanduan mie instan.

Bagi yang tertarik ikut pelatihan mie sehati, silahkan kontak Ibu Yeni instruktur pelatihan di nomor 08883087532. Kirimkan via SMS nama dan alamat lengkap masing-masing. Biaya administrasi pelatihan sebesar Rp. 200.000 silahkan ditransfer ke rekening ibu Yeni Rumiyaningtyas di nomer rekening sebagai berikut :

BCA : 8730004045
Mandiri :156-00-0147636-7

Lokasi pelatihan ada di Warung Mie Sehati, Taman Kuliner Condongcatur Jogja, tepat di sebelah barat Terminal Bis Condongcatur Depok Sleman. Waktu pelatihan dimulai jam 10.00 dan selesai pada jam 13.00.

Mie Sehati selesai digiling

Mie Sehati selesai digiling

 

Pelatihan Mie di Surabaya dan Jogja

Pelatihan Mie di Surabaya dan Jogja pada bulan Pebruari 2014 akan diadakan pada hari Jumat dan Minggu. Tepatnya Jumat tanggal 21 Pebruari 2014 di TK Nurul Azizi Pondok Candra Sidoarjo Surabaya dan Minggu 23 Pebruari 2014 di TKC (Taman Kuliner Condongcatur) Sleman Jogjakarta.

Pelatihan mie sehati di Surabaya dimulai pada jam 13.30 wib atau selepas sholat Jumat. Peserta diharapkan sudah datang sebelum sholat Jumat dan melakukan ibadah Jumat di dekat lokasi pelatihan. Bagi peserta yang non muslim tentu dapat langsung menuju lokasi pada jam yang telah ditentukan.

Pelatihan Mie Sehati di TK Nurul Azizi Surabaya

Pelatihan Mie Sehati di TK Nurul Azizi Surabaya

Untuk wilayah Jogjakarta, pelatihan diadakan di warung mie sehati Taman Kuliner Condongcatur (TKC) pada jam 14.00 sampai sekitar jam 17.00 atau menjelang maghrib. Lama pelatihan ini akan sangat tergantung pada kesiapan peserta dan diskusi yang terjadi selama pelatihan berlangsung. Semakin banyak pertanyaan, maka semakin lama pelatihan berlangsung.

Konsep pelatihan ini adalah semua peserta harus mampu membuat mie sehati dengan cara yang benar, sehingga bila ada yang masih belum jelas akan dijelaskan secara detil. Bila tidak semua peserta yang tidak jelas, maka penjelasan bisa disampaikan secara privat pada peserta yang masih belum jelas. Kalau semua peserta merasa kurang jelas, maka pelatihan akan disampaikan ke semua peserta sehingga semua peserta merasa tuntas mendapat seluruh ilmu membuat mie.

Mie Sehati Taman Kuliner Jogja

Mie Sehati Taman Kuliner Jogja

Kadang peserta juga sudah merasa jelas, tapi begitu sampai di rumah ada beberapa bagian yang belum dipahami atau terlupa. Untuk kasus ini, biasanya peserta langsung menghubungi instruktur ibu Yeni Eshape 08883087532 untuk mendapat bimbingan melalui SMS atau kontak langsung.

Agar semua peserta mempunyai bekal pengetahuan sebelum mengikuti acara pelatihan, disarankan untuk melakukan pengunduhan file resep mie sehati dan peralatan apa saja yang dibutuhkan bila ingin membuat mie sehati. Silahkan masuk ke halaman unduh file resep mie sehati dan melakukan pengunduhan resep tersebut.

Mesin giling mie sehati

Mesin giling mie sehati

Biaya administrasi pelatihan Mie Sehati sebesar Rp. 200.000 dapat ditransfer ke rekening di bawah ini.

Bank Mandiri an Yeni Rumiyaningtyas No : 156-000-1476-367
BCA an Yeni Rumiyaningtyas No : 873 000 4045.

Setelah melakukan transfer dapat langsung menghubungi ibu Yeni Eshape ke nomor 08883087532 untuk melakukan konfirmasi. Sampaikan nama dan alamat lengkap untuk data base peserta pelatihan.

Sampai berjumpa di pelatihan Surabaya atau Jogjakarta. Salam sehati.

Pelatihan Mie Sehati bersama master Mie Perto

Pelatihan Mie Sehati bersama master Mie Perto

Untuk pelatihan di wilayah Jabodetabek dapat menghubungi master Mie Perto pak Syamsu Irman no hape  08561125392 atau ke pak Ipung EO pelatihan Mie Sehati Jabodetabek. dengan nomor hape 083894423763 ( email : ipung1ipung@yahoo.com )

Pelatihan Mie 25 Januari 2014

Di awal tahun 2014, tim instruktur pelatihan mie sehati sudah menentukan hari untuk pelaksanaan pelatihan rutin bulanan, yaitu pada hari Sabtu 25 Januari 2014. Tempat yang dipilih adalah di Taman Kuliner Condongcatur #TKC Depok Sleman. Pelatihan Mie 25 Januari 2014 itu akan dimulai seperti biasa yaitu pada pagi hari jam 10.00 sampai dengan makan siang atau sekitar jam 13.00.

Instruktur dibawakan oleh Ibu Yeni Eshape, sebagai penanggung jawab pelatihan di wilayah Jogja, Surabaya dan sekitarnya. Biaya pelatihan masih seperti tahun lalu yaitu sebesar Rp. 200.000 dapat dikirimkan melalui transfer BANK, ke alamat berikut :

Bank Mandiri an Yeni Rumiyaningtyas No : 156-000-1476-367
BCA an Yeni Rumiyaningtyas No : 873 000 4045.

Lokasi pelatihan berada tepat di belakang terminal Trans Jogja atau sebelah barat kelurahan Condong Catur Sleman. Lokasi ini sangat terkenal bagi kalangan penggemar burung di Jawa Tengah dan sekitarnya. Setiap minggu selalu diadakan lomba burung atau minimal latihan lomba burung di lokasi TamKul (Taman Kuliner) ini.

Pelatihan Mie Sehati Nop

Pelatihan Mie Sehati Nop

Lokasi pelatihan Mie Sehati di Cungkuk Jogja, yang selalu dipakai untuk pelatihan rutin mie sehati, untuk tahun ini ditiadakan dan dipindahkan ke Taman Kuliner Condongcatur, disamping lokasinya lebih mudah dicari, juga sangat mudah dicapai oleh para peserta yang kebanyakan dari luar kota atau luar pulau.

Para peserta tinggal menuju terminal Condongcatur Depok Sleman dan kemudian cukup berjalan kaki saja menuju ke lokasi Taman Kuliner Condongcatur. Di lokasi juga banyak kuliner nusantara yang siap melayani keinginan para pengunjung. Pemerintah Daerah setempat memang membuat Taman Kuliner Condongcatur ini sebagai percontohan para penjual kuliner yang tertata rapih dan bersih.

Lokasi ini memang ditata kebersihannya dengan baik dan mempunyai sarana dan prasarana yang cukup lengkap, sehingga diharapkan semua pengunjung puas dengan suasana teduh di lokasi ini. Ada mushola yang cukup bersih, air wudhu yang lancar dan toilet yang tertata rapi dan jauh dari bau “pesing”.

Di dekat mushola ini juga ada warung kegemaranku yaitu warung Susu Jahe. Nama warungnya SUSUatu ! Cukup memberi kesan tersendiri bagi yang sudah mencobanya. Warung lainnya juga bisa dicoba cita rasanya. Segaka macam susu segar ada di situ dan juga aneka teh dari berbagai daerah di Nusantara ini.

Bagi calon peserta pelatihan yang ingin info lebih lengkap, silahkan SMS ke nomor ibu Yeni 08883087532. Yang sudah serius ingin bergabung bisa langsung mengirimkan nama dan alamat lengkapnya.

Sampai bertemu di lokasi pelatihan Taman Kuliner Condongcatur #TKC. Yang ingin mengunduh file resep mie sehati, dapat langsung mengunduhnya di tautan ini.

Salam sehati.

Peserta Pelatihan Mie Sehati narsis berjamaah

Peserta Pelatihan Mie Sehati narsis berjamaah

Pemuda dari Sumbawa

“Perjalanan 48 jam menuju Jogja hanya untuk belajar membuat mie?”, kataku melihat penampilan seorang pemuda dari Sumbawa yang sedang mengaduk adonan mie.

Sang pemuda dari Sumbawa yang kuperhatikan masih tetap asyik dengan kegiatannya, sementara itu beberapa peserta pelatihan bisnis mie juga asyik dengan kegiatannya masing-masing.

Mas Bagus Jeha, manajer mie sehati mendekatiku dan berkata sambil ikut memperhatikan sang pemuda dari Sumbawa yang naik bus 2 hari 2 malam untuk menuju ke lokasi pelatihan mie di Jogja.

“Pak Eko, kisah dia ini sangat bagus diangkat sebagai pembangkit motivasi lho”

“………..”, aku spechless tak bisa menjawab. Naik bus dua hari dua malam belum pernah kubayangkan. Naik pesawat 5 jam Jogja Papua saja sudah membuatku jet lag, bagaimana rasanya kalau dua hari dua malam di sebuah tempat yang sempit dan tidak terlalu nyaman.

 

Pemuda dari Sumbawa

Pemuda dari Sumbawa

Salah satu peserta pelatihan mie dari Sragen juga mendekatiku dan menyapa ramah padaku sambil bercerita.

“Saya sebenarnya punya dua acara yang sama di hari ini. Satu di Surabaya dan satu lagi di sini”

“Yang di Surabaya pelatihan mie juga?”

“Iya mas, tapi akhirnya kuputuskan untuk ikut acara pelatihan mie yang di Jogja saja. Saya bawa teman untuk mengawani saya”

“Kenapa memilih Jogja?”

“Waktu itu saya pilih yang lebih dekat saja”

“Hahahaha…. alasan yang sederhana ya mas, tapi penting:-)”

“Waktu itu saya merasa sebagai peserta terjauh, hahahaha…. ternyata ada yang lebih jauh lagi. Dari Sumbawa sampai Jogja lewat berapa selat tuh?”

“Ada peserta pelatihan mie yang dari Papua lho mas”

“Iya ya.. sudah kubaca juga di blog mie sehati. Hebat sekali mereka. Luar biasa semangat wirausahanya”

Peserta dari Sragen

Peserta dari Sragen

Sang pemuda yang kita bahas masih tetap asyik melakukan kesibukannya bahkan sampai pelatihan mie selesai, sang pemuda tetap saja betah di warung mie sehati untuk melanjutkan diskusi tentang usaha mie sehati dan pernak perniknya.

Dalam dialog singkatku dengannya, aku sempat memberi pelajaran membuat nasi goreng mewah padanya. Nasgome, begitu kita menyebutnya. Inilah salah satu menu andalan dari mie sehati ciptaan master Mie Perto Syamsu Irman yang berhasil mendapatkan penghargaan dari ketua TDA Bekasi waktu itu.

Dengan memanfaatkan minyak hasil pengolahan ala mie sehati, maka proses pembuatan nasi goreng menjadi sangat mudah. Cukup tuangkan minyak mie sehati dan kemudian masukkan bawang putih yang digeprak plus nasi putih, maka jadilah Nasgome (Nasi Goreng Mewah).

Dengan tekun sang pemuda Sumbawa mencatat semua keteranganku maupun keterangan dari instruktur pelatihan.

“Kira-kira peralatan apa yang tidak ada di Sumbawa yang bisa diadakan disini ya mas?”, katanya bertanya padaku.

“Lihat saja file resep mie sehati yang bisa diunduh di blog mie sehati dan periksa di beberapa lembar terakhir. Ada daftar peralatan yang harus dipunyai untuk membuka usaha mie sehati”

Es Sehati

Es Sehati

Di akhir acara pelatihan, semua peserta mendapat sertifikat pernah mengikuti pelatihan mie dengan tanda tangan dari instruktur pelatihan bu Yeni Eshape.

“Wah pelatihan ini memang bonafide. Nanti saya pasang di dinding rumah saya untuk menunjukkan kalau saya sudah bisa membuat mie”

“Ternyata mudah ya pak membuat mie?”, kataku

“Terus terang pak Eko. Selama hidup ini, baru sekali ini saya memasak di dapur. Hahahaha….”

“Hahahaha….”

“Istri saya pasti heran dengan kemampuan baru saya ini”

“Yakin sudah bisa pak?”

“Paling tidak sudah bisa 50%, sampai di Sragen nanti akan saya biasakan sehingga kemampuan membuat mie makin terasah”

“Hahahaha…. dari guru SMK otomotif pindah menjadi ahli masak mie sehati”

“Saya juga dari SMK Otomotif lho pak”, tiba-tiba sang pemuda Sumbawa nimbrung pembicaraan

“Lho?”

Kitapun tertawa bersama dan berhenti ketika salah satu peserta pelatihan membagikan tepung krispi pada kita.

“Berapa harganya pak?”

“Gratis untuk peserta pelatihan mie sehati”, ujar sang bapak sambil tersenyum.

“Wah aku kasih resep satu lagi nih”, kataku ketika memegang tepung krispi yang berlabel halal ini.

“………….”

“Tepung ini cocok untuk menu nasi goreng istimewa. Saat kita memasak nasi goreng, maka ketika nasi sudah hampir siap dihidang, kita taburi dulu dengan tepung ini dan rasakan bedanya dengan nasi goreng biasanya”

“Hahahahaha…. pak Eko bisa saja tuh…”

Para peserta saling berjabat tangan masih dalam senyum dan akhirnya berpisah dengan meninggalkan sang pemuda Sumbawa dengan catatannya. Pagi ini aku coba kualitas tepung itu pada menu nasi goreng magelangan. Rasanya? Anakku tersenyum simpul sambil memuji masakanku dan pagi itu semua piring terlihat bersih tanpa sisa makanan sedikitpun.

Semoga perjalanan 48 jam menuju Jogja tidak sia-sia bagi sang Pemuda Sumbawa.

Mie Sehati Taman Kuliner Jogja

Mie Sehati Taman Kuliner Jogja

Pelatihan Mie Sehati 25 Desember 2013

Pelatihan Mie Sehati 25 Desember 2013 akan diadakan di Taman Kuliner Condong Catur Depok Sleman Jogja. Seperti biasa dimulai dari jam 08:00 pagi sampai dengan makan siang. Peserta pelatihan akan menyantap mie sehati buatan mereka sendiri, sehingga dapat diketahui seberapa lezat adonan yang telah mereka buat sepanjang pagi hari sampai makan siang itu.

Info pendaftaran pelatihan bisa didapat dari instruktur pelatihan Ibu Yeni Eshape. Peserta dapat mengirim SMS ke nomor 08883087532. Nama dan alamat lengkap dikirim via SMS untuk keperluan pendataan para peserta pelatihan.

Tanggal ini dipilih karena memang hanya tanggal ini yang masih bisa dipakai untuk pelaksanaan acara pelatihan mie. Tempat pelatihan di Cungkuk untuk sementara ditinggalkan dan dipusatkan di Taman Kuliner Condong Catur untuk mempermudah peserta pelatihan yang kebanyakan berasal dari luar kota atau luar pulau.

Lokasi pelatihan tepat di belakang terminal Condong Catur Sleman, tepatnya di sebelah baratnya. Bagi para penggemar byurung di Jawa Tengah dan sekitarnya tentu sangat familiar dengan lokasi ini karena hampir setiap minggu selalu diadakan lomba burung atau minimal latihan lomba burung di lokasi TamKul (Taman Kuliner) ini.

Mie Sehati Taman Kuliner Sleman

Mie Sehati Taman Kuliner Sleman

Biaya administrasi pelatihan di Jogja maupun di luar Jogja tidak berbeda, yaitu sebesar Rp. 200.000 dapat dikirimkan melalui transfer BANK, ke alamat berikut :

Bank Mandiri an Yeni Rumiyaningtyas No : 156-000-1476-367
BCA an Yeni Rumiyaningtyas No : 873 000 4045.

Pelatihan Mie Sehati secara rutin memang hanya diadakan sekali untuk setiap bulan, baik di Jabodetabek, Surabaya maupun Jogjakarta. Untuk wilayah lain, dipersilahkan memilih lokasi pelatihan yang paling memungkinkan dihadiri. Beberapa peserta pelatihan di Jogja juga tercatat berasal dari berbagai pulau di luar Jawa, bahkan sampai ke Papua. Murid-murid Mie Sehati memang terbentang mulai dari ujung Sumatra (Banda Aceh-Medan) sampai Papua.

Sampai saat ini untuk Wilayah Solo dan Semarang memang belum dapat dijadwalkan secara rutin, karena sampai saat ini para peserta dari luar kota masih bisa dikelola dari wilayah pelatihan di Jogja maupun di Surabaya. Bahkan peserta dari Bandung ada juga yang memilih mengikuti pelatihan di Jogja dibanding Jabodetabek. Padahal instruktur di Jabodetabek adalah Master Mie Sehati Perto Group, pak Syamsu Irman.

Untuk pelatihan di luar Jabodetabek, master Mie Sehati Perto Group mempercayakan pada satu-satunya asisten yaitu ibu Yeni Eshape. Dua instruktur ini tadinya memang bergabung dalam satu kelompok Mastermind (MM) saat di Cikarang, sehingga ketika akhirnya anggota kelompok MM itu berpindah tempat tinggal, masih juga ada silaturahmi di antara mereka.

Sampai bertemu di pelatihan. Bagi yang tidak hadir atau tidak berminat mengikuti pelatihan ini, dipersilahkan berbagi informasi ini pada mereka yang mungkin memerlukan informasi ini. Semoga menjadi amal yang baik bagi saudara.

Salam sehati.

Seporsi Mie Sehati

Seporsi Mie Sehati