Pelatihan membuat Mie Sehat di bulan Puasa

Bulan puasa tahun 2012 pelatihan membuat Mie Sehat diikuti oleh teman-teman dari Papua dan dari beberapa lokasi lainnya. Kali ini, kembali di bulan puasa, akan diadakan pelatihan membuat mie sehat pada hari Sabtu, 27 Juni 2015. Pesertanya tetap seperti biasanya, dibatasi di bawah 10 orang, agar proses belajar dan mengajar bisa efektif.

Lokasi pelatihan di Taman Kuliner Condongcatur Jogja, mulai dari jam 10:00 sampai jam makan siang atau sekitar jam 13:00. Setelah usai pelatihan peserta masih bisa berdiskusi dengan instruktur, baik lewat SMS atau media sosial lainnya, sehingga semua peserta dijamin sudah pandai membuat mie sehat di rumah masing-masing. Untuk keperluan peserta pelatihan yang ingin membuka usaha warung mie sehati, maka instruktur membuat semacam sertifikat pelatihan yang bisa dipajang di lokasi warung yang menjual mie sehati.

Mie Sehati Taman Kuliner

Mie Sehati Taman Kuliner

Biaya untuk administrasi pelatihan ini sebesar 200.000, bisa ditransfer ke rekening Bank Mandiri atas nama Yeni Rumiyaningtyas dengan nomor 156-000-1476-367

Sebelum mendaftar, diharapkan kirim SMS dulu ke Yeni Rumiyaningtyas no hp 08883087532 atau 081908066333. Silahkan tulis nama dan alamat lengkap untukj memudahkan komunikasi setelah selesai pelatihan dan untuk pembuatan nama yang benar di sertifikat pelatihan.

Pelatihan ini akan diperbanyak model prakteknya dan sedikit teori tentang pembuatan mie sehat. Diharapkan semua membawa alat tulis untuk memudahkan proses belajar teori dan membawa alat perekam untuk memudahkan proses mengabadikan pembuatan mie sehat. Alat perekam bisa memakai hand phone, handycam atau cukup camera saja. Alat ini hanya bersifat untuk memudahkan peserta merekam kejadian saat proses pembuatan mie, tetapi tanpa alat inipun tetap bisa dilakukan dengan proses mengingat saja.

Pelatihan Mie Sehati Nop

Pelatihan Mie Sehati

Lokasi pelatihan sangat mudah dijangkau oleh kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Letaknya di dalam Taman Kuliner Condongcatur Sleman Jogja, pas di sebelah barat terminal bis Condongcatur. Peserta dari luar kota bisa turun di terminal Jogja dan melanjutkan ke terminal Condongcatur, sedangkan peserta yang memakai kendaraan pribadi bisa menuju arah ring road utara dan mencari papan petunjuk arah Condongcatur.

Beberapa peserta yang pernah datang ke acara pelatihan ini, baik memakai kendaraan pribadi maupun kendaraan umum, merasa lokasi Taman Kuliner sangat mudah ditemukan. Sampai berjumpa di lokasi pelatihan.

Salam sehati.

Mie Sehati Taman Kuliner

Mie Sehati Taman Kuliner

Pelatihan Mie Sehati Januari 2015 di Taman Kuliner Jogja

Pelatihan Mie Sehati Januari 2015 di Taman Kuliner Jogja.

Seperti biasa, Mie Sehati akan kembali menggelar pelatihan rutin untuk bulan Januari 2015. Instruktur pelatihan Ibu Yeni Eshape, satu-satunya asisten master Mie Perto pak Syamsu Irman, menyatakan bahwa pelatihan rutin Januari 2015 akan diadakan di Taman Kuliner Condoncatur, mulai pukul 10:00 sampai dengan makan siang. Saat ini pelatihan mie sehati memang paling sering diadakan di Taman Kuliner Condongcatur, disamping karena kemudahan akomodasi dari manapun, lokasi ini juga sering dipakai nongkrong para goweser dari manapun.

Peserta pelatihan akan diberi panduan cara membuat mie sehati, mulai dari memilih tepung untuk mie sampai membuat pasta berupa mie sehati. Tanpa mengikuti pelatihanpun, sebenarnya para penggemar mie sehati sudah bisa menyaksikan proses pembuatan mie ini di warung mie sehati. Hal ini disebabkan karena setiap hari selalu ada proses pembuatan mie sehati di warung mie sehati. Proses pembuatan mie setiap hari ini bisa disaksikan langsung oleh pelanggan, karena prosesnya memang tidak disembunyikan. Semua orang bisa melihat prosesnya dengan catatan tidak mengganggu sang penggiling mie.

Konsep mie sehati untuk menciptakan makanan sehat dan enak membuat master Mie Perto, pak Syamsu Irman, mensyaratkan bahwa adukan mie sehati harus tidak mengandung pengawet jenis apapun. Akibat dari konsep makanan sehat ini, maka mie sehati tidak akan bertahan lebih dari sehari. Khusus untuk mie yang dijual ke pelanggan, maksimal 8 jam, setelah mie selesai diproses, mie sudah boleh tidak dijual lagi.

“Persyaratan maksimal umur mie sehati hanya 8 jam itu sudah final, tidak bisa diganggu gugat”. kata pak Syamsu Irman.

“Lha kalau tidak habis selama 8 jam gimana pak?”, tanya salah satu peserta dan juga merupakan pertanyaan standard dari peserta pelatihan.

“Jangan khawatir, biasanya sebelum 8 jam, mie sehati sudah ludes dikonsumsi”, jawab pak Syamsu dengan gaya khasnya.

Sampai saat ini, pelatihan mie sehati hanya dilakukan secara rutin di tiga tempat, yaitu Jabodetabek, Surabaya dan Jogja. Selebihnya adalah pelatihan dadakan atau permintaan khusus dari panitia wilayah lain yang menginginkan adanya pelatihan di wilayah mereka. Yang terus aktif melakukan pendekatan untuk mengadakan pelatihan adalah kota Solo dan Semarang. Pelatihan di kota Semarang pernah dilakukan beberapa kali sedangkan di Kota Solo, hanya diadakan demo pembuatan mie tanpa proses pelatihan, yaitu pada saat mie sehati menjadi makanan resmi peserta gowes Surabaya Jogja dalam rangka ulang tahun UGM.

Khusus untuk pelatihan di Jabodetabek, aturan biaya administrasi dikondisikan sebagai berikut :

Pendaftaran pelatihan mie sehati bisa menghubungi :

1. Ibu Mustika di Nomer : 0818 0828 2463 / 082111696766
2. Bapak Ipung (Purwanto) di Nomer : 083894423763 ( email : ipung1ipung@yahoo.com )

Biaya Investasi Rp.200,000,00 dapat ditransfer ke :

Rek. BCA # 5220473696 – Mustika Ningsih
Rek. Mandiri # 156 00 0655 919 1 – Purwanto
Rek. CIMB Niaga # 025 010 4374 118 – Purwanto

* Bayar di Lokasi akan dikenakan biaya Rp. 300,000.-

Sedangkan di Jogjakarta pendaftaran pelatihan sebesar 200.000 bisa ditransfer ke rekening ibu Yeni Rumiyaningtyas BCA No. 8730004045 atau Mandiri no 156-00-0147636-7. Rincian pendaftaran dapat melalui SMS ke Ibu Yeni Rumiyaningtyas di 08883087532.

Mie Sehati plus krupuk

Mie Sehati plus krupuk

Pelatihan Mie 27 Desember 2015

Acara Pelatihan Mie 27 Desember 2015 kali ini akan diadakan di Taman Kuliner Condongcatur Jogja, mulai jam 10:00 sampai dengan jam 13:00.

Bulan Desember 2015 ini memang akan diadakan pelatihan Mie Sehati dengan model yang berbeda dengan pelatihan yang biasanya diadakan atau yang pernah diadakan. Acara pelatihan kali ini direncanakan akan diliput oleh beberapa media, terutama media audio visual. Inilah ajang narsis bagi yang pernah ikut pelatihan mie dan ingin memperdalam ilmunya lagi sambil berkenalan dengan alumni yang lain.

Instruktur pelatihan seperti biasa adalah Ibu Yeni yang bisa dihubungi di nomor 08883087532. Silahkan kirim nama dan alamat lengkap untuk memudahkan proses administrasi pelatihan ini. Biaya pelatihan untuk yang belum pernah ikut pelatihan sebesar Rp. 200.000 bisa ditransfer ke rekening ibu Yeni Rumiyaningtyas di nomor rekening sebagai berikut :

BCA : 8730004045
Mandiri : 156-00-0147636-7

Pelatihan ini dimungkinkan karena adanya beberapa orang yang bertindak sebagai panitia untuk menyiapkan tempat dan perlengkapan pelatihan. Pak Bhe selaku bagian Humas Mie Sehati telah merombak acara pelatihan mie sehati yang biasanya diadakan seperti yang sudah-sudah. Kali ini akan diundang beberapa komunitas yang anggotanya telah ikut pelatihan atau perseorangan yang pernah merasakan pelatihan di Mie Sehati.

Ibu Yeni memang menjamin semua peserta pasti bisa membuat mie seusai pelatihan, sehingga bila mereka masih belum paham akan dilanjutkan dengan penjelasan secara privat. Dengan demikian semua peserta pelatihan dijamin pasti bisa membuat mie sehat. Beberapa peserta biasanya melakukan diskusi seusai pelatihan, tapi ada juga yang diskusinya dilakukan via SMS beberapa hari setelah pelatihan. Ada juga yang melakukan komunikasi via telepon agar penjelasan dari instruktur yang terlewat bisa diulang kembali.

Peserta pelatihan mie sehati memang sangat beragam, mulai dari yang ingin buka usaha mie sehat, sampai pada mereka yang hanya ingin membuat mie sehat. Ada yang jauh-jauh datang dari ujung pulau Sumatera, teman dari Aceh dan Medan, menuju ke Bekasi hanya untuk melihat proses pembuatan mie sehati. Mereka datang mulai dari Neneknya, anaknya sampai ke cucunya.

Alumni peserta pelatihan Mie Sehati

Alumni peserta pelatihan Mie Sehati

Yang ikut pelatihan mie sehati dari komunitas TDA (Tangan Di Atas) biasanya memang fokus di modal kerja.

“Modal 2 juta bisa bikin warung mie sehati mas?”, kata mereka.

“Bisa mas, baca saja tulisanku di Kompasiana, Modal 2 juta sudah bisa bikin bisnis Mie Sehati

Ini petikan tulisanku di Kompasiana :

+++

Abi dari Priok adalah nama pemilik warung Mie Sehati yang dibuka di Priok. Hanya bermodalkan 400 ribu dan kenekadan yang luar biasa, maka akhirnya usaha mie sehati berhasil dibuka di kawasan Priok.

Tentu saja kalau kita baca keperluan apa saja yang harus diadakan dalam rangka membuka warung mie sehati, maka harganya berkisar di angka 3 jutaan. Harganya bisa naik kalau kita pilih peralatan yang mahal-mahal dan akan turun drastis kalau kita bisa memakai barang yang sudah ada di rumah kita, misalnya kompor, mangkok, sendok, baskom dll. Jadi dengan modal bisnis 2 juta sebenarnya bisa juga membuka usaha Mie Ayam Sehati.

+++

Sampai ketemu di pelatihan Mie Sehati di Taman Kuliner Condongcatur, 27 Desember 2015. Salam sehati.

 

Pelatihan membuat Mie Sehati

Pelatihan membuat Mie Sehati

Pelatihan Mie 29 Nopember 2014

Bulan ini instruktur telah menentukan hari pelatihan dan tempat pelatihan, yaitu hari Sabtu tanggal 29 Nopember di Taman Kuliner Condongcatur. Pelatihan Mie 29 Nopember 2014 ini diadakan disamping untuk memenuhi jadwal pelatihan bulanan untuk menjaga semangat berbagi dengan siapa saja. Sebelum pelatihan ini diadakan, sebenarnya sudah ada pelatihan mie sehati yang dipesan khusus dari Bank BRI dalam rangka melatih karyawannya yang akan menjalani masa persiapan pensiun.

Pelatihan Masa Persiapan Pensiun dari Bank BRI dilakukan di Mie Sehati Grha Mulia (Gramul). Pemrakarsanya pak Ato Sunarto, dedengkot wirausaha dari Cikarang yang meramu pelatihan ini menjadi beberapa kegiatan yang menarik dan salah satunya adalah mendatangi warung Mie Sehati Gramul yang terletak di pinggir Selokan Mataram.

Pak Ato ini memang kawan berwirausaha kuliner di Cikarang, restonya sangat terkenal dengan memakai brand “Kupat Tahu Bandung” (KTB) Mang Ato. Pernah bikin acara seru dengan pak Ato waktu sepedaan di kompleks Montana Jababeka. Strat dari rumahku dan finish di warung KTB Mang Ato. Semua warga sepedaan, baik yang sudah mempunyai anak istri maupun anak istrinya, semuanya gabung dan menikmati udara Jababeka yang selalu sejuk di pagi hari.

Mie Sehati Gramul Jogja

Mie Sehati Gramul Jogja

Kali ini pak Ato datang membawa rombongan. sekitar 100 orang, untuk belajar membuat kuliner sehat tapi tetap lezat. Inilah kuliner ciptaan master mie Perto pak Syamsu Irman dengan hanya tiga rasa saja, yaitu rasa enak, enak sekali dan enak banget.

Rombongan sebanyak ini tentu akan merepotkan semua pihak kalau datang bersamaan, jadi pak Ato mengatur agar sehari maksimal sekitar 50 orang saja. Idealnya memang 20 orang, tapi karena suasana dibuat fun dan waktu dibuat bebas, maka angka 50 masih bisa ditolerir. Rekor pelatihan mie sehati memang pesertanya sekitar 150 orang lebih, yaitu saat Pesta Wirausaha Bekasi beberapa tahun lalu.

Sarapan Goweser di Mie Sehati

Sarapan Goweser di Mie Sehati

Pelatihan ideal ketika Mie Sehati masih di jalan Cungkuk Jogja. Ruangan cukup sempit, sehingga lebih dari 20 orang sudah tidak ideal, akan tetapi ruangan di Mie Sehati Gramul luas, sehingga memadai untuk pelatihan dengan peserta 50 orang. Instruktur sendiri sering mengadakan pelatihan rutin di warung Mie Sehati Taman Kuliner Condongcatur (TKC), disamping tempatnya cukup, lokasinya juga mudah dicapai dari berbagai penjuru.

Lokasi warung Mie Sehati TKC memang sangat dekat dengan terminal Condongcatur Depok, sehingga peserta pelatihan Mie Sehati dari luar kota atau luar pulau tidak banyak bertanya untuk mencari lokasinya. Aku kadang kasihan juga melihat peserta dari luar kota yang tidak begitu mudah sampai di lokasi mie sehati di Cungkuk, tapi aku juga sekaligus memberi apresiasi pada mereka yang jauh-jauh datang mencari warung kecil mie di Cungkuk.

Aku juga sangat terkesan dengan seorang cewek manis yang naik sepeda motor sendirian dari Tegal menuju lokasi yang belum dia kenal sama sekali. Luar biasa banget menurutku. Belum lagi yang dari Sampit, Papua ataupun Aceh. Mereka sangat menginspirasi sang instruktur Mie Sehati untuk berbuat lebih banyak bagi para calon wirausahawan yang ingin membuka warung secara instan. Selesai pelatihan langsung bisa buka warung.

Sebagian peserta pelatihan dari BRI

Sebagian peserta pelatihan dari BRI

Konsep itu juga yang dimaui oleh pak Ato. Peserta Pelatihan Masa Persiapan Pensiun BRI ini diharapkan bisa langsung beraksi begitu mereka menerima surat MPP mereka. Warung bisa dibuka langsung di rumah, bisa dibuka di teras, di garasi, ruang kosong halaman atau dimana saja.

Dengan naiknya BBM, modal yang diperlukan saat ini pasti tidak bisa sebesar 3 juta rupiah saja, seperti yang biasa disampaikan oleh instruktur pelatihan. Namun tetap relatif lebih murah dibanding usaha lain yang sejenis. Apalagi kalau di rumah sudah ada perlengkapan pendukung, misalnya kompor, panci dan sebagainya. Modal awal peralatan akan bisa direduksi.

Untuk bulan ini info pelatihan dari status FB instruktur pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 29 Nopember 2014 jam 10:00 sd 13:00 di Taman Kuliner Condongcatur. Bagi yang tertarik silahkan SMS saja pada sang instruktur Yeni Rumiyaningtyas no hape 08883087532. Semoga Pelatihan Mie 29 Nopember 2014 ini lancar adanya. Amin.

Salam sehati

Owner Mie Sehati belajar gowes memakai RB MOSSO

Instruktur Mie Sehati belajar gowes memakai Sepeda MOSSO

+++

Administrasi pelatihan sebesar 200 ribu rupiah dapat ditransfer ke rekening di bawah ini :

Bank Mandiri an Yeni Rumiyaningtyas No : 156-000-1476-367
BCA an Yeni Rumiyaningtyas No : 873 000 4045.

Pelatihan Mie Sehati 18 Oktober 2014

Pelatihan Mie Sehati 18 Oktober 2014 akan menjadi salah satu agenda kegiatanku di hari Sabtu minggu ini. Sabtu pagi, seperti biasa aku siapkan badan untuk gowes melahap rute Warung Ijo untuk menikmati pisang godog  yang selalu diserbu goweser ketika mampir ke Warijo Pakem.

Sorenya, seusai pelatihan Mie Sehati, ada kopdar dengan master tea internasional dari UGM, mas Bambang Laresolo. Kebetulan teman-teman bersepakat untuk menentukan waktu kopdar setelah Asar, sehingga acara kopdar “The Magic of tea” yang tadinya tabrakan dengan acara pelatihan Mie Sehati bisa berdiri di masing-masing waktu yang berbeda. Acara The magic of tea ini diberi judul “Persian bites”.

Lokasi kopdar “Persian bites” ini dekat dengan lokasi warung Mie Sehati Grha Mulia (Gramul), jadi seusai pelatihan Mie Sehati di Taman Kuliner, aku bisa mampir dulu ke Grha Mulia sambil menanti waktu sore. Seusai acara kopdar dengan master Tea, aku harus siap-siap menghadiri pernikahan keponakanku di Gedung Pamungkas. Lengkaplah acara Sabtu, 18 Oktober 2014 ini.

Biasanya para peserta pelatihan Mie Sehati sudah membaca blog Mie Sehati sebelum datang ke pelatihan. Mereka sudah membaca kisah pelatihan sebelumnya dan juga beberapa tips mengikuti pelatihan dan kegiatan apa yang dilakukan setelah pelatihan.

Sebelum pelatihan, mereka biasanya sudah mengunduh file resep Mie Sehati dan ketika pelatihan dimulai, mereka sudah memegang hard copy resep, sehingga acara pelatihan bisa lebih lancar. Meski begitu ada juga yang benar-benar datang ke pelatihan tanpa persiapan sama sekali, bahkan mereka datang bukan karena mendaftar, tetapi didaftarkan oleh seseorang. Sang pendaftar asli bisa teman, saudara atau yang tertarik belajar Mie Sehati tetapi terkendala waktu, sehingga mereka mengirim temannya untuk belajar dan kemudian mengajarkan kembali pada dia.

Di status FB instruktur Mie Sehati kubaca pesan :”Pelatihan mie sehati berikutnya 18 Oktober’14, jam 10.00-13.00 di Taman Kuliner Condong catur, Yogyakarta. Konfirmasi pendaftaran via sms ke 081908066333″. Biasanya SMS pendaftaran dilakukan ke nomor 08883087532, tapi kali ini rupanya ada nomor satu lagi yang dipakai yaitu nomor XL 081908066333.

Lokasi pelatihan yang nyaman sebenarnya ada di Warung baru Grha Mulia, tetapi lokasi ini masih belum seterkenal Taman Kuliner Condongcatur Sleman, sehingga lokasi pelatihan tetap memakai lokasi biasanya yang dekat dengan terminal angkutan di Depok Sleman. Lokasinya memang pas di belakang terminal, sehingga peserta pelatihan dari luar kota akan sangat gampang menemukannya.

Sampai saat ini peserta pelatihan memang sudah tersebar hampir ke seluruh Indonesia, mulai dari Daerah Istimewa Aceh, Medan, Bengkulu, Sampit, Balikpapan, sebagian besar kota di pulau Jawa bahkan sampai ke Papua. Untuk peserta dari Aceh, mereka datang ke pelatihan satu rombongan keluarga besar, sedang dari Papua mereka datang sekelompok dengan satu pemandu dari Papua dan satu pemandu dari Jogja.

Usaha warung Mie Sehati memang khusus buat mereka yang ingin belajar wirausaha secara instan, selesai pelatihan langsung bisa buka warung. Hanya dibutuhkan dana sekitar 3 juta rupiah untuk dapat memulai kegiatan tersebut, diluar biaya tempat.

Tempat jualan mie memang bisa dilakukan di depan teras rumah, di garasi atau di tempat sempit yang kita punyai. Bila sudah berkembang, maka tempat yang lebih layak bisa dipikirkan. Misalnya tempat yang lebih luas, lebih ramai atau lebih nyaman. Dengan demikian dalam proses awal itu kita bisa belajar dahulu bagaimana rasanya menjadi seorang wirausahawan kecil-kecilan.

Mie Mentah Sehati Hijau

Mie Mentah Sehati Hijau

Masalah pertama dalam dunia wirausaha, biasanya adalah masalah tenaga kerja. Saat usaha kita mulai memerlukan orang lain untuk ikut membantu, maka masalah tenaga kerja sudah mulai muncul. Masalah tenaga kerja, memang biasanya selalu muncul dalam berbagai usaha yang didirikan, entah itu usaha warung, usaha toko kelontong atau apapaun usaha yang memerlukan bantuan tenaga kerja lain.

Dalam pelatihan Mie Sehati topik ini kadang-kadang dibahas tuntas, kadang dibahas seadanya saja, karena passion masing-masing peserta sering berbeda. Ada yang datang hanya untuk belajar memasakkan keluarganya sebuah menu sehat yang tetap lezat sebagai pengganti makanan instan yang sering mereka konsumsi dan ada juga yang datang hanya untuk melengkapi menu yang mereka sudah jual.

Ada penjual mie yang sudah laris manis dagangannya tapi dia sendiri belum tahu bagaimana proses pembuatan mie dari sejak berbentuk tepung sampai berbentuk mie yang siap dihidang dan disantap. Ada juga yang datang dengan keluhan kalau anaknya sudah terbiasa makan makanan instan dan dia perlu mencari hidangan selingan agar tidak tiap hari memakan masakan yang sama.

Bagi yang tertarik pelatihan ini, silahkan langsung saja kontak sang instruktur, Ibu Yeni Rumiyaningtyas di nomor 081908066333. Cukup SMS nama lengkap dan alamat lengkap agar bisa dicatat dalam daftar peserta pelatihan.

Salam sehati.

Mie Sehati Gramul Jogja

Mie Sehati Gramul Jogja

Pelatihan Mie Sehati Perto Group

Pelatihan Mie Sehati Perto Group, sampai saat ini selalu rutin diadakan setiap bulan. Tempat yang selalu ada pelatihan adalah Jabodetabek, Surabaya dan Jogja. Instruktur yang menjadi pimpinan tim adalah master Mie Perto pak Syamsu Irman dan ibu Yeni Eshape.

Di samping lokasi yang rutin tersebut, kadang pelatihan diadakan juga di lokasi lain, misalnya Semarang atau bahkan yang terakhir bulan lalu ke Pulau Sumatera, tepatnya di Bengkulu. Pembagian tim instruktur pelatihan, sampai saat ini diatur sebagai berikut :

Master Mie Perto Pak Syamsu Irman menjadi instruktur di lokasi Jabodetabek, dengan dibantu oleh beberapa orang antara lain :

1. Ibu Mustika di Nomer : 0818 0828 2463 / 082111696766
2. Bapak Ipung (Purwanto) di Nomer : 083894423763 ( email : ipung1ipung@yahoo.com )

Sedangkan Ibu Yeni Rumiyaningtyas Eshape, ditugaskan untuk menjadi instruktur di Jogja dan Surabaya. Untuk pelatihan dadakan atau pelatihan di luar kota yang disebutkan di atas, biasanya Ibu Yeni Eshape (08883087532) yang ditugaskan untuk menanganinya.

Selama ini dalam aktifitas pelatihan ini, Ibu Yeni Eshape biasanya dibantu oleh mas Bagus Jeha 081931746888 selaku manajer warung Mie Sehati yang ada di Taman Kuliner Condongcatur Sleman Jogja.

Mie Sehati Taman Kuliner Jogja

Mie Sehati Taman Kuliner Jogja

Biaya administrasi pelatihan di semua lokasi pelatihan saat ini sebesar Rp. 200.000 jika ditransfer ke rekening instruktur pelatihan, kecuali jika dibayar langsung di tempat, maka biaya menjadi Rp. 250.000.

Biaya administrasi sebesar Rp.200,000,00  tersebut untuk pelatihan di lokasi Jabodetabek, bisa ditransfer ke :

Rek. BCA # 5220473696 – Mustika Ningsih
Rek. Mandiri # 156 00 0655 919 1  – Purwanto
Rek. CIMB Niaga # 025 010 4374 118 – Purwanto

Materi dan Praktek yang di dapat dalam Pelatihan antara lain :

~ Proses pembuatan Mie
~ Proses pembuatan Minyak sayur
~ Proses pembuatan Bumbu Ayam
~ Proses pembuatan Kaldu
~ Cara Penyajian dan trik busines ala Mie SEHATI-Perto Group

Untuk wilayah selain Jabodetabek, maka biaya administrasi bisa ditransfer ke Yeni Rumiyaningtyas dengan nomor rekening sebagai berikut :

BCA : 8730004045
Mandiri :156-00-0147636-7

Saat ini jadwal pelatihan di bulan Juni yang sudah masuk agenda adalah pada hari Jumat, 6 Juni 2014, di kota Surabaya. Silahkan langsung kontak dengan Ibu Yeni Eshape 08883087532 untuk info yang lebih detil. Lokasi pelatihan seperti biasa dilakukan di TK Nurul Azizi Pondok Candra Sidoarjo Surabaya. Sampai bertemu di pelatihan mie sehati, baik di Jabodetabek, Jogja, Surabaya maupun kota-kota lain.

Salam sehati.

Mie Sehati (foto by Krisma)

Mie Sehati (foto by Krisma)

Pelatihan Mie Sehati di Bengkulu

“Pelatihan Mie Sehati di Bengkulu?”

Ya bulan Mei ini akan diadakan pelatihan Mie Sehati di Bengkulu. Tepatnya di rumah Ibu Tanto Jl. Padat Karya No. 17 Rt 01/ Rw 04 Sumur Dewa, Selebar, Kota Bengkulu. Yang ingin info lokasi tepatnya silahkan kontak via SMS ke Ibu Tanto di nomor 085267206225, atau bisa juga kontak mbak Yuyun Elita di 081328576506

Instruktur pelatihan dari Jogja, Ibu Yeni bisa dihubungi di nomor 08883087532. Silahkan kirim nama dan alamat lengkap untuk memudahkan proses administrasi pelatihan. Biaya pelatihan sebesar Rp. 200.000 bisa ditransfer ke rekening ibu Yeni Rumiyaningtyas di nomor rekening sebagai berikut :

BCA : 8730004045
Mandiri : 156-00-0147636-7

Tim instruktur Mie Sehati

Tim instruktur Mie Sehati

Pelatihan ini dimungkinkan karena adanya beberapa orang yang bertindak sebagai panitia untuk menyiapkan tempat dan perlengkapan pelatihan. Mungkin mereka beranggapan bahwa teman-teman di Bengkulu perlu mengenal produk Mie Sehat yang tetap lezat dan penuh gizi, sehingga mereka berdaya upaya untuk mendatangkan instruktur pelatihan dari Jogjakarta, yaitu Ibu Yeni Rumiyaningtyas.

Pelatihan akan diadakan pada hari Kamis tanggal 22 Mei ’14 jam 15.00-18.00. Jumlah peserta dibatasi, agar pelaksanaan pelatihan bisa optimal. Pengalaman mengadakan pelatihan tanpa pembatasan jumlah peserta membuat suasana pelatihan menjadi seperti pasar tumpah. Tidak semua peserta pelatihan bisa melihat dengan jelas semua proses pembuatan mie, sehingga ada saja yang tidak mendapat pelajaran secara utuh. Akibatnya seusai pelatihan beberapa peserta tetap merasa belum menguasai cara membuat mie sehat yang benar dan pas rasanya.

Ibu Yeni memang menjamin semua peserta pasti bisa membuat mie seusai pelatihan, karena bila mereka masih belum paham bisa dilanjutkan dengan penjelasan secara privat. Dengan demikian semua peserta pelatihan dijamin pasti bisa membuat mie sehat. Beberapa peserta biasanya melakukan diskusi seusai pelatihan, tapi ada juga yang diskusinya dilakukan via SMS beberapa hari setelah pelatihan. Ada juga yang melakukan komunikasi via telepon agar penjelasan dari instruktur yang terlewat bisa diulang kembali.

Peserta pelatihan mie sehati memang sangat beragam, mulai dari yang ingin buka usaha mie sehat, sampai pada mereka yang hanya ingin membuat mie sehat. Ada yang jauh-jauh datang dari ujung pulau Sumatera, teman dari Aceh dan Medan, menuju ke Bekasi hanya untuk melihat proses pembuatan mie sehati. Mereka datang mulai dari Neneknya, anaknya sampai ke cucunya.

Yang ikut pelatihan mie sehati dari komunitas TDA (Tangan Di Atas) biasanya memang fokus di modal kerja.

“Modal 2 juta bisa bikin warung mie sehati mas?”, kata mereka.

“Bisa mas, baca saja tulisanku di Kompasiana, Modal 2 juta sudah bisa bikin bisnis Mie Sehati

Ini petikan tulisanku di Kompasiana :

+++

Abi dari Priok adalah nama pemilik warung Mie Sehati yang dibuka di Priok. Hanya bermodalkan 400 ribu dan kenekadan yang luar biasa, maka akhirnya usaha mie sehati berhasil dibuka di kawasan Priok.

Tentu saja kalau kita baca keperluan apa saja yang harus diadakan dalam rangka membuka warung mie sehati, maka harganya berkisar di angka 3 jutaan. Harganya bisa naik kalau kita pilih peralatan yang mahal-mahal dan akan turun drastis kalau kita bisa memakai barang yang sudah ada di rumah kita, misalnya kompor, mangkok, sendok, baskom dll. Jadi dengan modal bisnis 2 juta sebenarnya bisa juga membuka usaha Mie Ayam Sehati.

+++

Sampai ketemu di pelatihan Mie Sehati di Bengkulu. Salam sehati.

Mie Sehati plus krupuk

Mie Sehati plus krupuk

Pelatihan Mie 15 Maret 2014

Pelatihan Mie 15 Maret 2014 seperti biasa diadakan di Taman Kuliner Condongcatur Jogjakarta. Lokasinya di sebelah barat kantor Kelurahan Condong catur atau di belakang Terminal Condongcatur. Tempat ini selalu dipilih karena kebanyakan peserta pelatihan dari bulan ke bulan selalu didominasi peserta dari luar Jogja, bahkan ada juga yang dari luar pulau.

Pusat pelatihan Mie Sehati di Cungkuk letaknya memang sangat dekat dengan pusat kota, tetapi peserta dari luar kota jadi agak repot kalau tidak memakai kendaraan sendiri. Bagi yang datang pelatihan dari Papua, Kalimantan atau dari luar Jogja, seperti Bandung, Tegal maupun kota lain yang membawa kendaraan sendiri tentu tidak masalah, tetapi yang datang memakai jasa angkutan umum akan lebih mudah mencari Taman Kuliner Condongcatur, karena letaknya yang pas di belakang terminal Condongcatur.

Peserta pelatihan Mahasiswa UNSOED

Peserta pelatihan Mahasiswa UNSOED

Bagi peserta pelatihan yang turun di terminal Jogja atau terminal Trans Jogja (TJ) di daerah manapun, maka bisa memilih angkutan TJ yang menuju terminal Condongcatur, cukup 3.000 rupiah akan sampai ke lokasi. Bila datangnya pagi, maka naik TJ ini sangat nikmat. Angkutan masih belum ramai penumpang, masih terasa segarnya AC dan lalu lintas yang juga masih belum ramai. Bila sudah siang, maka AC jadi kurang terasa dingin karena banyaknya penumpang dan lalu lintas yang sudah mulai macet.

Bagi yang ingin bergabung dengan pelatihan mie 15 Maret 2014, silahkan langsung kontak via SMS ke Ibu Yeni 08883087532 atau mas Bagus Jeha nomor 0819-3174-6888. Kirimkan nama dan alamat lengkap serta transfer biaya administrasi sebesar 200.000 IDR ke rekening Yeni Rumiyaningtyas dengan nomor rekening sebagai berikut :

Bank Mandiri an Yeni Rumiyaningtyas No : 156-000-1476-367
BCA an Yeni Rumiyaningtyas No : 873 000 4045.

Disarankan sebelum hari pelatihan para peserta sudah mengunduh file resep mie sehati dan peralatan yang diperlukan untuk buka usaha mie disini. Silahkan dibaca dan yang dirasa tidak jelas bisa ditanyakan saat pelaksanaan pelatihan pada Hari Sabtu, 15 Maret 2014 jam 10.00 wib.

Mie Sehati plus krupuk

Mie Sehati plus krupuk

Pelatihan mie ayam ini akan berlangsung sekitar 2-3 jam dan biasanya selesai pas jam makan siang. Bagi yang masih merasa belum jelas, seusai pelatihan tetap diadakan diskusi bersama instruktur dan peserta pelatihan lain termasuk pemerhati mie sehati yang bergabung dalam acara ini. Semua peserta dijamin bisa membuat mie, bahkan bila sampai di rumah masih merasa belum mahir, komunikasi tetap dapat dilakukan melalui SMS atau telpon ke instruktur ibu Yeni.

Ajang diskusi seusai pelatihan biasanya menjadi ajang silaturahmi yang akrab di antara para peserta dan instruktur. Mereka saling tukar nomor hape dan alamat tempat tinggal atau bahkan alamat usaha mereka. Memang sebagian peserta pelatihan mie sehati kadang ada juga yang sudah punya usaha, baik usaha kuliner ataupun usaha lain yang berhubungan dengan kuliner atau yang bahkan tidak ada hubungan sama sekali.

“Saya ini sudah kelarisan jualan mie, tapi baru sekali ini tahu proses membuat mie dan ternyata sangat gampang dan asyik”, kata salah satu dari mereka.

Sepanjang pelatihan, peserta memang dihibur oleh gurauan mereka sendiri, padahal awalnya mereka “jaim” dan malu-malu karena baru ketemu pada hari itu dan belum saling mengenal. Proses pembuatan mie memang dilakukan di akhir pelatihan, pada awalnya mereka diberi ilmu tentang pernik-pernik seputar mie, antara lain membuat minyak mie, membuat kuah mie atau memasak ayam bersama jamur.

“Kalau tanpa jamur dan hanya ayam semua bagaimana ya bu? Kan namanya mie ayam bukan mie ayam jamur?”, kata salah satu peserta.

“Boleh kok hanya ayam saja tanpa jamur. Namanya juga boleh memakai nama mie ayam atau mie ayam jamur. Bagi kita terserah anda semua. Hanya saja pengalaman kita, kalau ayam semua tanpa campuran jamur, maka rasa ayamnya jadi terlalu tajam, jadi jamur itu membuat rasa ayamnya pas dan menambah kekayaan kandungan gizinya”

Sampai jumpa di pelatihan mie, Sabtu 15 maret 2014 di Taman Kuliner Condongcatur. Salam sehati.

Gerobak Mie Sehati

Gerobak Mie Sehati

Bisnis Instant ternyata ada

“Wah Bisnis Instant ternyata ada ya mas?”

“Hahahaha…. memang ada tapi bisnis mie sehati ini bukan bisnis sulapan, tetap perlu kerja keras dan tak kenal menyerah dari pemilik bisnisnya”

“Beda dengan bisnis yang tinggal ongkang-ongkang kaki kemudian uang datang sendiri ya mas?”

“Mungkin suatu saat sampai juga di situ, tapi untuk yang itu tidak bisa instan”

Usaha membuka warung mie sehati memang bisa dilakukan secara instan, langsung buka warung seusai pelatihan, tapi jangan harap langsung untung berjuta-juta rupiah. Perlu kerja keras agar bisnis kecil-kecilan ini bisa menjadi besar dan menguntungkan sang pemilik warung.

Instruktur pelatihan dan pengunjung warung

Instruktur pelatihan dan pengunjung warung

“Bisnis mie ayam ini memang bisnis yang kecil saat ini mas, tapi bisa jadi akan menjadi bisnis yang sangat menguntungkan kalau memang berjalan sesuai rencana”

“Terima kasih mas”

Petikan kalimat tersebut kuambil dari percakapanku dengan seorang pembeli di warung mie sehati Taman Kuliner Condong catur. Dia tertarik melihat kegiatan belajar membuat mie sehati dan akhirnya duduk di warung sambil mengamati proses pelatihan mie sehati.

“Pelanggan mie sehati dapat dengan jelas melihat proses pembuatan mie yang sehat dan higienis mas. Mirip seperti bread talk yang kita bisa melihat seluruh proses pembuatan kuenya”, kataku sambil tersenyum.

“Ternyata mudah ya membuat mie, hanya memakai alat yang sederhana dan langsung jadi mie”

“Alat giling mie itu memang paling sederhana dan awet, dibanding alat sejenis yang terlihat lebih mewah tetapi sangat mudah rusak atau alat yang lebih kuat tapi dengan harga yang berlipat-lipat”, kataku menjelaskan tentang mesin giling mie yang asli buatan Indonesia tetapi ada yang diimport dari negeri China dengan harga yang relatif sama.

Mesin giling mie

Mesin giling mie

Tamuku ini memang sangat antusias membahas pelatihan mie sehati bulan Pebruari 2014 ini. Dia mantan anggota parpol yang kemudian mulai menjauhi dunia politik dengan konsekuensi menurunnya harta kekayaannya.

“Saya suka dengan kegiatan pelatihan mie ini mas, bukankah ini mengajari kita untuk berwira usaha dengan cara yang paling mudah tapi tetap memerlukan kerja keras? Bukan cara ajaib bak pesulap?”

“Benar mas, usaha membuka warung mie sehati adalah cara instan untuk jadi pengusaha, tapi hanya di awal saja, setelah itu masih dibutuhkan kerja keras, bahkan kerja yang sangat keras mungkin agar omzetnya terus naik”

“Saya kagum dengan siapa saja yang mau membagikan ilmunya seperti kegiatan ini. Indonesia butuh orang seperti mas yang mau berbagi ilmu untuk siapapun”

“Wah pujian itu untuk istriku saja mas, soalnya dia yang memberi pelatihan ini. Saya sendiri sangat kagum dengan master Mie Perto yang membuat semua ini terjadi. Dia adalah pencetus ide membuat laboratorium mini kuliner di rumahnya dan membagikan hasilnya kepada kita semua”

“Siapa itu?”

“Namanya pak Syamsu Irman dan dia rajin berbagi seperti ini. Dulu dia berbagi ke berbagai kota di Jawa dan ada juga muridnya dari bali. Saya kebetulan sering ikut di kegiatannya”

“Mas ikut sharing seperti hari ini?”

“Bukan, saya hanya menuliskan cara pak Syamsu Irman sharing ilmu membuat mie dan kemudian menuangkannya dalam bentuk tulisan di blog Mie Sehati. Blog itu akhirnya malah merebut penghargaan tertinggi dalam ajang On Off dari Acer, karena kegiatannya yang nyata di dunia online maupun offline dan memberi inspirasi pada banyak orang”

Peserta pelatihan Mie Sehati 23 Pebruari 2014

Peserta pelatihan Mie Sehati 23 Pebruari 2014

“Mas, saya ini dulu pernah punya segalanya. Pengalaman sidah mengajarkan pada saya, bahwa yang penting adalah bergerak terus dan tidak mengandalkan kekayaan, karena kekayaan itu semu. Yang kita butuhkan nanti hanya selembar kain kafan dan tanah 1×2 meter saja. Kekayaan itu tidak kita bawa ke lubang kubur, tapi kegiatan kita yang akan menemani kita di alam kubur”.

Mak jleb, ucapan ini sangat masuk dalam hatiku. Kenapa kita khawatir tidak kaya, kenapa kita tidak khawatir akan kecukupan bekal kita nanti?

Percakapan yang seru ini akhirnya berakhir ketika pelatihan berakhir dan akupun larut dalam pembicaraan lain dengan para peserta pelatihan.

“Mas, tadinya aku mau buka warung mie yang lain lho”

“Oh iya?”

“Benar mas, sampai salah satu temanku bilang untuk belajar membuat mie sendiri dan menjualnya sendiri saja. Akupun mencari di internet dan ketemu blog mie sehati mas”

“Wow keren mas. Selamat bergabung dengan para murid mie sehati mas. Semoga manfaat ya”

Kami bersalaman dan diapun memacu motornya kembali ke kotanya, Solo. Peserta lain juga memacu motornya dan kembali ke kotanya, Lamongan. Luar biasa semangat mereka mengikuti pelatihan ini. Semoga kesuksesan bersama mereka. Amiin.

Salam sehati.

Peserta pelatihan Mie Sehati 23 Pebruari 2014

Peserta pelatihan Mie Sehati 23 Pebruari 2014