BISNIS itu dimulai dari BERBAGI

“Dulu saya suka pusing memikirkan borosnya bensin kendaraanku, maklum mampunya hanya beli kendaraan kuno yang bensinnya boros”

“Sekarang ternyata masalahnya masih sama, bensin boros! Soalnya mobil mewah ini semuanya di atas 3.000 cc, jadi borosnya lumayan juga”

“Dulu mikir gimana cara membayar sewa kios yang sempit di pasar yang sempit”

“Sekarang mikir dimana mencari sewa kios seharga 3 Milyar, yang lokasinya strategis”

Rangkaian kalimat itu keluar dari para pelaku bisnis yang memulai usahanya dari nol dan kemudian belajar dari berbagai macam kegagalan yang mereka peroleh. Banyak sekali pelajaran yang dapat diambil ketika kita mengalami kegagalan dalam berbisnis. Tentu bagi yang mau belajar untuk menjadi lebih baik.

CFD Bekasi (6)

Kegagalan bisnis selalu menjadi nuansa dalam duni abisnis. Hampir tidak ada bisnis yang langsung dapat berlari kencang tanpa pernah mengalami tersandung atau terjatuh. Bisa dibayangkan kalau saat kita sendirian terjatuh dan kemduian akhirnya bisa bangkit kembali, dibandingkan kalau kita jatuh bersama serombongan orang dan barang yang kita bawa, maka proses bangkitnya akan berbeda.

Saat bisnis awal, maka kalau kita terjatuh, hanya diri kita yang terkena dampaknya. Segala macam kegagalan bisnis hanya kita rasakan sendiri. Kejatuhan bisnis bisa jadi karena kita kurang menguasai bisnisnya, ditipu rekan bisnis, atau karena bisnis yang kita jalani sedang tidak musim. Akibatnya bisnis rugi, harta melayang dan hutang menumpuk.

Saat kita jatuh di awal bisnis, maka kerugian bisnis biasanya masih kecil-kecilan juga, harta yang kita punyai juga masih belum banyak, sehingga harta yang hilang juga tidak banyak. Orang juga belum percaya dengan bisnis kita, sehingga hutang yang kita tanggung juga tidak akan banyak.

Bandingkan kalau kita jatuh saat bisnis kita sudah berjalan lancar, sudah mempunyai aset milayaran dan sudah mapan. Kekayaan kita sudah banyak dan hutang kita juga sudah banyak. Kalau pada saat itu kita mengalami kejatuhan bisnis, maka dapat dibayangkan akibatnya.

Lalu darimana kita belajar gagal?

Mari kita mulai bisnis dengan berbagi. Dari hal-hal yang kecil dulu dan kemudian makin lama makin kita besarkan. Seorang pakar wirausaha pernah menasehatiku untuk melakukan jual beli dengan Tuhan dulu sebelum dengan manusia.

“Cobalah dagangan yang anda produksi itu disishkan untuk mereka yang membutuhkan”, katanya.

“Sudah pak, setiap selesai berdagang, kusisihkan daganganku untuk mereka yang membutuhkan”, jawabku

“Nah yang dilakukan itu masih model berbagi cara biasa, belum ekselen”

“Maksudnya?”

“Artinya barang untuk yang membutuhkan itu diberikan setelah selesai berdagang kan? Bukan di awal sebelum berdagang?”

“Ya benar. Setelah selesai berdagang baru diberikan”

“Coba dipikirkan, bagaimana kalau kita sudah berikan dagangan kita sebelum berdagang. Kita perkirakan keuntungan kita dan kemudian kita bagikan sebagian dari keuntungan kita di depan, bukan di belakang”

“Maksudnya sebelum berdagang, kita sudah membagikan sebagian dari estimasi keuntungan kita?”

“Ya benar”

Nasihat sederhana itu sebenarnya mengandung makna sangat dalam. Dengan sudah membagikan sebagian keuntungan di depan, maka sudah terpatri dalam diri kita bahwa kita akan mempunyai keuntungan sebesar yang kita estimasikan. Saat kita berdagang, maka konsentrasi kita secara tidak sadar sudah mengarah pada keuntungan sebesar yang kita estimasikan itu.

Lalu kalau ternyata tetap gagal?

Mari kita intropeksi diri kita. Dimanakah salahnya. Apa yang salah? Mengapa salah? Coba gunakan analisa Why, What, When Where dan How, tapi jangan gunakan WHO! Bila kita mulai dengan WHO, maka akan ketemu orang yang belum tentu mau disalahkan. Tetapi kalau kita kesampingkan analisa WHO, maka akan ketemu kesalahan di beberapa tempat dan pelaku (WHO) akan melaksankan tugasnya sesuai perbaikan kesalahan yang didapat.

Dengan dimulai dari BERBAGI, maka kita jadi sudah mempunyai target keuntungan yang harus dikejar dan itulah sesuatu yang harus kita perjuangan keberhasilannya. Ada target dan ada semangat memenuhinya.

Salam sehati.

Mie Sehati di Car Free Day Bekasi 8 Juli 2012

Mie Sehati di Car Free Day Bekasi 8 Juli 2012

+++

Inspirasi (nasehat diri) dari acara Car Free Day, sinergi Blogger Bekasi dan TDA Bekasi 8 Juli 2012

 

Menentukan lokasi usaha (apapun bisnisnya)

Minggu lalu, juragan Butik Baju POETI mampir ke warung mie sehati dan menyempatkan menginap satu hari di Jogja. Banyak hal yang bisa didapat dari pak Afrizal, sang pemilik Baju POETI ini, salah satunya adalah bagaimana kita menentukan pilihan lokasi tempat usaha kita.

Selama setengah hari, bertiga dengan istriku, kita keliling di sebagian jalan protokol kota Jogja untuk menentukan lokasi mana yang cocok untuk membuka usaha. Kiat-kiat pak Afrizal kusimak dengan seksama dan akhirnya aku hanya bisa mengangguk-angguk mendengarkannya.

Kiatnya memang mirip dengan bisnis properti type UKM.

Pada bisnis properti tingkat menengah ini, maka unit rumah yang dibangun tidak banyak, hanya sekitar 5 sampai 15 rumah saja. Yang menentukan adalah dimana lokasi rumah itu dibangun.

“Kalau ada sebuah perumahan besar atau yang diestimasikan akan menjadi besar, maka cobalah kita beli tanah di sekitar rumah itu yang cukup untuk membangun beberapa unit rumah. Begitu rumah kita selesai dibangun, maka infrastruktur di sekitar rumah kita sudah memadai untuk dikatakan sebagai perumahan elite”

Kita tidak perlu membangun jalan aspal, fasilitas umum maupun sosial (Fasum dan Fasos). Berapa biaya yang bisa ditekan karena kita tidak perlu membangun bangunan tersebut. Harga rumah yang kita jual dijamin akan sangat bersaing dengan harga rumah yang ada di dalam kompleks perumahan itu.

Dengan membangun beberapa unit rumah di dekat perumahan elite, maka tanpa kita iklankanpun rumah kita sudah akan dilirik oleh para pembeli rumah elite yang menginginkan harga lebih murah dengan lokasi tidak jauh dari perumahan elite tersebut.

Akan lebih baik lagi kalau ternyata pemilik tanah bisa diajak bekerja sama. Kita ajak dia sharing modal. Dia bermodalkan tanah yang dimilikinya dan kita bermodal jasa untuk membangun rumahnya. Biaya pembangunan rumah bisa kita pakai dari sertifikat tanah dan memanfaatkan jasa sub kontraktor. Dengan demikian modal yang kita perlukan menjadi sangat sedikit.

Dalam bisnis pakaian jadi, pak Afrizal juga mempunyai kiat bisnis yang mirip dengan bisnis properti di atas.  Seperti yang diucapkannya saat melewati toko butik terkenal yang terlihat ramai dikunjungi.

“Pak Eko, kalau ada toko butik yang laris seperti ini, maka kita tinggal mendirikan toko disebelahnya dan kitapun tidak perlu biaya iklan lagi”

“Dalam berbisnis juga harus serius dan jangan setengah-setengah. Kalau setengah-setengah, maka rejekinya juga akan setengah-setengah, sebaliknya kalau kita fokus dan total, maka rejekinya juga ikut fokus dan total”

Akupun jadi ingat nasehat Opik tentang Obat Hati. Kita sebaiknya suka berkumpul denga mereka yang menebarkan energi positip (EPOS), karena energi itu akan membuat kita makin positip dalam berprasangka dan bertindak.

Salam sehati

kartunama mie sehati edit baru web

 

 

Pelatihan Mie Ayam Sehati Bulan Mei 2011

Dalam bulan Mei ini akan ada 3 (tiga) kali pelatihan mie ayam sehati | Perto Group. Satu di Cikarang, ke dua di Cibubur dan ke tiga di Yogyakarta.

Jadwal lengkapnya sebagai berikut :

I. Mi Jawara, Sabtu 14 Mei 2011.

Masih Ada Tempat untuk yang berminat ikut Pelatihannya Mie Hijau | Mie Sehat | Mie Tanpa MSG. Mie ayam sehat berkwalitas rasa juara…
Mi JAWARA | SEHATI PerTo Group
Sabtu, 14 Mei 2011,
Pelatihan kelas ke 7 Mi JAWARA | SEHATI PerTo Group di Ruko Kranggan Permai Blok
RT16 / 09 Kranggan.Jatisampurna, bekasi Selatan (cibubur)
BIAYA : Rp 100.000,-/ Peserta.[suami istri cukup bayar Rp 190.000,-]
…Rekening Mie Jawara
…di Bank MUAMMALAT 0130286439A/n Arioni
Info :
Milla Inayati 02193366394 / 08562376547
Umi Kamila 08568217478
Yus Agus 021 46690226

II. Roxy Food Center in Cikarang Utara, Bekasi, 22 Mei 2011

Buat suatu ketrampilan dari saat ini untuk menunjang usaha yang akan Anda geluti atau tekuni. Bangunlah keinginan diri untuk memiliki suatu usaha dari saat ini, kapan lagi ?

Dengan tidak mengurangi rasa hormat kami, mulai bulan May’2011 biaya Pelatihan kami sesuaikan dengan bahan-bahan di Pasaran menjadi Rp.100,000,- per Peserta.

Mie SEHATI Perto Group membuka kesempatan Pelatihan ke 29 pada tanggal 22 Mei 2011.

Untuk Pedaftaran hubungi kami :
1. Ibu Mustika di Nomer : 0818 0828 2463 / 082111696766
2. Bapak Andy di Nomer : 0812 8100 813 ( email : handip@gmail.com )
3.Bapak Ipung (Purwanto) di Nomer : 081510901803 ( email : ipung1ipung@yahoo.com )

Biaya Investasi Rp.100,000,00 Anda Bisa melakukan Transfer ke :

Rek. BCA # 5220473696 – Mustika Ningsih
Rek. Mandiri # 125 000 516 1682 – Harminto Andi .P
Rek.CIMB Niaga # 025 010 4374 118 – Purwanto

(Mohon confirmasi SMS/Email setelah Transaksi Pembayaran dan simpan bukti/struk ATM Anda, gunakan 3 digit akhir nomer cantik Anda )

Pembayaran saat Pelaksanaan sebesar Rp.125,000.00

Seperti pendapat motivator :

Guru saya mengatakan : “Ketika murid siap belajar, guru akan berdatangan”. Kenapa bisa begitu? Ya, karena murid yang siap belajar pasti akan mencari guru. Dalam bisnis, guru / pembimbing penting. Mereka adalah orang-orang baik yang siap ajari kita. Kegagalan dan kesuksesan mereka di masa lalu penting sebagai pelajaran. Karena kita tak senang dan akan rugi kalau gagal, maka bila ada orang lain yang telah alami kegagalan itu, maka kita tinggal belajar darinya.

Sampai Jumpa dalam Pelatihan….!

logo baru Mie Sehati Yogya

logo baru Mie Sehati Yogya

III. Mie Sehati, Jl. Cungkuk Raya 258 Yogyakarta, 29 Mei 2011.

Pelatihan membuat dan memasarkan Mie Ayam Sehati | Perto Group.

Mie Sehat yang dibuat hari ini dan dijual hari ini.

Tanpa pengawet, penyedap maupun pewarna buatan. Hanya menggunakan pewarna alami (wortel, sawi, bit, dll).

Transfer biaya pelatihan dapat dikirim melalui :

Mandiri an Yeni Rumiyaningtyas No : 156-000-1476-367
BCA an Yeni Rumiyaningtyas No : 873 000 4045
Info lebih detil silahkan kontak Ibu Yeni 08883087532.

+++

Sampai bertemu di pelatihan. Jangan lupa sebelum dan sesudah pelatihan bisa bergabung dulu di milis miesehati. Cara paling gampang adalah dengan mengirim imil kosong ke alamat : miesehati-subscribe@yahoogroups.com

Logo Miesehati yang lain

Logo Miesehati yang lain

Dilarang Buka Usaha Mie (dari milis Miesehati)

Pagi ini aku membaca tulisan dari lulusan pelatihan bisnis Mie Ayam Sehati di milis miesehati, intinya semua cita-cita yang diidamkan yaitu mendirikan usaha Mie Ayam Sehati mendapat tantangan yang sangat keras, sehingga dirinya jadi terombang-ambing antara meneruskan niat jualan mie atau mengurungkan niat.

Di satu sisi, mereka sudah bertekad untuk membuka usaha Mie Sehati. Baik sang Istri maupun sang Suami sama-sama telah ikut belajar bagaimana caranya membuat mie dan bagaimana cara memasarkannya, sehingga sudah bertekad bulat untuk segera membuka usaha mie ayam Sehati.

Coba kita simak apa yang ditulis oleh salah satu lulusan Mie Sehati ini.

+++

Assalamualaikum wr. wb

Salam kenal.. Perkenalkan nama saya “DeKa” (bukan nama asli) asli dari Pacitan, Jawa TimurSetelah saya dan suami ikut pelatihan mie sehati di yogya…wah rasanya kayak habis di kasih inspirasi segar, jadi segera pengin praktek dan buka gerai mie ayam sehati…

Akhirnya seminggu setelah pelatihan, praktek bikin mie ayam sehati di rumah saya..nggak nyangka banyak peminatnya…Semangat banget pengin buka warung mie ayam sehati..
Tapi saat ini saya dan suami berprofesi sebagai PNS apa bisa ya bisnis mie ayam???

Mendengar kami ingin bisnis mie ayam sehati ortu kami ga setuju banget…(katanya : dah jadi PNS kok capek2 jual mie ayam)

Haduuuuh..sedih banget dengernya…
Uppps..maaf, kok ajang perkenalannya jadi curhat…maaf…maaf..

Tapi… kami teguh pendirian pengin bisnis mie ayam sehati iniMohon petunjuknya dari bapak2 dan ibu2 yang udah sukses nih…Untuk memulainya bagaimana ya?

Terima kasih sebelumnya karena mie ayam sehati sudah memberi saya inspirasi yang berharga…
wassalamulaikum wr. wb.

+++

Membaca tulisan itu, tanganku langsung menari di atas keyboard.

Mbak DeKa,
Senang sekali mendengar cerita bahwa Mie Sehati telah memberikan pencerahan pada mbak berdua.Ini tentu sesuai dengan konsep mie sehati didirikan, yaitu untuk memberikan pencerahan bagi mereka yang mau bergabung.
Ada satu nasehat yang mungkin perlu mbak berdua renungkan, yaitu tentang doa dan berkah dari orang tua.Apapun yang kita lakukan, sebaiknya tetap mendapat restu orang tua.
Bahwa ternyata nasehat orang tua tidak sesuai dengan keinginan kita itu adalah bukti bahwa Allah swt sedang mencoba keteguhan iman kita.
Sesungguhnya sabar dan sholat adalah penolong yang baik.
Semoga jika sudah sampai waktunya, orang tua akhirnya menyetujui dan insya Allah bisnis mie itu akan berkah adanya.Amin.
Ada satu solusi yang mungkin bisa dipikirkan. Misalnya hanya berjualan diwaktu libur. Jadi dapat ilmu berjualan tapi tidak menyakiti hati orang tua.

Rupanya tulisanku ini ditanggapi oleh anggota milis miesehati yang lain.

+++

@Mbak DeKa

Salam kenal sebelumnya, saya juga asli JATIM tapi sementara tinggal di Banyumas (JATENG), he.he.he kok kisahnya agak mirip dengan saya ya? Meskipun saya karywan swasta…awal mulanya juga di ledekin sama ortu (kok mau2nya sarjana jualan mie ayam 🙂 ). Tapi saya coba menjelaskan bahwa mumpung kita masih produktif (baca: muda) & ditambah saya yg di “perantauan”, maka saya bebas berekspresi (bisnis) tanpa ada gengsi/malu dgn sekitar, toh jarang yg mengenal saya lebih dekat.

Dan setelah beberapa bulan menjalani bisnis ini, ada sesuatu yg berubah dalam diri saya:

1. Yang sebelumnya serasa monoton…sekarang hidup lebih dinamis (bangun pagi2-belanja ke pasar-bikin adonan dll).

2. Mental serasa lebih kuat (berhadapan dengn pembeli yg beraneka-ragam karakternya).

3. Banyak pelajaran manajemen keuangan dari hasil jualan.

Dan yg lebih penting, menurut saya dgn segeranya kita memulai berwirausaha, secara tidak sadar kita telah memulai ber-INVESTASI skill/pengalaman berbisnis…dimana hal ini tidak didapat hanya dengan TEORI…apalagi secara INSTAN karena sunatullah bisnis menurut saya yg IDEAL harus dimulai dari NOL dan hal ini tidak bisa dibeli di franschise manapun he.he.he , coba lihat diperlukan berapa tahun TEH BOTOL S*SR* bisa beromzet milyaran seperti sekarang ini?

Jadi posisi kita sekarang yg mgkin sebagai pegawai/karyawan jgn dijadikan alasan untuk menunda-nunda memulai berbisnis, kalo minjem istilahnya para motivator => “THINK BIG….START SMALL…&…GROW FAST”

Saran dari Pak Eko dgn berjualan di akhir-pekan sangat cocok untuk diterapkan, apalagi kalo ada bazar minggu pagi di alun2 atau tempat2 keramaian itu lebih efektif, bikin brosur yg menarik & jgn lupa undang temen2 kita khususnya yg seneng njajan he.he.

Eh iya nanti kalo udah berjalan…jangan lupa juga 2,5% nya kalo bisa lebih, karena katanya itu batas nominal minimum orang yg pelit sedekah/zakat he.he.he

Semoga “jamu pahit” dari saya ini dapat berkhasiat buat mbak Dian & suami agar lebih TEGUH pendiriannya berjualan MIE AYAM HIJAU SEHAT ini. Mohon maaf jika ada kata2 yg kurang berkenan. 😉

Salam Sehati & JOZZ selalu

Heri Purnomo

+++

Akhirnya mbak Deka menutup diskusi ini dengan sebuah imil.

Terima kasih banyak buat Pak Eko Eshape dan Pak Heri Purnomo…Masukan dan nasehat dari bapak2 semua sangat membantu dan membuka hati dan pikiran saya dalam menentukan langkah ke depan…
Alhamdulillah…

Mohon bimbingannya selalu..

Thank’s

+++

Senangnya bisa berbagi di milis miesehati. Bagi para pemerhati mie sehati, dipersilahkan ikut gabung di milis miesehati untuk berbagi apa saja, terutama tentang bisnis miesehati. Cara ikut milis miesehati yang paling gampang adalah dengan mengirim imil kosong ke alamat : miesehati-subscribe@yahoogroups.com

Salam sehati.

Teman-teman TDA Yogya saat kopdar di Mie Sehati

Teman-teman TDA Yogya saat kopdar di Mie Sehati

Peluang Usaha Travel Agent

Banyaknya pertanyaan tentang rundown acara pelatihan bisnis peluang usaha travel agent ke panitia pelaksana, maka inilah rundown acara yang ditanyakan oleh para penanya. Silahkan ditanyakan lagi kalau masih ada yang belum jelas.

Peluang Usaha Travel Agent
Sabtu, 22 Januari 2011, Pandan Garden Resto, Monjali Yogyakarta

Waktu Uraian Kegiatan
08-30 – 09.00 Registrasi peserta
09-00 – 10.30 Sesi I : Prospek usaha travel agent dan jenis-jenisnya
10.30 – 10.45 Coffe break
10.45 – 12.00 Sesi II : Tips dan Trick memulai usaha travel agent
12.00 – 13.00 Ishoma : Ramah tamah, pembagian sertifikat, foto bersama dan penutup

Pandan garden resto 1

Pandan garden resto 1

Management Usaha Tour and Travel
Minggu, 23 Januari 2011, Hotel Cakra Kusuma Yogyakarta

Waktu Uraian Kegiatan
08-00 – 08.30 Registrasi peserta
08-30 – 10.00 Sesi I : Praktek Online “Reservation”
10.00 – 10.15 Coffe break
10.15 – 12.00 Sesi II : Management Usaha (Office dan promosi)
12.00 – 13.00 Ishoma
13.00 – 14.30 Cara membuat paket tour
14.30 – 15.00 Ramah tamah, pembagian sertifikat, foto bersama dan penutup

Joglo Hotel  Cakra Kusuma

Joglo Hotel Cakra Kusuma

Bagi semua peserta terutama yang dari luar kota Yogyakarta, disediakan paket tour ke tempat Wisata yang menarik di kota Yogyakarta sesuai dengan waktu yang tersisa.

Paket tour antara lain : ke Kaliurang, Merapi, Keteb, Prambanan, Kraton dan tempat menarik lainnya yang ada di Yogyakarta. Penginapan disediakan di Hotel Cakra Kusuma Jakal Km 5,2 Yogyakarta.

Akomodasi dan tiket pulang pergi dari lokasi peserta ke Yogya dan sebaliknya dapat disediakan oleh panitia dan dipersilahkan menghubungi ke Ibu Yeni 08883087532.

Ayio Ke Yogya !

Jadwal Pelatihan Januari Pebruari 2011

Biar tidak bingung, jadwal pelatihan yang terkait dengan tim mie sehati kita tulis lagi saja.

Jepretan mbak Adinindyah

Jepretan mbak Adinindyah

Kita mulai dari yang paling dekat :

1. Pelatihan Mie Ayam Sehati Perto Group, Tanggal 22 Januari, dua sesi pelatihan, yaitu jam 08.30 dan jam 13.30. Pelaksana Mi JAWARA | SEHATI PerTo Group

Tempat : Komp Ruko Kranggan Permai Blok RT16 No 09 JatiSampurna Kranggan – Cibubur.
BIAYA : Rp 50.000,- per Peserta.
Transfer ke rekening :

BCA a/n umi kamilah islamiyah rek 6280429307.
MANDIRI a/n Milla Inayati No rek 07.0000.5549.790

Info
Umi Kamilah 0856 821 7478
@milla inayati 02193366394

2.Pelatihan “Peluang Usaha Travel Agent”, tanggal 22 Januari 2011, biaya Rp. 150.000 (diskon 50 ribu untuk 20 orang pendaftar pertama). Tempat di Pandan Garden Resto Monjali Yogyakarta.

3. Pelatihan “Management Usaha Travel”, tanggal 23 Januari 2011, biaya Rp. 500.000 (diskon 100 ribu untuk 10 pendaftar pertama). Tempat di Hotel Cakrakusuma Jl Kaliurang No.25 Km 5,2 Yogyakarta.

4. Pelatihan “Bisnis Mie Ayam Sehati”, tanggal 24 Januari 2011, biaya Rp. 50.000 (suami istri cukup bayar 90 ribu). Tempat di Gerai Mie Ayam Sehati, Jl Cungkuk Raya 258 Yogyakarta.

5. Pelatihan “Bisnis Mie Ayam Sehati”, tanggal 30 Januari 2011, biaya Rp. 50.000. Tempat di Roxy Food Center Jababeka2 Jln. Industri Selatan,  di samping RS. Harapan Keluarga Cikarang Bekasi. Acara pelatihan ini bersamaan dengan acara dari Cimart, lelang barang bekas layak pakai (tustel, sepeda, dll)

6. Pelatihan “Bisnis Mie Ayam Sehati”, tanggal 6 Pebruari 2011, biaya Rp. 50.000 (suami istri cukup bayar 90 ribu). Tempat di TK Nurul Azizi, Jl Belimbing XI Pondok Candra Surabaya. Jam 10.00 s.d 13.00. Acara malamnya di tempat yang sama dilanjutkan dengan cermah motivasi oleh Hj. Nuri Isnaeni, mubaligh kondang dari Yogya.

7. “Workshop menulis Buku Cepat”, tanggal 19 Pebruari 2011, biaya Rp. 350.000 (diskon 100 ribu untuk 20 orang pendaftar pertama). Tempat pelatihan di Pandan Resto Garden Monjali Ring Road Utara Yogyakarta..

8. Pelatihan “Bisnis Mie Ayam Sehati”, tanggal 20 Pebruari 2011, biaya Rp. 50.000. Tempat di Roxy Food Center Jababeka2 Jln. Industri Selatan,  di samping RS. Harapan Keluarga Cikarang Bekasi.

9. Blogshop “Caraku menulis Blog” untuk blogger pemula, 27 Pebruari 2011, biaya Rp. 100.000 (untuk anggota TDA cukup bayar 50 ribu saja). Tempat pelatihan tentative antara di RM Pondok Cabe Gejayan atau di DOJO Pogung Yogyakarta.

Untuk acara di Cikarang Bekasi, silahkan hubungi :

1. Ibu Mustika di Nomer : 0818 0828 2463 / 082111696766
2. Bapak Andy di Nomer : 0812 8100 813
( email : handip@gmail.com )
3. Bapak Ipung (Purwanto) di Nomer : 081510901803
( email : ipung1ipung@yahoo.com )

Biaya Investasi  Rp.50,000,00  Anda Bisa melakukan  Transfer ke :
Rek. BCA # 5220473696 – Mustika Ningsih
Rek. Mandiri # 125 000 516 1682 – Harminto Andi .P
Rek.CIMB Niaga # 025 010 4374 118 – Purwanto

Pembayaran saat Pelaksanaan sebesar Rp.75,000.00

Untuk acara di Yogya dan Surabaya silahkan transfer ke :

Mandiri an Yeni Rumiyaningtyas No : 156-000-1476-367
BCA an Yeni Rumiyaningtyas No : 873 000 4045
Info lebih detil silahkan kontak Ibu Yeni 08883087532.

Untuk semua transfer via BCA maupun Mandiri mohon konfirmasi SMS/Email setelah Transaksi Pembayaran dan simpan bukti/struk ATM Anda, gunakan 3 digit akhir nomer cantik Anda untuk menandai kiriman anda.

Sampai bertemu di pelatihan.

Memulai Usaha Mie Ayam Perto Group

Pertanyaan yang sering diajukan oleh para peminat usaha Mie Ayam adalah bagaimana cara Memulai Usaha Mie Ayam Perto Group, menjadi pengusaha Mie Ayam dan berapa modal yang harus dikeluarkan oleh mereka? Pertanyaan itu pulalah yang muncul ketika para petinggi BeBlog mengunjungi gerai Mie Ayam Sehati di Cikarang, setelah mereka melakukan kunjungan ke salah satu Penasehat BeBlog, mas Amril TG.

Mereka yang berkunjung ke Mie Sehati adalah Om Jay (penasehat BeBlog), mas Aris (Ketua BeBlog), mas Irfan (admin BeBlog) dan pak Rawi (Humas BeBlog yang baru saja menerima beberapa penghargaan nasional melalui TDA Pusat dan kementrian UKM). Sebenarnya akan lebih lengkap lagi kalau mas Vavai (admin BeBlog yang lain) ikut acara ini.

Saat mereka memasuki gerai Mie Ayam Sehati ini saat itulah terdengar adzan Asar, sehingga merekapun melakukan kewajiban ibadah pada Allah swt baru kemudian mulai berdiskusi masalah usaha Mie Ayam ini.

Para Kompor TDA Bekasi

Para Kompor TDA Bekasi

Topik awal adalah masalah besaran modal yang harus disediakan untuk memulai usaha Mie Ayam ini.

“Modal untuk usaha Mie Ayam, diluar biaya tempat, biasanya berkisar pada angka 3 juta rupiah”

“Angka sebesar itu untuk apa saja ya?”

“Itu adalah angka untuk pembelian mesin giling mie, kompor dan perlengkapan lainnya”

“Kalau kita sudah punya kompor?”

“Ya angkanya bisa turun dari 3 juta. Kurangi dengan harga kompornya. Pada prinsipnya yang paling mahal adalah pembelian alat giling mie, yaitu seharga 525 ribu. Selebihnya biasanya kita sudah punya, misalnya sendok, garpu, panci dll”

“Terus kalau kita buka warung mie ayam, apakah namanya harus Mie Sehati atau Mie Perto?”

“Nama usaha, silahkan pilih sendiri yang paling cocok di hati. Setelah itu cantumkan nama Mie Perto Group di salah satu sudut papan nama atau spanduk. Contohnya di Mie Jawara yang baru saja buka di Cibubur. Mereka mengambil nama Mie Jawara – Sehati – Perto Group. Boleh-boleh saja”

“Apa beda atau kesamaan dari Mie Sehati dengan Mie Perto Group?”

“Mereka adalah dua bersaudara. Mie Perto adalah Kakak tertua dan adik satu-satunya adalah Mie Sehati”

“Maksudnya?”

“Artinya tidak ada bedanya antara Mie Perto dan Mie Sehati. Sampai saat ini kalau ada pelatihan, maka pelatih utama adalah Mie Perto dan asistennya adalah Mie Sehati. Dua-duanya punya ilmu yang ama dalam meracik menu mie Ayam ini”

“Terus bagaimana model kemitraan di Mie ayam Perto atau Sehati ini?”

“Yang pertama, penjual Mie Ayam yang bernaung di bawah Mie Perto Group atau Mie Sehati harus membeli bumbu mie atau yang sering kita sebut biang mie ke Manajemen Perto Group”

“Harganya?”

“Sangat murah. Hanya 5.000 rupiah per bungkus. Biang mie ini akan dicampurkan dengan 1 kg adonan tepung, sehingga menghasilkan sekitar 18 mangkok”

“Terus cara pembelian biang mie itu bagaimana?”

“Pesan minimal untuk 50 bungkus dan akan dikirim via TIKI atau semacamnya, tergantung tujuannya. Pengalaman selama ini tidak ada yang meleset deliverynya.”

“Wah ini iklan TIKI donk?”

“Hahaha…….kita sebut yang sering kita pakai saja. Yang lain juga bagus, cuma jarang kita pakai”

“Terus kecapnya pakai apa? Apakah harus Bango?”

“Tidak harus pak, tapi wajib !”

“Hahahaha….karena aktifis Mie Sehati ini anggota komunitas Bangomania ya?”

“Selain kita anggota komunitas Bangomania, kecap Bango memang enak kok pak!”

“Jadi hanya itu saja ya syaratnya? Apakah ada iuran atau suatu angka rupiah untuk dibayarkan ke Perto Group setiap bulannya sebagai bukti kemitraan ini?”

“Bila usaha mieny asudah untung, maka ada satu kewajiban yang kita wajibkan untuk semua mitra kerja kita yaitu agar mereka menyisihkan keuntungannya pada mereka yang sedang membutuhkan. Tidak usah besar-besar, cukup 2,5% saja. Kalau mau lebih ya dipesilahkan”

“Wah gampang banget ya? Tapi bagaimana cara merekrut karyawannya? Apakah karyawan itu bisa diikutkan dalam pelatihan disini?”

“Prinsipnya, kita ajarkan cara membuat mie lengkap dari A-Z hanya untuk pemilik usaha Mie Ayam. Dengan demikian pemiliknya tahu persis apa saja yang berhubungan dengan bisnis Mie Ayam ini. Bila suatu saat ada karyawan yang pergi, maka ilmu Mie Ayamnya tidak akan ikut pergi, karena kitalah yang punya ilmunya”

“Apa ada buku pegangan untuk dibaca-baca di rumah. Misalnya berisi alat apa saja yang dipakai, komposisi bumbunya dan sebagainya?”

“Tentu ada. Kalau bapak suka surfing internet, silahkan diunduh disini saja”

“Kayaknya gampang ya buka usaha Mie Ayam ini…”

“Hahahaha…bener pak. Warung Mie Ayam Jawara yang di Cibubur itu, mereka baru pelatihan bulan lalu dan beberapa hari kemudian langsung buka usaha dan laris manis…”

“Iya bener, aku sudah coba juga kesana. Kok bisa enak padahal mereka kan masih baru buka?”

“Hahaha…..kalau ikut petunjuk dari buku dan dari pelatihan yang diberikan, maka semua itu menjadi mudah. Apalagi ditambah niat untuk membuka lapangan pekerjaan baru, insya Allah dimudahkan urusannya oleh yang Maha Kuasa”

“Insya Allah…Amin…”

“Makan dulu pak. Keasyikan ngobrol nanti lupa nggak nyobain mienya”

Diskusi sore itupun akhirnya berakhir dengan narsis bersama. Memang kebiasaan narsis berjamaah bagi para blogger sangat susah untuk dihilangkan.

+++
Artikel penting :
Milis Mie Sehati – tempat para pemerhati dan penjual mie berdiskusi
Resep Mie Sehati – silahkan unduh sendiri disini

Ikut Lomba Blog Pesta Wirausaha 2010

Akhirnya aku mendaftarkan blog Mie Ayam SEHATI untuk ikut Lomba Blog Pesta Wirausaha 2010 dalam rangkaian acara Milad IV TDA [Tangan Di atas] atau yang dipopulerkan dengan nama Pesta Wira Usaha 2010.

Blog Mie Ayam SEHATI adalah blog yang memuat perjalanan bisnis membuka warung Mie Ayam dan tempat membidani lahirnya Tim Bisnis Nasgome dalam rangka Kompetisi Bisnis TDA Bekasi.

Langsung saja kubuat sekalian “fans page” di face book agar gema warung ini dan juga gema Pesta Wira Usaha [PWU] 2010 ini makin bergaung. Waktu sudah tinggal beberapa hari lagi dan sudah saatnya injak pedal gas dalam-dalam agar bisa mengejar ketertinggalan yang ada.

Ini adalah acara kolosal ke dua setelah kemarin aku aktif dalam acara Amprokan Blogger Bekasi 2010 yang sukses mengumpulkan para blogger dari berbagai pelosok Nusantara ini. PWU 2010 juga akan mengumpulkan para TDAers dari seluruh pelosok Nusantara.

Apa beda antara acara AB2010 dan PWU 2010.

Inilah bedanya :
1. AB 2010 gratis untuk semua peserta, termasuk akomodasi di Bekasi dan ada bantuan transportasi buat blogger dari luar Jabodetabek. PWU mensyaratkan biaya pendaftaran sebesar 350 ribu untuk early bird dan 600 ribu untuk umum.
2. Profesi para blogger berbagai macam ragamnya, tetapi disatukan dengan hobi yang sama yaitu menulis di blog. Profesi para TDAers juga bermacam-macam, tetapi disatukan dengan semangat saling memberi.
3. Lomba yang diadakan oleh AB2010 adalah lomba berbasis SEO dan penilaian akhir adalah materi blog. Sebelumnya ada juga lomba foto dan blog yang dilaksanakan sebelum AB 2010 dengan hadiah total 45 juta. Di PWU lombanya lebih bervariatif, sesuai dengan semangat TDA.
4. Apa lagi ya bedanya?

Yang jelas dua acara ini benar-benar seperti sebuah paket spesial di tahun 2010 ini. Di akhir tahun juga kelihatannya PB 2010 akan kembali menggebrak. Semuanya ini sedikit banyak melibatkan para blogger mengingat ke tiga acara ini punya kekuatan komunikasi dalam dunia maya.

Mari kita meriahkan semua acara di atas. Semoga bisa lebih meriah dari AB 2010 yang panitianya hanya punya waktu dua bulan tapi sanggup melaksanakan event nasional dengan hasil yang sangat memuaskan seluruh peserta.

Selamat berpesta para Wira Usahawan Indonesia.