Pelatihan MieSehati di Semarang

“Wah saya jadi jalan-jalan di Semarang naik becak gara-gara kepagian ke lokasi acara nih”, ucap salah satu peserta pelatihan MieSehati di Semarang.

Pelatihan meriah di Semarang ini memang membuat semua peserta seperti mendapat saudara baru. Salah satu peserta yang datang dari Mataram Lombok, begitu bersyukur karena acara ini diundur dari hari Sabtu 30 juni 2012 menjadi hari Minggu 1 Juli 2012. Dengan demikian dia yang tadinya tidak bisa hadir menjadi mempunyai waktu yang agak longgar untuk mengatur jadwalnya. Akibatnya dia sampai ke lokasi pelatihan saat pintu rumah masih tertutup rapat.

Peserta pelatihan mie sehati semarang dari Lombok Mataram

Peserta pelatihan mie sehati semarang dari Lombok Mataram

Acara dimulai molor dari seharusnya, disamping karena jauhnya rumah para peserta, juga sambil mempersiapkan lokasi acara pelatihan. Harap dimaklumi semua bahan dan peralatan Mie Sehati kali ini disediakan oleh tuan rumah, Ibu Yulia Ning, yang sehari-harinya mempunyai bisnis snack yang amat lezat.

Aku sendiri menyempatkan datang ke lokasi acara pelatihan di Semarang ini karena kangen dengan lemper buatan ibu Yulia yang sangat lezat dan istimewa. Itulah lemper terenak yang pernah kurasakan selama hidupku.

mie sehati semarang (14)

Tidak ada rotan akarpun jadilah, begitu kata peribahasa dan karena tidak ada meja khusus untuk menempatkan gilingan mie, maka dipakailah sembarang meja dan gilingan mienya diikat dengan tali. Biasanya kalau di atas meja khusus, maka gilingan ini dibaut ke meja, sehingga saat alat ini dipakai untuk menggiling mie, alat ini tidak ikut bergerak dan apalagi terangkat. Akibatnya, saat praktek menggiling mie, banyak peserta yang merasa berat. Beda kalau mesin giling ini di taruh di meja khusus mesin giling.

mie sehati semarang (4)

Selesai acara pelatihan dan selama acara pelatihan berlangsung, tanya jawab terus dilakukan. Pertanyaan standard selalu saja muncul, misalnya :

– “Bolehkan memakai nama mie sehati atau harus punya nama sendiri, bila kita ingin membuka warung?”

+ “Silahkan memakai nama apa saja, mau mie sehati boleh mau nama sendiri juga boleh”

– “Apakah harus membayar kalau memakai nama mie sehati?”

+ “Sampai saat ini, Mie Sehati belum pernah meminta uang untuk muridnya yang memakai nama mie sehati”

– “Contoh penjual mie sehati yang memakai nama sendiri apa ya?”

+ “Misalnya Mie Jawara punya mas Oni, dia memakai nama sendiri. Meskipun kalau dilihat di sudut bawah papan namanya ada tulisan kecil Mie Sehati | Perto Group”

Aku juga menyampaikan pada para peserta untuk ikut milis Mie Sehati, sehingga mereka bisa membaca sendiri pengalaman mereka yang berjualan mie atau yang masih belum berani berjualan. Seperti biasa, acara diakhiri dengan narsis bersama.

Pelatihan Mie sehati di Semarang

Pelatihan Mie sehati di Semarang

Pokoknya Pelatihan @MieSehati di #Semarang : Dapat saudara baru, dapat ilmu baru

+++

Gambar foto pelatihan dapat dilihat disini.