Pelatihan Mie Sehati Angkatan 29 di Wong Kito

pelatihan mie sehati (4)

Sesuai jadwal yang telah ditentukan, pelatihan Mie Sehati Angkatan 29 di Wong Kito dengan instruktur langsung Master Mie Perto Pak Syamsu Irman. Seperti biasa, peserta datang dari berbagai kota di luar Jakarta. Mulai yang datang dari Bogor sampai yang datang dari Cilegon.

“Saya tidak menyangka suasananya seperti ini”

“Pelatihan ini benar-benar sangat menyenangkan”

“Hari ini saya sangat senang telah memutuskan untuk mengikuti acara pelatihan yang sangat bermanfaat ini”

Berbagai komentar mewarnai sesi rehat setelah selesai pelatihan. Komunikasi yang terjalin begitu cair membuat semua peserta merasa seperti menemukan keluarga baru.

“Pak Eko mienya enak banget”

“Wah habis tuntas mie yang di mangkok ini pak”

Canda tawa dari pak Syamsu memang sangat khas banget, sehingga peserta yang baru kenal dengan pak Syamsu pasti dibuat terkecoh dengan wajah pak Syamsu yang selalu terlihat serius.

Saat menyampaikan sebuah pernyataan, maka semua peserta pelatihan pasti dengan serius memperhatikan semua yang diucapkan pak Syamsu, bahkan beberapa di antaranya mengeluarkan alat tulis untuk menyalin ucapan pak Syamsu.

“Tolong dipe[rhatikan ya. Ini tentang masalah minyak goreng. Semua minyak goreng kemasan boleh dibeli, tetapi ada satu yang saya sarankan untuk memilih minyak goreng ini”

Peserta lamngsung mengeluarkan alat tulis yang sudah masuk dalam tas mereka masing-masing dan mulai bersiap untuk mencatat.

“Pilihlah minyak goreng yang terbaik. Untuk itu belilah minyak goreng yang sedang diskon…! Itulah minyak goreng terbaik!”

Pecahlah tawa para peserta pelatihan. Apalagi kalau ada yang tidak paham dengan guyonan pak Syamsu, maka tertawanya bisa makin panjang.

Selesai pelatihan seperti biasa diadakan sesi foto bersama. Seperti biasa juga, selalu saja ada peserta yang sduah pulang duluan.

Pelatihan Mie Sehati di Wong Kito 22 Mei 2011

Pelatihan Mie Sehati di Wong Kito 22 Mei 2011

“Pelatihan mie sehati ini berbeda dengan pelatihan mie yang lain. Semu apeserta dijamin bisa dan mahir membuat mie dan menjualnya”

“Setelah selesai pelatihan, jik amasih ada yang belum jelas bisa bertanya langsung pada Pak Syamsu atau melalui milis mie sehati, sehingga bisa bermanfaat juga bagi peserta pelatihan sebelumnya.”

Sampai bertemu di pelatihan selanjutnya, Minggu 29 Mei 2011 di Yogyakarta.