Mi Jawara | Sehati Perto Group terus mengembangkan ide

Anakku pernah bertanya padaku begini :

“Pak, bagaimana ceritanya Mie Jawara bisa terkenal? Ceritain pak”

Kujawab begini :

“Pak Oni, sang Owner yakin bahwa bisnisnya menguntungkan bagi dirinya dan bagi semua orang yang terlibat dalam bisnis ini, sehingga dengan yakin dia menjalankan bisnisnya. Bahkan pernah memberikan hadiah ponsel bagi pembeli mie di warungnya”

“Darimana duit beli ponsel itu pak? Apa pak Oni kaya raya dan beli ponsel pakai uangnya dulu?”

“Uang beli ponsel itu dari keuntungan jualan mie dan tidak harus dibeli pada saat mengumumkan hadiah ponsel”

“Ooo gitu ya pak?”

“Alhamdulillah, semua lancar dan pak Oni juga bahkan bisa memberi THR untuk kokinya”

“Hebat ya pak”

“Mi Jawara gitu loh…”

 

Diskusi itu sudah lama terjadi dan lewat milis Mie Sehati, pak Oni kembali menunjukkan prestasi bisnisnya. Berceritalah pak Oni pada para pembaca milis Mie Sehati tentang dimuatnya usaha bisnis Mie Jawara | Sehati Perto Group di media masa.

Beberapa hal yang menarik kubaca di berita itu. Inilah beberapa cuplikannya :

+++ (1)

Berbeda dengan bakmi lain, Mi Jawara menawarkan mi sehat yang dibuat dari bahan baku sayur mayur, sehingga warna mi bukan lagi kuning tapi hijau. “Warna hijau bukan dari pewarna melainkan dari sayuran dan sawi sehingga aman dan menyehatkan,” kata Ari Oni Syaifullah, pemilik Mi Jawara.

Mi Jawara

+++ (2)

Prospek usaha yang cukup cerah juga dikatakan oleh Levita Supit, Ketua Waralaba dan Lisence Indonesia (WALI). Menurutnya bisnis kemitraan mi sehat cukup prospektif karena meningkatnya tren gaya hidup sehat di masyarakat. Apalagi, mi adalah salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia.

Konsep mi sehat, kata Levita, merupakan salah satu bentuk inovasi yang menarik. Sebab, penikmat kuliner tidak hanya mendapatkan rasa yang enak tetapi juga yakin bahwa apa yang dikonsumsinya baik untuk kesehatan.

Menurut Levita, dengan investasi sebesar Rp 10 juta untuk paket silver dan balik modal dalam jangka waktu 5 bulan cukup realistis. Namun, agar bisnis ini lebih mapan, perlu promosi termasuk dengan membuka usaha di lokasi strategis.

+++

Cerita tentang Mi Jawara memang seperti tak pernah habis, karena pak Oni memang selalu berpikir untuk berbuat lebih baik dari yang telah diperbuatnya hari ini. Harus selalu ada peningkatan apapun bentuknya dan seberapapun besarnya. Ini jadi mirip dengan prinsip KAIZEN. Continuous Improvement.

Mi Jawara
+++

Mi Jawara
Griya Sabilina,
Kompleks Kranggan Permai Blok RT 16/09
Jati Sampurna, Cibubur
Telp: 02168570675

+++

Su,ber cerita : Milis Mie Sehati dan KONTAN

Pelatihan di Mi Jawara

Bagaimanakah hasil pelatihan mie sehati | perto Group yang diadakan oleh Mi Jawara, Juaranya Mie Ayam di Cibubur?
Inilah surel dari mas Oni sang Owner.
Alhamdulillah,
Pelatihan Mie SEHATI yang diadakan di MI JAWARA sukses di ikuti 23 peserta yang berdatangan dari luar kota. ada yg dari suka bum,i, tanjung pinang, Bekasi Utara, Tangerang, Jakarta, dan Bogor..
Terimakasih Buat Master Perto Pak Syamsu Irman yang dengan suka cita berbagi ilmu,..
Salam sehati,
Bersama Menebar rahmat……….
Ari Oni
Founder Of COKLATCOKLAT | Souvenir Coklat
Http://www.Coklatcoklat.com
FaceBook : http://Facebook.com/Coklatcoklat.fanspage
Facebook : http://Facebook.com/Anugrah Sejahtera

+++

Kita tunggu kiprah pak Ipung, mas Oni dan binaan Mie Sehati lainnya. master Mie Sehati | Perto Group, pak Syamsu Irman selalu mendukung apapun langkah kita demi cita-cita kita bersama, menjadikan buka usaha mie ayam sehati itu mudah bin gampang.

Heboh Mi Jawara

“Makan mie berhadiah HP Qwerty?”

“Mana mungkin?”

Ternyata itu adalah ulah kehebohan gerai Mie Ayam di Cibubur yang menamakan dirinya Mi Jawara – Sehati | Perto group. Inilah ajang menyambut tahun baru 2011 nanti. Acara ini berlaku sjak sekarang sampai Januari 2011.

Tentu ada syaratnya untuk mendapatkan Hape cantik ini.

Setiap pembelian 3 buah porsi PAKET 3, maka berhak mendapat 1 kupon undian. Lalu apakah PAKET 3 itu? Inilah isi dari PAKET 3, yaitu : Mie Ijo Ayam Jamur, Bakso, Pangsit rebus dan Frestea.

Sabtu, tanggal 6 Nopember 2010 ini Mi Jawara juga mengadakan acara pelatihan yang dipimpin langsung oleh Master Mie Perto Pak Syamsu Irman. Acara pelatihan dibagi dua shift karena shift pagi sudah mbludak dan gak bisa lagi nampung peserta. Mi Jawara memang mienya para Juara. Setelah mencanangkan target sehari 300 mangkok, maka Mi Jawara membuat lagi kehebohan di akhir tahun. Memang Mi Jawara Juaranya HEBOH.

Semoga para peserta pelatihan mendapat manfaat dari acara ini dan pulang alngsung TAKE ACTION : Buka Usaha !:-)

Jadwal pelatihan lengkap untuk bulan Oktober dan Nopember ada disini.

Mi Jawara menuju 300 mangkok sehari

Mie Jawara yang terletak di Jalan Nyiur Raya Blok RT.14 No.5 di kompleks Ruko Kranggan Permai Jakasampurna Cibubur terus melakukan berbagai upaya untuk mendongkrak bisnisnya agar bisa segera tercapai target 300 mangkok sehari.

Bila satu kg tepung menghasilkan sekitar 18 mangkok siap saji, maka 300 mangkok artinya perlu (300/18) kg tepung atau 16 kg tepung per hari alias 500 kg sebulan.

Sebuah target yang menantang khas komunitas Tangan Di Atas (TDA). Kita lihat saja kapan target ini tercapai dan kalau sudah tercapai artinya kita harus siap merayakannya dengan bersyukur pada sang Khaliq Penguasa Alam Pemberi rezki kita semua.

Tidak lupa tentu ucapan terima kasih buat pak Syamsu Master Mie Perto yang begitu semangat memberi dorongan motivasi pada seluruh binaannya.

Yuk kita tunggu sama-sama hari tercapainya target itu. Semoga tidak etrlalu lama. Amin.

Salam Sehati

Mi Jawara memang Juara

Beberapa pembaca FB Mi Jawara punya komentar beragam tentang Mi Jawara, antara lain seperti ini :

“Hijau? Warna mie nya Hijau?”

“Gile bener mie hijau…”

Bagi para pelanggan setia Mi Jawara pasti sudah tahu dengan pasti bahwa mi ini warnanya memang hijau dengan rasa yang luar biasa. Bahkan resto Mi Jawara ini tidak hanya canggih dalam menyajikan Mi Hijau, tapi mampu juga menyediakan Bubur Ayam (agak gosong) yang juga enak luar biasa. Para peserta Kopdar Outdoor waktu Car Free Day tentu memahami nikmatnya sensasi Bubur Ayam Mi Jawara. Dengan proses masak yang sedikit salah dan menghasilkan bubur yang agak gosong saja enak apalagi kalau disajikan tanpa ada bau gosong, wah entah kayak apa ya enaknya.

Saat itu, Owner Mi Jawara, Mas Oni dan Mbak Mila begitu antusias melakukan segala kegiatan untuk membuat acara ultah BeBlog sukses. Meskipun datang terlambat dalam event itu, tetapi mereka tetap saja nekad menembus padatnya lalu lintas untuk berpartisipasi dalam acara BeBlog.

Usaha Mi Jawaranya juga terlihat semakin sukses, sehingga tabloid Ada Usaha akhirnya tertarik meliputnya. bahkan bila tidak ada aral melintang, kayaknya tabloid lain juga akan segera mengunjungi Mi Jawara untuk meliputnya.

Semua kesuksesan ini tentu didapat karena memang mie produksi Mi Jawara enaknya minta ampun. Heheheh…seperti label Mi Sehati di Jogja. EMIA, enaknya minta ampun.

Kita buktikan saja rasa mi Jawara di Jalan Nyiur Raya Blok RT.14 No.5 di kompleks Ruko Kranggan Permai Jakasampurna Cibubur ini.

Mie Jawara bisa buat Bubur (enak) juga

Saat mengikuti acara Car Free Day (CFD)di Bekasi, tanggal 18 juli 2010, mataku celingukan nyari bubur ayam, tapi tak jug akudapat. Sudah kujelajahi seluruh panjang jalan A Yani ini, tetapi tetap saja tak kutemukan orang jualan bubur ayam.

Akhirnya aku harus puas makan nasi rames di Warteg dekat Kantor Golkar, tempat acara Kopdar Outdor Terbesar Beblog di tahun 2010 ini. Acara ini bersamaan dengan acara dari kementrian koperasi yang dipadati ruibuan pengunjung, jadi kalau ini diklaim sebagai kopdar beBlog terbesar tentu tidak salah.

Hampir sebagian peserta CFD melewati tempat kita melakukan senam aerobik dan mereka terlihat ikut menikmati senam ini sambil melihat tingkah yang aneh-aneh dari teman-teman ibote, sebuah komunitas anak telo yang selalu punya aksi heroik..

Selesai acara senam aerobik barulah kita lihat stand bubur ayam yang dikomandoi oleh owner Mie Jawara Sehati Perto Group Cibubur. Siapa lagi kalau bukan Mila Nurhaliza (karena suaranya lebih merdu dari Siti Nurhaliza) dan pakar Mie Jawara Mr.Oni.

Belum juga stand dibuka sudah dikerumuni oleh para calon pembeli. Kuperhatikan ada yang juga memperhatikan dengan cara yang seksama. Seorang Satpam tampak berlari kecil melihat ada mobil yang jualan makanan di ajang CFD ini. Tentu adalah tabu untuk berjualan di acara CFD, sehingga dia merasa perlu untuk mengusir atau mengingatkan para penjual bubur ayam ini.

Langkahnya terhenti di depanku. Dia terpaku melihat keakraban para pembeli dan penjual. Sesekali dia menengok ke arah teman-teman Ibote yang asyik main bola di tengah jalan dan sesekali dia lihat para pemain bola yang keluar sebentar dari ajang permainan bola dan ikut bercanda ria dengan sang penjual bubur ayam.

Akhirnya dia putuskan untuk pergi lagi dari lokasi penjualan bubur ayam dan membiarkan acara jual menjual ini berlangsung sampai selesai.

Komentar para pelanggan rupanya mirip-mirip. Rata-rata mereka sangat memuji hidangan ini. Saat sore bertemu dengan pakar Mie Ayam Perto, pak Syamsu Irman, aku baru tahu kalau memang bubur ayam ini pakai resep perto Group. Halah…makanya rasanya enak banget.

Nyesal juga aku belum nyobaion bubur itu karena sudah kekenyangan makan di warteg. Kapan ya bisa ngerasain bubur itu lagi? Apa nunggu CFD lagi?

Ternyata Mie Jawara bisa buat Bubur (enak) juga ya!