Pelatihan Mie Sehati Maret 2015

Setelah pelatihan rutin Mie Sehati selesai di Surabaya, maka pelatihan rutin selanjutnya adalah pelatihan Mie Sehati di Jabodetabek dan Jogjakarta. Pelatihan Mie Sehati Maret 2015 akan diadakan pada minggu terakhir dengan jadwal sebagai berikut :

1. Pelatihan Mie Sehati di Taman Kuliner Condongcatur Jogja, akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 Maret 2015.

2. Pelatihan Mie Sehati di Jababeka Cikarang Bekasi, akan dilaksanakan pada hari Minggu, 29 Desember 2015.

Untuk pelatihan di Jogja, instruktur seperti biasa akan ditangani oleh ibu Yeni Eshape, asisten Master Mie Perto Pak Syamsu Irman. Acara dimulai jam 10.00 s.d jam makan siang. Dimulai dengan sedikit teori dan lebih banyak praktek. Peserta diharapkan sudah memahami proses pembuatan mie sehati, dengan menyimak salinan menu dan resep yang diberikan di lokasi pelatihan, sehingga saat praktek lebih banyak komunikasi yang bisa dijalin.

Semua peserta diharapkan ikut aktif melaksanakan praktek membuat mie sehati, mulai dari membuat adonan, sampai menyajikan mie sehati yang sudah siap disantap. Syarat untuk menjadi peserta yang bisa ikut praktek adalah tidak punya kuku yang panjang dan tangan dalam kondisi bersih. Dengan demikian, bagi yang masih memelihara kuku, dipersilahkan memotong kuku dan mencuci tangannya sehingga sudah bersih saat parktek membuat mie sehati.

Biaya administrasi sebesar 200.00 dapat ditransfer ke rekening ibu Yeni Rumiyaningtyas, baik via Mandiri maupun vai BCA. sebagai berikut :

BCA No. 8730004045 atau Mandiri no 156-00-0147636-7

Setelah transfer, dipersilahkan untuk melakukan konfirmasi ke Ibu Yeni melalui nomer 08883087532 atau ke nomor 081908066333. Untuk keperluan penulisan nama di sertifikat pelatihan, diharapkan menyampaikan nama yang akan ditulis di sertifikat melalui SMS.

Narsis berjamaah di Mie Sehati

Narsis berjamaah di Mie Sehati

Untuk acara pelatihan di Jababeka Cikarang, silahkan ikuti info ini :

Perumahan Cikarang Baru, Jalan Merak XI Blok L1 No.21 Cikarang Utara, Kawasan Industri Jababeka 2 Cikarang Baru (Dekat RS. Harapan Keluarga / Wisma Mattel). Peserta dibatasi maksimal 10 orang saja.

Biaya administrasi untuk pelatihan di Jabodetabek, dengan instruktur bapak Syamsu Irman bisa ditransfer ke rekening sebagai berikut :

1. Ibu Mustika di Nomer : 0818 0828 2463 / 082111696766 – Rek. BCA # 5220473696 – Mustika Ningsih

2. Bapak Ipung (Purwanto) di Nomer : 083894423763 (email : ipung1ipung@yahoo.com) – Rek. Mandiri # 156 00 0655 919 1 – Purwanto dan Rek. CIMB Niaga # 025 010 4374 118 – Purwanto

Biaya Investasi sama dengan di Jogja yaitu sebesar Rp.200,000,00.

Mie Sehati Cikarang

Mie Sehati Cikarang

Habis Pelatihan Mie langsung ACTION

“Habis Pelatihan sebaiknya langsung ACTION!”

Kalimat di atas rupanya menyemangati salah satu peserta pelatihan mie sehati Perto Group, tanggal 19 Nopember 2011 di Mie Sehati Yogyakarta. Meskipun acara telah selesai, salah satu peserta tetap menempel pada instruktur pelatihan dan mulai melancarkan jurus bisik-bisiknya.

pelatihan mie ayam 19 Nopember 2011 (12)

“Teman-teman kan sudah pesan mesin giling mie agar bisa langsung praktek di rumah. Jadi saya juga mau beli mesin giling mie sama ibu saja”, ucapnya lirih seperti berbisik pada sang instruktur pelatihan.

“Beli mesin giling mie tidak harus ke mie sehati, tetapi bisa beli sendiri ke toko-toko yang menjualnya. Harganya sekitar 600-700 ribu untuk ukuran yang kita pakai di pelatihan ini. Kalau pesan sekarang paling cepat dua minggu baru sampai”, begitu kalimat dari sang instruktur itu. Kalimat terakhir ini rupanya yang membuat mas Beni terus berbisik mendekati sang instruktur.

“Bagaimana kalau mesin giling mie yang Ibu demokan tadi saya bawa saja Bu. Saya benar-benar ingin langsung ACTION setelah mengikuti pelatihan ini”

“Wah gimana ya pak. Itu milik peserta pelatihan di Surabaya yang lalu dan akan segera diambil. Coba saya kontak ke pemiliknya dulu ya. Soalnya dia sudah bayar kontan”

Mas Beni mengangguk dan wajahnya jadi cerah berseri ketika tahu sang pemesan mesin mie masih memperbaiki warungnya dan baru dua minggu lagi memerlukan mesin giling itu. Suatu kebetulan yang sulit dijelaskan. Ketika semua orang puas dengan jawaban instruktur untuk menunggu dua minggu lagi, ternyata mas Beni ingin lebih cepat ACTION, sehingga dia menunggu saat yang tepat untuk membawa pulang mesin giling mie yang hari ini hanya ada satu di warung mie sehati.

Sehari setelah pelatihan, mas Beni langsung kirim SMS mengabarkan bahwa dia sudah sukses membuat adonan mie sebanyak satu kilo. Rasanya sudah memadai dan memuaskan, hanya perlu takaran yang klebih pas lagi untuk masalah minyak ayamnya.

“Sudah sukses membuat 17 porsi @80 gram dari satu kilo tepung!”

Ukuran normal, biasanya satu kilo bisa menjadi 18 porsi @80 gram, tetapi sudah jamak kalau hanya bisa menjadi 17 porsi. Bisa jadi karena banyak tepung yang terbuang bisa jadi karena kebanyakan menimbangnya.

pelatihan mie ayam 19 Nopember 2011 (3)

Peserta yang lain punya cerita tersendiri. Mbak Meylda Morris langsung semangat 45 ketika diminta untuk menggiling mie. Ditunjukkan kalau kuku tangannya bersih dan langsung memakai celemek KOKI untuk mulai mengaduk tepung. Berdua dengan suaminya, mbak Meylda Morris memang dengan tekun mengikuti dan menyimak apa yang disampaikan oleh instruktur dengan sangat serius.

pelatihan mie ayam 19 Nopember 2011 (5)

Pertanyaanpun sering muncul dari mbak Meylda Morris, membuat orang lain tidak perlu bertyanya lagi karena sudah terwakili. Mbak Meylda Morris juga langsung ikut milis Mie Sehati dan langsung menyampaikan pengalaman berharganya di milis tersebut.

“Berbekal info dari internet & sms ibu Yeni, akhirnya saya sampai juga di tempat Pelatihan Mie Ayam Sehati Yogya, awalnya sempat tak percaya kalo ini tempat kursusnya (karena sebelum-sebelumnya kalo saya ikut kursus tempatnya besar, luas, di jalan2 besar). Lha ini, diluar dugaan, malah sebaliknya.

Tapiiii … Subhanallah, jangan salah, saat pelatihan berlangsung, walau santai, semua peserta semangat bertanya, antusias menyimak apa yang disampaikan ibu Yeni, baik bu Yeni & pak Eko juga luar biasa semangat berbaginya,

Beliau siap membantu kapanpun kalau nanti ada yg perlu ditanyakan “asal sinyal ga putus aja”, tidak semata2 “profit oriented”, kami peserta nantinya bebas memulai usaha tanpa harus pusing mikir prosedur “ala waralaba” & tdk mengikat (lha ini yg saya cari) jadi lebih hemat.

Yang penting ilmu bikin mie, kaldu, topping, pangsit sudah disampaikan, “improvisasi” nanti terserah peserta. Matur Nuwun Bu Yeni & Pak Eko sudah berbagi, smoga bermanfaat, terima kasih juga mie ayam & es buahnya, maknyus,

Jadi  tambah semangat untuk memulai bisnis mie ayam, Insyaallah,amin.”

Pak Ipung salah satu pemilik Warung Mie Sehati langsung nimbrung,”begitulah sebuah ciri khas yg berbeda dan kadang juga jauh dari dugaan..kadang acaranya di dapur, kadang di teras rumah, kadang di ruang tamu, kadang di kebun, kadang di tempat jualan, kadang di ruang serba guna, kadang di villa, kadang di apartemen.”

Mie hasil Pelatihan Mie Ayam 19 Nopember 2011

Mie hasil Pelatihan Mie Ayam 19 Nopember 2011

Pelatihan hari Sabtu ini diadakan memang langsung di dua tempat berbeda dengan waktu yang bersamaan dan dipimpin oleh dua instruktur, pak Syamsu Irman dan Ibu Yeni. Isi pelatihan memang tidak hanya melulu cerita tentang cara membuat mie ayam saja, tetapi lebih sering disisipi dengan kisah motivasi tentang mie ayam ini.

“Berapa bulan bisa tercapai BEP pak?”

“Analisa biaya produksi gimana pak?”

“Apakah warungnya harus seperti ini atau boleh disain sendiri atau bagaimana ya?”

Pertanyaan semcam itu biasanya tidak dijawab secara langsung tapi dijawab dengan menceritakan falsafah komunitas bisnis Tangan Di Atas (TDA).

“Komunitas TDA adalah komunitas yang dijiwai semangat berbagi yang luar biasa besarnya. Disamping itu ada juga istilah yang sering kitaa pakai dalam memulai bisnis, yaitu APH”

“Yang sering terjadi, biasanya sebelum membuka usaha kita pikir-pikir sampai lama, kita hitung-hitung sampai makin lama makin ruwet, baru kalau cocok dilakukan ACTION. Yang terjadi kebanyakan mikir dan lupa ACTION”

“APH mengajarkan kita untuk segera ACTION, dan setelah itu pasti kita akan pikirkan dan hitung dengan semangat berpikir dan berhitung yang berbeda.”

“Ini kita sudah action, jadi harus dipikirkan bagaimana supaya untung, supaya lebih laris !”

pelatihan mie ayam 19 Nopember 2011 (6)

Pelatihan hari ini memang warnanya sedikit lain. Beberapa peserta adalah pasangan suami istri yang terlihat begitu menikmati acara ini termasuk acara naik becak keliling Yogya. Ada juga kelompok Genk Motor dari Ponorogo yang berangkat dini hari dan sampai di lokasi ON TIME.

Tiga Pembalap dari Ponorogo

Tiga Pembalap dari Ponorogo

Ada juga yang sudah jalan bisnisnya tapi perlu sebuah branded baru agar bisnisnya lebih berkembang.

“Saya geser semua acara dan alhamdulillah bisa ikut acara ini. Hari ini saya harus membawa contoh masakan mie sehati untuk istri yang di rumah”

Waduh sejuk banget ucapan bapak ini. pasti istrinya merupakan pasangan hidupnya yang membuat mereka menjalani hidup ini dengan penuh kebahagiaan.

pelatihan mie ayam 19 Nopember 2011 (1)

Semoga acara pelatihan ini mempunyai efek samping yang membuat tali silaturahmi anatar mereka makin kuat dan itulah inti bisnis ala TDA, SILATUTRAHMI !

Jadi bagai yang belum ikut pelatihan, jika nanti sudah ikut, jangan lupa judul tulisan ini. “Habis Pelatihan langsung ACTION

pelatihan mie ayam 19 Nopember 2011 (20)

Pelatihan di Yogya : 19 Juni 2011

Pelatihan untuk bulan Juni 2011 direncanakan diadakan pada tanggal 19 Juni 2011. Pendaftaran bisa melalui internet atau langsung ke Ibu Yeni di 08883087532.

Inilah pelatihan rutin membuat Mie Sehat yang dibuat hari ini dan dijual hari ini. Tanpa pengawet, penyedap maupun pewarna buatan. Hanya menggunakan pewarna alami (wortel, sawi, bit, dll).

eevent : Pelatihan  Mie Sehati

eevent : Pelatihan Mie Sehati

Transfer biaya pelatihan sebesar Rp. 100.000 dapat dikirim melalui :

Mandiri an Yeni Rumiyaningtyas No : 156-000-1476-367
BCA an Yeni Rumiyaningtyas No : 873 000 4045
Info lebih detil silahkan kontak Ibu Yeni 08883087532.

+++

Sampai bertemu di pelatihan. Jangan lupa sebelum dan sesudah pelatihan bisa bergabung dulu di milis miesehati. Cara paling gampang adalah dengan mengirim imil kosong ke alamat : miesehati-subscribe@yahoogroups.com

Logo Miesehati yang lain

Logo Miesehati yang lain

Hari ini di Bejing : Mie Ayam Sehati Perto group

Luar biasa kerja tim pelatihan Mie Ayam Perto Group di Bejing. Peserta benar-benar membludak dan sampai tidak kebagian kursi (karena memang enak sambil berdiri ngikuti semua ucapan dan gerakan master Mie Perto pak Syamsu Irman.

Seperti biasa yang diutamakan dalam pelatihan Mie Ayam adalah yang datang bukan yang ndaftar, sehingga biarpun belum mendaftar tetapi kalau nekad datang ya tetap dapat kebagian ilmu dari pak Syamsu Irman.

Panitia pelatihan Mie Ayam dari Bejing menyediakan lembar pendaftaran khusus bagi mereka yang tidak sempat transfer dan langsung “go show” ke lokasi pelatihan. Disediakan sebuah kotak berisi snack dan air mineral bagi mereka yang sudah mendaftar ulang.

Banyak sekali hal-hal baru yang dialami oleh para peserta maupun panitia pelatihan. Mereka baru “ngeh” kalau ternyata warna hijau dari Mie Ayam Perto Group adalah warna alami dari daun sawi yang diambil sari warnanya dengan cara dibuat juice memakai mesin blender.

Warna-warni yang ada untuk Mie Ayam ini memang semuanya diambil dari warna yang ada pada beberapa sayuran dengan cara diblender dan dibuang ampasnya. Air hasil dari blenderan tersebut kemudian dicampurkan ke dalam adonan tepung dan “biang mie”. Satu sachet “biang mie” ini dicampurkan ke dalam 1 kg tepung dan nantinyha akan menghasilkan mie ayam sebanyak 18 mangkok (porsi). Masing-masing mangkok mempunyai porsi mie seberat 80 g.

Suasana memang jadi seperti pasar “tiban’. Warung makan Bejing (Bebek Jingkrak) ini jadi penuh dengan peserta pelatihan dan tempat parkirnya juga jadi penuh dengan mobil maupun motor yang beraneka merek serta datang dari beraneka kota.

Peserta juga sangat beragam. Mulai dari anak-anak (yang ikut orang tuanya), sampai ke ibu-ibu yang sudah cukup berumur. Meski begitu suasana pelatihan tetap guyub dan penuh dengan semangat.

Pada pelatihan ini hadir pula salah satu agen penjual mesin giling mie yang terbukti cukup kuat untuk dipakai berjualan. Bila penjualan harian sudah di atas 5 kg per hari, maka mesin giling mie ini bisa dilengkapi dengan (dynamo) motor, sehingga tidak perlu lagi mempergunakan engkol manual tetapi cukup menekan sebuah tombol (ON) dan mesin akan berjalan dengan sendirinya.

Terlihat para peserta sangat antusias mencatat setiap perkataan yang diucapkan oleh pak Syamsu. Beberapa malah mengabadikan melalui camera ataupun movie camera.

Seusai pelatihan, maka panitia Bejing mulai berpikir untuk mengadakan lagi pelatihan seperti ini lagi dengan mengambil hari, tanggal Minggu, 17 Oktober 2010.

“Untuk pelatihan bulan depan, waktu yang kosong mungkin ya hanya pada tanggal 17 Oktober itu saja”

“Jadi kita adakan saja pelatihan mie ayam untuk tanggal itu. Tanggal 10 dan 24 oktober sudah diambil untuk pelatihan rutin di Jogyakarta”

“Untuk yang akan datang, panitia akan memberi suguhan yang lebih mantap yaitu seporsi Bejing atau Bekar, Bebek Jingkrak yang super pedes dan Bebek Bakar yang super lezat!”

Jadi bagi yang belum ikutan pelatihan silahkan daftar diri anda di pelatihan yang akan datang. Minggu, 17 Oktober 2010.
Panitia yang siap bertugas adalah sebagai berikut :
1. Imam “Bebek Djingkrak” flexi (021) 71063412
2. Putra “Soto Ceker Mas Ojo” flexi (021)33603277
3. Zuwanto “OshKosh fashion” 081319934296

Salam Sehati

+++

Contoh Mie kurang air

Pada pelatihan kali ini, Minggu 30 Mei 2010, dari beberapa adonan mie yang dibuat, salah satunya campuran airnya sedikit kurang banyak. Hal ini biasanya diatasi dengan menambah sedikiiiit air tambahan, tapi dalam pelatihan ini peserta pelatihan meminta untuk diteruskan saja.

Demikian juga ketika salah satu potongan bahan mie terbentuk dengan ketebalan yang sangat tipis, peserta juga meminta untuk diteruskan. Mereka ingin melihat contoh mie yang terlalu tipis, sehingga suatu saat mereka tahu kalau membuat mie yang terlalu tipis itu kondisinya seperti apa.

Dalam dunia pembelajaran, banyak sekali contoh-contoh kegagalan atau kesalahan yang disampakan oleh seorang instruktur atau trainer. Hal ini ternyata berdasar survey yang dilakukan di beberapa pelatihan. Dalam survey itu dinyatakan bahwa para peserta pelatihan kadang merasa lebih ingat isi pelatihan bila yang disampaikan adalah contoh-contoh yang salah.

Confucius(Khong Hu Tju), seorang filsuf dari Cina pernah mengatakan bahwa kalau kita mendengar, maka setelah itu kita akan melupakan apa yang kita dengar. Kalau kita melihat, maka kita lebih lama lupa akan apa yang dilihat. Namun kalau kita kerjakan apa yang diperintahkan, maka kita akan lebih memahami apa yang diajarkan dan kadang malah tidak bisa lupa lagi.

Dalam pelatihan inipun peserta diminta untuk mencoba melakukan apa yang ada dalam text book atau apa yang disampaiakn oleh instruktur.

Bagi yang kenal atau tahu makna pernyataan Khong Hu Tju, maka mereka dengan senang hati akan melaksankan apa yang disampaikan oleh sang instruktur.

Itu sebabnya pelatihan yang ideal cukup diikuti oleh 5 orang saja. Batas maksimal adalah 10 orang, agar apa yang disampaikan oleh instruktur bisa sampai ke peserta secara lebih optimal dibanding pelatihan yang diikuti oleh puluhan orang.

Pelatihan rutin dua minggu lagi akan diadakan di Bekasi Square, pada acara Festival Wirausaha 2010 dalam rangka Milad 1 TDA Bekasi. Dengan demikian, bagi yang belum sempat ikut pelatihan rutin ini dipersilahkan untuk datang di acara Festival Wirausaha 2010, 2 minggu lagi setelah hari ini, Minggu 30 Mei 2010.

Anda belum daftar ikut Festival Wirausaha 2010, 12-13 Juni 2010?

Silahkan daftar secepatnya di situs festival wirausaha 2010.