Berbuka di Mie Sehati untuk sahabat (yang) Mudik

“Pak ada kawan dari Cikarang yang pingin merasakan nikmatnya mie sehati, gimana? Apa perlu buka warung di sore hari?”

“Maksudnya? Kawan kita mudik dan lewat Yogya?”

“Iya bener. Mereka mudik dan menyempatkan diri untuk mampir ke Yogya. Kita buka warung mie sehatinya sekalian ya?”

mie-hijau-asli-sehati1

Begitulah, akhirnya kita buka warung mie sehati di bulan puasa ini. Para pemudik yang kenal dengan mie sehati secara online, bisa merasakan kenikmatan mie sehati yang berwarna hijau segar secara offline.

Beberapa kawan sering merasa heran dengan warna hijau segar dari mie sehati. Mereka tidak mengira kalau mie sehati warnanya hijau. Pikir mereka warnanya sama dengan warna mie yang lain. Kuning cerah !

“Hati-hati pak kalau beli mie dan warnanya kuning cerah”, begitu kata orang

“Warna asli mie tanpa pewarna buatan adalah kuning lusuh atau putih kekuning-kiningan”

“Lalu kenapa mie sehati warnanya bisa hijau segar?”

“Pada setiap adukan tepung untuk mie sehati selalu dicampurkan air hasil perasan daun sawi yang kaya gizi”

“Maksudnya di-juice?”

“Benar. airr juice ini akan memperkaya kandungan gizi mie sehati. Dengan demikian selain lezat juga sehat!”

“Hahahaha…. pak Eko iklan!”

Pertemanan di dunia online, baik melalui socmed maupun aplikasi lain selalu perlu aplikasi kopdar agar lengkap. Seperti yang sering diucapkan teman-teman Bengawan. “Sharing online dan offline!”

Jadi bagi teman-teman pemudik yang ingin merasakan suasana hangat (karena kadang AC-nya lupa dihidupin:-), silahkan mapir di Mie Sehati.

Jajanan Buka Puasa terlaris

Jajanan Buka Puasa terlaris